Rangkaian Kekalahan Telak yang Pernah Ditelan 5 Pelatih Top

Pelatih bernama besar juga pernah merasakan kekalahan telak dalam kariernya.
Taufik HidayatTaufik Hidayat - Jumat, 29 Oktober 2021
Rangkaian Kekalahan Telak yang Pernah Ditelan 5 Pelatih Top
Manchester United kalah 0-5 dari Liverpool. (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Kualitas Ole Gunnar Solskjaer langsung diragukan setelah Manchester United asuhannya kalah telak dari Liverpool. Padahal banyak pelatih papan atas yang pernah mengalami nasib serupa.

Manchester United secara mengejutkan takluk 0-5 dari Liverpool dalam lanjutan Premier League 2021-2022, Minggu (24/10) kemarin. Padahal Setan Merah tampil di Old Trafford dengan dukungan penuh suporter.

Setelah hasil memalukan tersebut, posisi Solskjaer langsung rawan dipecat. Sejumlah pelatih papan atas seperti Antonio Conte dan Zinedine Zidane masuk dalam daftar kandidat penggantinya.

Baca Juga:

Kemampuan Solskjaer Mulai Diragukan Pemain Manchester United

Uang Pesangon yang Harus Dibayarkan Manchester United jika Pecat Solskjaer

Solskjaer Beruntung Tidak Dipecat Usai Kekalahan 0-5 United dari Liverpool

Padahal kekalahan atas Liverpool bukan yang terbesar selama Solskjaer menangani Manchester United. Musim lalu anak-anak asuhnya sempat kalah 1-6 saat menjamu Tottenham Hotspur juga di Old Trafford.

Namun saat itu petinggi Manchester United tetap mempertahankannya. Hasilnya pun berbuah manis di akhir musim setelah Paul Pogba dan kawan-kawan finis sebagai runner up Premier League dan Liga Europa.

Hal itu menandakan kekalahan telak yang dialami sebuah klub besar tidak selalu menegaskan kualitas pelatihnya. Ada faktor-faktor lain yang bisa mempengaruhi hasil tersebut.

BolaSkor.com telah merangkum deretan pelatih bernama besar yang juga pernah menelan kekalahan telak. Berikut rangkumannya:

1. Jose Mourinho

Reputasi Jose Mourinho sebagai salah satu pelatih terbaik dunia tak perlu diragukan. Dengan pendekatan pragmatis, ia hampir selalu sukses mempersembahkan trofi untuk klub yang ditangani.

Mengalahkan tim yang dilatih Mourinho sangatlah sulit. Apalagi dengan skor besar.

Namun bukan berarti tidak ada tim yang bisa memberikan kekalahan telak kepada Mourinho. Hal tersebut bahkan terjadi belum lama ini.

Kekalahan tertelak dalam karier kepelatihan Mourinho ironisnya diberikan oleh tim kurang terkenal yaitu, Bodo/Glimt. Wakil Norwegia itu menghancurkan AS Roma dengan skor 6-1 di ajang Conference League, tengah pekan lalu.

Mourinho beralasan saat itu Roma menurunkan para pemain pelapis. Namun sejarah tetap mencatat kekalahan telak ditelan oleh tim asuhannya.

Kekalahan telak lain yang pernah dirasakan Mourinho terjadi saat menukangi Real Madrid. Pada debut El Clasico, tim asuhannya dihancurkan Barcelona dengan skor 5-0.


2. Sir Alex Ferguson

Sir Alex Ferguson merupakan manajer legendaris yang mempersembahkan banyak gelar untuk Manchester United. Namun bukan berarti tim asuhannya tak pernah menelan kekalahan telak.

Ironisnya, kekalahan telak Ferguson dialami saat bersua Manchester City pada Premier League 2011-2012. Ketika itu tim asuhannya takluk 1-6 di Old Trafford.

Manchester United asuhan Ferguson juga pernah takluk lima gol tanpa balas kontra Chelsea (1999) dan Newcastle United (1996).


3. Pep Guardiola

Filosofi permainan yang diterapkan Pep Guardiola menjadi salah satu yang terbaik selama lebih dari satu dekade terakhir. Dengan gaya penguasaan bola yang dominan, timnya sangat sulit dikalahkan.

Tim-tim yang dihadapi Guardiola normalnya akan menerapkan strategi parkir bus. Cara ini beberapa kali terbukti ampuh untuk meraih kemenangan.

Namun ada juga tim yang berani meladeninya dengan permainan menyerang. Everton, Barcelona, dan Real Madrid menjadi sedikit tim yang sukses.

Everton pernah mengalahkan Manchester City asuhan Guardiola dengan skor 4-0 pada Januari 2017. Itu menjadi kekalahan tertelak yang pernah dialami Guardiola kontra tim Inggris.

Sementara Barcelona dan Madrid juga pernah mengalahkan tim asuhan Guardiola dengan skor identik pada ajang Liga Champions. Los Blancos melakukannya ketika sang pelatih masih menangani Bayern Munchen.


4. Jurgen Klopp

Sama seperti Guardiola, Jurgen Klopp selalu menerapkan filosofi menyerang dalam melatih. Tim-tim yang ditanganinya pun menjadi sulit dikalahkan terlebih dengan skor mencolok.

Namun ada kalanya filosofi Klopp menjadi bumerang. Contoh paling nyata saat Liverpool bertandang ke markas Aston Villa pada musim lalu.

Ketika itu, Klopp harus menerima kenyataan gawang Liverpool dijebol tujuh kali oleh Villa. Sementara anak-anak asuhnya hanya mampu membalas dua kali.

Skor 2-7 pun menjadi kekalahan terbesar dalam karier kepelatihan Klopp. Pada 2017, Liverpool asuhannya juga sempat dihajar lima gol tanpa balas oleh Manchester City asuhan Guardiola.


5. Arsene Wenger

Arsene Wenger pernah menjadikan Arsenal sebagai pesaing utama Manchester United di Inggris. Beberapa kali ia mampu mencuri trofi Premier League dari tim asuhan Pep Guardiola.

Namun sebuah aib pernah ditorehkan Arsenal saat bersua rival utamanya tersebut pada musim 2011-2012. Manchester United mampu menghancurkan The Gunners dengan skor mencolok 8-2.

Itu menjadi kekalahan terbesar selama Wenger menangani Arsenal. Sebelumnya Chelsea pernah menang 5-0 pada Derby London 2017.

Sir Alex Ferguson Jose Mourinho Jurgen Klopp Arsene Wenger Pep Guardiola Trivia Sepak Bola Breaking News
Ditulis Oleh

Taufik Hidayat

Agen rahasia yang menyamar jadi kuli tinta.
Posts

6.514

Berita Terkait

Italia
Buntut Insiden Pelemparan Flare, CEO Inter Milan Puji Emil Audero
CEO Inter Milan, Giuseppe Marotta mengecam aksi pelemparan flare yang mengenai kiper Cremonese sekaligus Timnas Indonesia, Emil Audero.
Yusuf Abdillah - Selasa, 03 Februari 2026
Buntut Insiden Pelemparan Flare, CEO Inter Milan Puji Emil Audero
Prediksi
Prediksi dan Statistik Bologna vs AC Milan: Misi Menjaga Konsistensi
AC Milan akan melakoni laga krusial saat bertandang ke markas Bologna pada pekan ke-23 Serie A, Rabu (4/2) pukul 02.45 WIB.
Yusuf Abdillah - Selasa, 03 Februari 2026
Prediksi dan Statistik Bologna vs AC Milan: Misi Menjaga Konsistensi
Sosok
Mengenal Jeremy Jacquet, Bek Baru Liverpool yang Baru Berusia 20 Tahun
Menyalip Chelsea, Liverpool telah berhasil mengamankan servis bek berusia 20 tahun dari Stade Rennais, Jeremy Jacquet.
Arief Hadi - Senin, 02 Februari 2026
Mengenal Jeremy Jacquet, Bek Baru Liverpool yang Baru Berusia 20 Tahun
Berita
Dear Anak Dewa, Official Merchandise Dewa United Kini Hardir di Garuda Store GBK
Di Garuda Store, Official Merchandise Dewa United sangat lengkap meliput merchandise Dewa United Banten FC, Dewa United Banten, hingga Dewa United Esport.
Tengku Sufiyanto - Senin, 02 Februari 2026
Dear Anak Dewa, Official Merchandise Dewa United Kini Hardir di Garuda Store GBK
Liga Dunia
Resmi, Maarten Paes Gabung Ajax Amsterdam
Maarten Paes akan bekerja sama dengan Denny Landzaat dan Jordi Cryuff di Ajax Amsterdam.
Tengku Sufiyanto - Senin, 02 Februari 2026
Resmi, Maarten Paes Gabung Ajax Amsterdam
Liga Indonesia
Sang Istri Menangis Saat Layvin Kurzawa Diperkenalkan di Stadion GBLA
“Saya merasa sangat, sangat, sangat bahagia," ungkap Layvin Kurzawa.
Tengku Sufiyanto - Senin, 02 Februari 2026
Sang Istri Menangis Saat Layvin Kurzawa Diperkenalkan di Stadion GBLA
Liga Indonesia
Mauro Zijlstra Gabung Persija Jakarta?
Striker berusia 21 tahun itu bergabung dengan Persija, untuk bisa mendapat menit bermain.
Tengku Sufiyanto - Senin, 02 Februari 2026
Mauro Zijlstra Gabung Persija Jakarta?
Liga Indonesia
Respek, Bek Dewa United Ikutan Nyanyi Anthem Persebaya Song For Pride
Hal ini terjadi ketika Persebaya Surabaya bermain imbang 1-1 melawan Dewa United, pada laga pekan ke-19 Super League 2025/2026.
Tengku Sufiyanto - Senin, 02 Februari 2026
Respek, Bek Dewa United Ikutan Nyanyi Anthem Persebaya Song For Pride
Lainnya
Bandung bjb Tandamata Jaga Kepercayaan Diri Para Pemain Usai Kandas dari JPE
Bandung bjb Tandamata kandas dari Jakarta Pertamina Enduro (JPE) dengan skor 0-3 (17-25, 20-25, 18-25).
Tengku Sufiyanto - Senin, 02 Februari 2026
Bandung bjb Tandamata Jaga Kepercayaan Diri Para Pemain Usai Kandas dari JPE
Italia
Juventus Tolak Ide Rekrut Mauro Icardi
Juventus dikabarkan menutup pintu untuk mendatangkan Mauro Icardi pada bursa transfer musim dingin. Meski sempat muncul sebagai opsi, Bianconeri memilih fokus ke target lain. Ada apa di balik keputusan ini?
Johan Kristiandi - Senin, 02 Februari 2026
Juventus Tolak Ide Rekrut Mauro Icardi
Bagikan