Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Reaksi Havertz setelah Dapat Julukan King Kai

Kai Havertz bereaksi setelah mendapatkan julukan King Kai.
Arief HadiArief Hadi - Senin, 14 Februari 2022
Reaksi Havertz setelah Dapat Julukan King Kai
Kai Havertz (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Baru berusia 22 tahun, Kai Havertz sudah jadi pemain penting bagi Chelsea melalui dua golnya yang berbuah titel internasional: Liga Champions dan Piala Dunia Antarklub. Wajar jika media menjulukinya "King Kai".

Havertz mencetak gol ketika Chelsea mengalahkan Manchester City di final Liga Champions musim lalu, kemudian di final Piala Dunia Antarklub 2021 penalti Havertz memberikan kemenangan 2-1 Chelsea atas Palmeiras.

Sejak dibeli dari Bayer Leverkusen pada 2020 dengan mahar mencapai 71 juta poundsterling, Havertz memang belum tampil optimal dan performanya masih angin-anginan, tetapi ketika dibutuhkan dia bisa tampil bagus dan tenang.

Dua gol di final itu jadi bukti kedewasaan bermain Havertz yang dapat jadi gelandang serang hingga penyerang tengah. Tak ayal julukan King Kai diberikan kepadanya dari media dan respons Havertz merendah.

Baca Juga:

Jadi Pahlawan Kemenangan Chelsea, Kai Havertz Samai Rekor Lionel Messi

Tipuan Azpilicueta Bantu Chelsea Juarai Piala Dunia Antarklub

Chelsea 2-1 Palmeiras: The Blues Juara Piala Dunia Antarklub 2021

“Mereka yang mengenal saya tahu bahwa saya tidak akan pernah menyebut diri saya seperti itu. Kebanyakan orang memanggil saya Kai. (Julukan) King (raja) lebih banyak datang dari pers," tutur Havertz kepada Sport1.

"Anda tentu saja bukan legenda di usia 22 tahun, tetapi Anda adalah bagian dari sejarah sukses klub, dan itu akan tetap ada selamanya.”

Havertz juga berbagi pengalaman mengatasi rasa gugup ketika mengambil tendangan penalti.

“Banyak penjaga gawang sekarang bersiap untuk adu penalti dan penembak. Pada saat yang sama, lawan mencoba mempengaruhi dan meresahkan penendang penalti," terang Havertz.

“Saya bisa mengatasinya, tetapi taktik kami membantu saya fokus dan mempersiapkan diri dengan tenang. Lawan pasti bingung," urai dia.

Breaking News Chelsea Kai Havertz

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Jadwal
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Cara menonton Prancis vs Spanyol secara gratis pada semifinal Piala Dunia 2026. Simak jadwal live TVRI, jam tayang, link live streaming, preview pertandingan, dan analisis kekuatan kedua tim.
Johan Kristiandi - Rabu, 15 Juli 2026
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Piala Dunia
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
John Terry membandingkan Jude Bellingham dengan salah satu pemain terbaik sepanjang masa, Zinedine Zidane.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Bagikan