Rapor Merah Manchester United di Liga Champions: Juru Kunci dan Kebobolan 15 Gol
BolaSkor.com - Manchester United kembali gagal berbicara banyak pada ajang Liga Champios. Sebab, meski tidak berada di grup yang berat, Setan Merah justru terpaku di dasar klasemen. Lantas, bagaimana rapor Setan Merah pada edisi kali ini?
Manchester United berada di Grup A bersama Bayern Munchen, Copenhagen, dan Galatasaray. Undian itu membuat The Red Devils diunggulkan bersama Bayern lolos ke 16 besar.
Namun, pada dua pertandingan awal Manchester United sudah tidak meyakinkan. Skuad asuhan Erik ten Hag itu menelan kekalahan dari Bayern Munchen (tandang) dan Galatasaray (kandang).
Baca Juga:
Pekan Neraka Manchester United
Hasil Liga Champions: Manchester United Tidak Lolos 16 Besar, Inter Milan Gagal Juara Grup
Jadon Sancho dan 5 Pemain Manchester United yang Berseberangan dengan Erik Ten Hag
Asa Manchester United sempar berkobar setelah menekuk Copenhagen 1-0 di Old Trafford. Namun, ketika berikutnya bertandang ke markas Copenhagen, Bruno Fernandes dan kawan-kawan keok dengan skor 4-3.
Berikutnya, menghadapi laga penting kontra Galatasaray, Manchester United justru membuang kesempatan menang setelah sempat unggul. Laga berakhir dengan skor 3-3.
Pada laga pemungkas, harapan Man United untuk lolos ke babak gugur masih terbuka. Syarat pertamanya adalah Man United harus menekuk Bayern. Sementara itu, syarat kedua adalah duel Copenhagen melawan Galatasaray wajib tanpa pemenang.
Sayangnya, Manchester United sudah gugur pada syarat pertama. Man United tumbang dengan skor 0-1 di Old Trafford. Gol semata wayang Die Roten dicetak Kingsley Coman.
Akhirnya, Manchester United menyelesaikan Liga Champions musim ini sebagai juru kunci. Man United hanya mengoleksi empat poin dari enam laga. Ini adalah pertama kalinya Man United berada di dasar klasemen grup Liga Champions sejak 2006.
Selain itu, Manchester United kebobolan 15 kali. Jumlah tersebut tiga lebih banyak dari jumlah Setan Merah mendulang gol. Catatan kebobolan itu menjadi yang terburuk sepanjang sejarah tim-tim Inggris di babak grup Liga Champions.
Jumlah rata-rata tembakan Man United pada babak grup juga tidak meyakinkan. Setan Merah hanya menorehkan 11,8 tembakan per pertandingan. Jumlah itu adalah yang terburuk kedua setelah Copenhagen.
Catatan penguasaan bola Man United pun tidak terlalu bagus. Rata-ratanya hanyalah 47,3 persen. Man United pun kalah dari Bayern dan Galatasaray yang menempati posisi satu dan dua secara berurutan.
Dengan demikian, usai sudah perjuangan Manchester United di kompetisi Eropa. Man United kini bisa fokus ke kompetisi dalam negeri.
Johan Kristiandi
18.242
Berita Terkait
Pep Guardiola Klaim Arsenal Klub Terbaik Dunia Saat Ini
Arne Slot Beberkan Rencana Liverpool di Ujung Bursa Transfer Januari
Alasan Manchester United Langsung Umumkan Kepergian Casemiro
Nilai Arsenal Belum Sempurna, Mikel Arteta Waspadai Kebangkitan Manchester United
Prediksi dan Statistik Villarreal vs Real Madrid: Ujian di Tengah Momentum
Target Juara di HUT ke-500 Tahun Jakarta, Promono Anung Ungkap Persija Bakal Jor-Joran Belanja Pemain di Musim Depan
Dikaitkan dengan Arema FC, Thales Lira Ingin Bertahan di Persija
7 Fakta Menarik Duel Bournemouth vs Liverpool: The Cherries Jadi Lumbung Gol The Reds
Pemain Brasil Terancam Jadi Korban Kedatangan Shayne Pattynama ke Persija Jakarta
Prediksi dan Statistik Bournemouth vs Liverpool: The Reds Buru Kemenangan Pertama di 2026