Rekor Buruk Thomas Tuchel Kontra Pep Guardiola di Tanah Jerman

Thomas Tuchel akan bertemu sosok yang sudah dianggapnya sebagai guru, Pep Guardiola.
Arief HadiArief Hadi - Kamis, 15 April 2021
Rekor Buruk Thomas Tuchel Kontra Pep Guardiola di Tanah Jerman
Pep Guardiola dan Thomas Tuchel (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Chelsea dan Manchester City akan saling bentrok di semifinal Piala FA 2020-2021 yang dihelat di Wembley, Sabtu (17/04) pukul 23.30 WIB. Pertandingan itu dinanti karena mempertemukan dua klub besar Premier League.

Man City berambisi memenangi quadruple (empat titel semusim). Piala FA jadi salah satu ajang yang ingin dimenangkan City selain Piala Liga, Premier League, dan Liga Champions.

Sedangkan Chelsea memiliki kesempatan menjuarai dua titel musim ini yakni di ajang Piala FA dan Liga Champions. Peruntungan Chelsea membaik sejak Thomas Tuchel menggantikan Frank Lampard pada Januari lalu.

Baca Juga:

Performa Timo Werner di Chelsea Digambarkan bak Kuda Buta

5 Pemain Kunci pada Duel Chelsea Vs Manchester City

Membandingkan Bintang Anyar Manchester City dengan Chelsea

Chelsea vs Manchester City (BolaSkor.com/Aji Wandi)

Chelsea dengan momentum bermain di bawah pelatih baru akan diuji dengan konsistensi bermain Man City. Menarik untuk dinanti, terutamanya karena Thomas Tuchel sudah cukup sering bertemu dengan Pep Guardiola di Jerman.

"Guardiola adalah yang terbaik, meski dia tidak suka mengakuinya," kata Tuchel memuji Guardiola.

"Waktunya di Barcelona benar-benar meninggalkan kesan mendalam pada saya. Sebagai penggemar, saya belajar banyak. Barcelona di bawah Pep adalah patokan bagi saya."

Tuchel pernah melatih Mainz dan Borussia Dortmund, sedangkan Guardiola dengan Bayern Munchen. Guardiola unggul rekor head to head dengan catatan empat kemenangan, satu hasil imbang, tanpa kekalahan di lima pertandingan.

Tak ayal Tuchel akan coba mengakhiri catatan buruk melawan Guardiola di semifinal Piala FA. Berikut tiga pertemuan di antara kedua pelatih di ranah Jerman dengan hasil akhir berupa kekalahan untuk Tuchel:

1. Mainz 0-2 Bayern

Maret 2014 di markas Mainz, Bayern di ambang memenangi titel Bundesliga dan Mainz menemukan keseimbangan bagus dengan Tuchel. Mainz di urutan lima dan Bayern menyandang status pemenang treble winners dari musim sebelumnya.

Mainz menyajikan perlawanan sengit di Coface Arena yang dipadati 34.000 penonton. Bayern dibuat kerepotan hingga akhirnya dua gol telat lahir di penghujung laga dari gol Bastian Schweinsteiger dan Mario Gotze.

Tuchel bermain defensif dengan taktik 4-3-2-1 dan dalam skuadnya memiliki Ja-Cheol Koo, Shinji Okazaki, dan Eric Maxim Choupo-Moting yang saat ini bermain dengan Bayern.

2. Bayern 5-1 Dortmund

Der Klassiker berakhir untuk kemenangan telak 5-1 Bayern atas Dortmund pada Oktober 2015 di Allianz Arena. Guardiola sudah memahami timnya lebih baik, Bayern bermain dengan penguasaan bola dan sepak bola ofensif.

Hasilnya pun tidak terlalu mengejutkan, Dortmund tak kuasa membendung amukan tuan rumah dan dua mantan pemain Dortmund, mencetak gol yakni Robert Lewandowski (dua gol) dan Mario Gotze, serta dua gol Thomas Muller yang diperkecil Pierre-Emerick Aubameyang.

Hasil itu semakin menambah jarak Bayern dengan Dortmund dalam perebutan titel Bundesliga.

3. Bayern 4-1 Mainz

Pada Oktober 2013 Tuchel hanya bisa pasrah dengan keterbatasan dalam skuad Mainz, apalagi mereka bermain tandang di Allianz Arena. Benar saja, Bayern dominan hingga akhirnya menang dengan skor telak 4-1.

Arjen Robben menorehkan dua gol diikuti gol Thomas Muller dan Mario Mandzukic, yang membalas gol Shawn Parker. Kekalahan itu menegaskan kekuatan Bayern dengan Guardiola, sedangkan Tuchel baru di awal karier kepelatihannya.

Breaking News Trivia Sepak Bola Piala FA Chelsea Manchester City Thomas Tuchel Pep Guardiola

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Jadwal
Jadwal dan Link Streaming 32 Besar Piala Dunia 2026: Afrika Selatan vs Kanada, Live TVRI Senin (29/6) Pukul 02.00 WIB
Afrika Selatan dan Kanada akan membuka rangkaian pertandingan 32 besar Piala Dunia 2026, Senin (29/6).
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Jadwal dan Link Streaming 32 Besar Piala Dunia 2026: Afrika Selatan vs Kanada, Live TVRI Senin (29/6) Pukul 02.00 WIB
Liga Indonesia
Mariano Peralta Terancam Batal ke Persija, Persib Kini Jadi Kandidat Terkuat
Persib disebut menjadi kandidat terkuat merekrut Mariano Peralta setelah negosiasi dengan Persija mandek. Faktor AFC Champions League jadi penentu.
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Mariano Peralta Terancam Batal ke Persija, Persib Kini Jadi Kandidat Terkuat
Piala Dunia
Rating Pemain Yordania vs Argentina: Main Babak Kedua, Messi Tetap yang Terbaik
Rating pemain Yordania vs Argentina versi Sofascore menempatkan Lionel Messi sebagai yang terbaik usai mencetak satu gol dan membawa Argentina menang 3-1.
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Rating Pemain Yordania vs Argentina: Main Babak Kedua, Messi Tetap yang Terbaik
Jadwal
Jadwal Lengkap Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Dibuka Afsel vs Kanada
Simak jadwal lengkap Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 mulai 29 Juni 2026. Ada Brasil, Argentina, Inggris, Prancis, Portugal hingga tuan rumah Kanada.
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Jadwal Lengkap Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Dibuka Afsel vs Kanada
Klasemen
Klasemen Akhir Grup J Piala Dunia 2026: Messi dan Argentina Sempurna
Argentina finis sebagai juara Grup J Piala Dunia 2026 dengan poin sempurna usai mengalahkan Yordania 3-1. Lionel Messi kembali mencetak gol dan memimpin top skor.
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Klasemen Akhir Grup J Piala Dunia 2026: Messi dan Argentina Sempurna
Hasil akhir
Hasil Pertandingan Terakhir Grup J Piala Dunia 2026: Messi Bawa Argentina Menang, Aljazair Kubur Mimpi Iran
Lionel Messi kembali mencetak gol saat Argentina mengalahkan Yordania 3-1, sementara Aljazair lolos ke 32 besar dan menyingkirkan Iran.
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Hasil Pertandingan Terakhir Grup J Piala Dunia 2026: Messi Bawa Argentina Menang, Aljazair Kubur Mimpi Iran
Piala Dunia
Duel Cristiano Ronaldo vs Lionel Messi Bisa Terjadi di Final Piala Dunia 2026
Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi berpeluang bertemu di final Piala Dunia 2026. Simak bagan fase gugur serta jalur Portugal dan Argentina menuju partai puncak.
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Duel Cristiano Ronaldo vs Lionel Messi Bisa Terjadi di Final Piala Dunia 2026
Lainnya
Ukir Sejarah, Timnas Voli Indonesia Tembus Final AVC Cup 2026
Timnas voli putra Indonesia mengukir sejarah baru dengan melangkah ke babak final AVC Cup untuk pertama kalinya.
BolaSkor - Minggu, 28 Juni 2026
Ukir Sejarah, Timnas Voli Indonesia Tembus Final AVC Cup 2026
Klasemen
Klasemen Akhir Grup K Piala Dunia 2026: Jadi Runner-up, Portugal Jumpa Kroasia di Babak 32 Besar
Klasemen akhir Grup K Piala Dunia 2026: Kolombia finis sebagai juara grup, Portugal menjadi runner-up dan akan menghadapi Kroasia di babak 32 besar.
Johan Kristiandi - Minggu, 28 Juni 2026
Klasemen Akhir Grup K Piala Dunia 2026: Jadi Runner-up, Portugal Jumpa Kroasia di Babak 32 Besar
Piala Dunia
Rating Pemain Kolombia vs Portugal: Cristiano Ronaldo Paling Buruk
Rating pemain Kolombia vs Portugal di Piala Dunia 2026. Cristiano Ronaldo mendapat nilai terendah di starting XI Portugal, sementara Diogo Costa menjadi pemain terbaik timnya.
Johan Kristiandi - Minggu, 28 Juni 2026
Rating Pemain Kolombia vs Portugal: Cristiano Ronaldo Paling Buruk
Bagikan