Rencana Pep Guardiola jika Kontraknya Habis dengan Manchester City

Pelatih asal Spanyol, Pep Guardiola, menuturkan rencana terbarunya jika nanti kontraknya habis dengan Manchester City. Guardiola menegaskan akan berhenti melatih, entah itu pensiun atau untuk sementara.
Arief HadiArief Hadi - Sabtu, 03 Mei 2025
Rencana Pep Guardiola jika Kontraknya Habis dengan Manchester City
Pep Guardiola (x/ManCity)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Sejak mulai menangani Manchester City pada 2016, Pep Guardiola menjadikan The Citizens sebagai tim yang disegani di Eropa dan Inggris. Di eranya Man City memenangi enam titel Premier League, dua Piala FA, empat Piala Liga, dan satu Liga Champions.

Treble winner juga telah diraihnya pada 2023 dan menyamai catatan rival sekota Man City, Manchester United pada 1999. Pada November lalu, Guardiola - yang sempat diisukan pergi - memilih memperpanjang kontraknya hingga 2027.

Disinyalir keputusannya bertahan itu terjadi karena musim ini jadi musim transisi bagi Man City yang mengalami penurunan performa, khususnya di Premier League. Jelang akhir musim 2024-2025, Man City masih memiliki target untuk masuk zona Liga Champions dan juara Piala FA.

Baca Juga:

Hasil Premier League: Manchester City 1-0 Wolverhampton Wanderers, Berkat Gol Kevin De Bruyne

Hadapi Wolverhampton, Manchester City Diminta Lupakan Dulu Final Piala FA

Hasil Piala FA: Atasi Nottingham Forest 2-0, Manchester City Tantang Crystal Palace di Final

"Mereka (Arsenal) memiliki satu laga tambahan dan itu bukan targetnya (Man City menyalip Arsenal). Kualifikasi Liga Champions dan Piala FA (target Man City)," ucap Guardiola di laman resmi Man City, usai kemenangan 1-0 Man City atas Wolverhampton Wanderers.

Beberkan Rencana Masa Depan

Pep
Pep Guardiola (x/ManCity)

Dengan CV kepelatihan sukses bersama Barcelona, Bayern Munchen, dan Man City, Guardiola merupakan salah satu pelatih top di Eropa dan juga dunia. Setelah menekuni karier kepelatihan sejak 2007, Guardiola memiliki rencana baru jika kontraknya habis dan pergi meninggalkan Man City.

"Saya ingin orang-orang mengingat saya dengan cara apapun yang mereka inginkan. Setelah kontrak saya dengan City berakhir, saya akan berhenti. Saya yakin. Saya tidak tahu apakah saya akan pensiun, tetapi saya akan beristirahat. Bagaimana saya ingin dikenang, saya tidak tahu," tutur Guardiola kepada ESPN.

"Semua pelatih ingin menang agar kami dapat memiliki pekerjaan yang berkesan, tetapi saya yakin para penggemar Barcelona, Bayern Munchen, dan City bersenang-senang menonton tim saya bermain. Saya rasa kita tidak boleh hidup sambil memikirkan apakah kita akan dikenang."

"Ketika kita meninggal, keluarga kita menangis selama dua atau tiga hari dan setelah itu - Anda dilupakan. Dalam karier pelatih, ada yang baik dan yang buruk, yang penting adalah yang baik dikenang lebih lama."

"Saya akan memberi tahu Anda bahwa yang terpenting bukanlah apa yang orang pikirkan tentang Anda, lagipula, kehidupan kami sebagai pemain sepak bola sangat baik. Ada tantangan baru sebagai pelatih, saya tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan dan pada akhirnya itu tidak masalah," pungkas Guardiola.

View this post on Instagram

A post shared by Bolaskor.com (@bolaskorcom)

Guardiola Pep Guardiola Manchester City Premier League
Ditulis Oleh

Arief Hadi

Posts

16.166

Berita Terkait

Inggris
Krisis Pemain Belakang, Manchester City Percepat Perburuan Marc Guehi
Krisis cedera di lini belakang membuat Manchester City menjadi klub terdepan merekrut kapten Crystal Palace, Marc Guehi, pada bursa transfer Januari.
Yusuf Abdillah - Selasa, 06 Januari 2026
Krisis Pemain Belakang, Manchester City Percepat Perburuan Marc Guehi
Inggris
Rumor Panas Pengganti Ruben Amorim, Manchester United Akan Dekati Enzo Maresca
Sebagai pengganti Ruben Amorim, Manchester United akan menjajaki pendekatan untuk mendapatkan mantan pelatih Chelsea, Enzo Maresca.
Yusuf Abdillah - Selasa, 06 Januari 2026
Rumor Panas Pengganti Ruben Amorim, Manchester United Akan Dekati Enzo Maresca
Ragam
5 Opsi Pengganti Ruben Amorim di Manchester United
Manchester United telah memutuskan memecat Ruben Amorim pada Senin (05/01) sore WIB dan kini tengah mencari penggantinya.
Arief Hadi - Senin, 05 Januari 2026
5 Opsi Pengganti Ruben Amorim di Manchester United
Inggris
Sederet Statistik Buruk Manchester United di Era Ruben Amorim
Manchester United memecat Ruben Amorim dan sejumlah statistik kian menguatkan keputusan tersebut.
Arief Hadi - Senin, 05 Januari 2026
Sederet Statistik Buruk Manchester United di Era Ruben Amorim
Inggris
Dikritik, Pedro Neto Tidak Akan Pernah Bisa seperti Eden Hazard di Chelsea
Pandit sepak bola, Gary Neville, mengkritik performa Pedro Neto di Chelsea dan membandingkannya dengan Eden Hazard.
Arief Hadi - Senin, 05 Januari 2026
Dikritik, Pedro Neto Tidak Akan Pernah Bisa seperti Eden Hazard di Chelsea
Inggris
Marah, Ruben Amorim Dikhianati Hierarki Manchester United
Menurut pakar bahasa tubuh, Darren Stanton, Ruben Amorim marah dan merasa dikhianati oleh hierarki Manchester United sebelum dipecat.
Arief Hadi - Senin, 05 Januari 2026
Marah, Ruben Amorim Dikhianati Hierarki Manchester United
Inggris
Alasan Pemecatan Ruben Amorim yang Tiba-tiba Dilakukan Manchester United
Manchester United mengambil keputusan mengejutkan pada Senin (05/01) sore WIB: memecat Ruben Amorim. Apa alasannya?
Arief Hadi - Senin, 05 Januari 2026
Alasan Pemecatan Ruben Amorim yang Tiba-tiba Dilakukan Manchester United
Inggris
Kejutan di Awal Tahun 2026, Ruben Amorim Dipecat Manchester United
Pada Senin (05/01) sore WIB, Manchester United telah resmi memecat sang pelatih, Ruben Amorim.
Arief Hadi - Senin, 05 Januari 2026
Kejutan di Awal Tahun 2026, Ruben Amorim Dipecat Manchester United
Inggris
Jadwal Berat Menanti Manchester United, Ruben Amorim Bisa Dipecat Sebelum Februari
Manchester United menghadapi jadwal berat sebelum Februari dan posisi Ruben Amorim berada di ujung tanduk. Empat laga krusial bisa menentukan nasib sang manajer di Old Trafford.
Johan Kristiandi - Senin, 05 Januari 2026
Jadwal Berat Menanti Manchester United, Ruben Amorim Bisa Dipecat Sebelum Februari
Inggris
Ruben Amorim Kena Semprot Legenda Liverpool, Disebut Tidak Pantas Menyerang Manajemen Manchester United
Jamie Carragher melontarkan kritik keras kepada Ruben Amorim setelah sang pelatih Manchester United menyindir manajemen. Amorim dinilai belum pantas bicara besar di tengah performa buruk Setan Merah.
Johan Kristiandi - Senin, 05 Januari 2026
Ruben Amorim Kena Semprot Legenda Liverpool, Disebut Tidak Pantas Menyerang Manajemen Manchester United
Bagikan