BolaSkor.com - Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI, Eng Hian memberikan penjelasan soal dicoretnya nama ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.
Padahal, Raymond/Joaquin baru saja memberikan kejutan dengan menjuarai Australia Open 2025 pada debutnya di turnamen level Super 500.
Namun, nama pasangan ganda putra potensial Indonesia itu dicoret dan digantikan oleh pasangan nonpelatnas, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani.
Baca Juga:
PBSI Targetkan 2 Medali Emas di SEA Games 2025, Datang dari Sektor Ganda Putra dan Tunggal Putri
View this post on Instagram
Menurut Eng Hian, keputusan perombakan skuad SEA Games 2025 sudah diputuskan sejak beberapa waktu lalu, jauh sebelum bergulirnya Australia Open 2025.
Hanya saja, pengumuman soal pergantian personil di skuad bulu tangkis Indonesia di SEA Games 2025 baru dilakukan akhir-akhir ini karena satu dan lain hal.
Oleh karena itu, hasil gemilang yang diraih Raymond/Joaquin di Australia Open 2025 tak menjadi catatan dalam pengambilan keputusan tersebut.
“Jauh, jauh sebelum (Australia Open). Jujur kita belum rilis karena proses yang harus dilakukan antara NOC ke Panitia Pelaksana (THASOC) di sana ya. Terus harus dari Panitia Pelaksana SEA Games untuk melaporkan ke panitia pertandingan bulutangkisnya itu butuh proses," jelas Eng Hian.
"Itu dilakukan jauh sebelum Australia Open 2025,” tegas pria yang akrab disapa Koh Didi itu.