Regulasi Pemain ASEAN Mengancam Klub Malaysia untuk Rekrut Pemain Muda Indonesia

Bagaimana penerapan regulasi pemain ASEAN di Malaysia?
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Selasa, 21 November 2017
Regulasi Pemain ASEAN Mengancam Klub Malaysia untuk Rekrut Pemain Muda Indonesia
Evan Dimas Darmono bisa terancam gagal ke Liga Malaysia karena aturan regulasi pemain ASEAN. (Tribunnews.com)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Beberapa klub-klub kompetisi kasta tertinggi sepak bola Negeri Jiran, Liga Super Malaysia dikabarkan tertarik untuk memboyong sejumlah pemain berbakat Indonesia. Beberapa nama yang dikabarkan menjadi buruan klub-klub Liga Super Malaysia adalah Evan Dimas Darmono, Ilham Udin Armaiyn, Egy Maulana Vikri, hingga Febri Hariyadi.

Namum, keinginan klub-klub Liga Super Malaysia untuk mendapatkan para pemain muda Indonesia terhalang sebuah masalah, lantaran regulasi pemain ASEAN yang diterapkan oleh operator kompetisi di Malaysia, FMLPP.

Dikutip dari Stadium Astro, FMLPP menerapkan bahwa syarat utama pemain ASEAN yang bermain di Liga Super Malaysia, harus mengoleksi 30 penampilan berseragam tim nasional negaranya masing-masing. Hal ini berlaku untuk kompetisi tahun 2018.

Namun, belum diberitahukan secara jelas caps dari tim nasional junior hingga senior, atau hanya tim nasional senior saja. Meski begitu, hal yang paling jelas di mana Evan Dimas dan para pemain muda Indonesia incaran klub-klub Liga Super Malaysia, sangat sulit bermain di Negeri Jiran.

Mengingat, penampilan mereka di Timnas Indonesia dari level junior hingga senior belum ada yang mencapai 30 caps. Hanya beberapa pemain senior langganan Timnas yang memilki caps sebanyak itu.

Secara umum, FMLPP menerapkan regulasi pemain asing untuk Liga Super Malaysia dengan penerapan (3+1+1). Tiga pemain non Asia, satu pemain Asia dan ASEAN.

Akan tetapi, klub Liga Super Malaysia hanya boleh memainkan regulasi seperti itu ketika berlaga di kompetisi saja. Di Piala Malaysia dan Piala FA Malaysia, regulasi ini tidak boleh diterapkan.

Artinya, klub-klub Liga Super Malaysia hanya boleh memainkan empat pemain asing saja. Hal ini untuk memberikan rasa fair play kepada klub-klub kasta kedua kompetisi sepak bola Negeri Jiran, Liga Premier Malaysia. Pasalnya, klub-klub Liga Premier Malaysia memiliki regulasi tiga pemain non Asia dan satu penggawa Asia.

Liga super malaysia
Ditulis Oleh

Tengku Sufiyanto

The author is a senior sports journalist focused on football, with over 12 years of experience. Covered major international tournaments, including the AFC Asian Cup, the FIFA U-17 World Cup, the ASEAN Championship, and the Southeast Asian Games. Also been actively involved with the Football Journalists Association of Indonesia and the PSSI Pers, strengthening his network and expertise within the football industry. Among his most notable works are "Menjawab Keterkaitan PSIM dengan Keraton Yogyakarta" & "Persib Menghapus Hegemoni Belanda dari Kota Bandung"
Posts

18.373

Berita Terkait

Feature
5 Pemain dari Klub ASEAN yang Akan Tampil di Piala Dunia 2026, Dua Berkaitan dengan Persib
Piala Dunia 2026 turut diramaikan oleh para pemain yang berasal dari klub-klub ASEAN. Satu di antaranya pemain Persib Bandung, Frans Putros.
Rizqi Ariandi - Senin, 08 Juni 2026
5 Pemain dari Klub ASEAN yang Akan Tampil di Piala Dunia 2026, Dua Berkaitan dengan Persib
Bagikan