PT LIB Bertemu Pemerintah, Kajian Penonton di Kompetisi Dikebut

Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Senin, 18 Oktober 2021
PT LIB Bertemu Pemerintah, Kajian Penonton di Kompetisi Dikebut
Pertemuan PT LIB dengan Polri. (LIB)

BolaSkor.com - PT Liga Indonesia Baru (LIB) sudah menggelar pertemuan dengan Pemerintah Republik Indonesia, dalam hal ini Deputi Kemenko Kemaritiman dan Investasi (Marves), untuk membahas rencana kompetisi Liga 1 dan Liga 2 dihadiri penonton.

"Persyaratan untuk penonton nanti kalau mau masuk stadion harus sudah vaksin dua kali dan wajib pindai aplikasi PeduliLindungi. Jika warna hijau, maka diperbolehkan masuk stadion. Hal ini akan berlaku untuk Liga 1 dan Liga 2," ungkap Direktur Operasional (Dirop) PT LIB, Sudjarno, dikutip dari Antara.

Kemenko Marves menjelaskan, penonton Liga 1 dan Liga 2 hanya dibatasi 25 sampai 30 persen saja. Namun, PT LIB ingin memperjelasnya dengan jumlah pasti dalam pertemuan selanjutnya.

"Dari sisi infrastrukturnya, soal penonton apakah dibatasi 25 persen dari kapasitas stadion atau 5.000 orang atau 10.000 orang, harus sangat teliti menghitungnya," tambahnya.

Baca Juga:

Bhayangkara FC Tidak Terima, Pelatih Persib Sampaikan Permintaan Maaf

Ribut Usai Laga, Persib dan Bhayangkara FC Beri Pengakuan

Di sisi lain, perjalanan Liga 1 2021/2022 sudah sesuai rencana dan aman terkendali, yang memasuki seri kedua. Begitupun dengan Liga 2 2021 yang sudah memasuki pekan keempat tiap grup.

"Saya, pada seri dua Liga 1, sudah melihat pertandingan di Magelang, Sultan Agung Yogyakarta, dan di Stadion Manahan Solo untuk seri kedua ini," ujar Sudjarno.

"Saya sudah melihat perjalanan gelaran Liga 1, berjalan sesuai dengan rencana, baik dari sisi penyelenggaraan maupun "broadcast', termasuk penerapan protokol kesehatan tetap dilaksanakan ketat, baik tes usap antigen maupun PCR pada H-1 pertandingan secara terus-menerus," tambahnya.

PT Liga Indonesia Baru PT LIB Liga 2 Liga 1 Sudjarno Breaking News
Ditulis Oleh

Tengku Sufiyanto

Pencinta sepak bola Indonesia.
Posts

15.142

Bagikan