PT LIB Akan Lebih Detail soal Sinkronisasi Jadwal Kompetisi dengan Timnas untuk Musim Depan
BolaSkor.com - Operator kompetisi di Indonesia, PT Liga Indonesia Baru (LIB) menyadari masih banyak kekurangan saat penyelenggaraan Liga 1 U-19, Liga 1, dan Liga 2. LIB pun sudah mencatat semua kekurangan di musim ini sebagai evaluasi untuk menyongsong kompetisi musim depan.
"Evaluasi akan dilakukan secara bertahap dari Liga U-19, Liga 1, dan Liga 2. Kita akui banyak kekurangan. LIB merupakan company baru. Tapi, kita akan perbaiki kekurangan di musim depan untuk memberikan yang terbaik. Kita sudah mencatat kekurangan musim ini. Kita mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak baik PSSI, Klub, Media, dan stakeholder sepak bola nasional," kata Chief Operating Officer (COO) PT LIB, Tigorshalom Boboy.
Salah satu kekurangan yang dievaluasi adalah sinkronisasi jadwal kompetisi dengan agenda Timnas Indonesia. Di musim ini, kompetisi Liga 1 dan Liga 2 masih berjalan ketika agenda Timnas Indonesia berlangsung.
Hal itu tentu tidak sinkron dengan agenda sepak bola secara lazim, di mana saat Timnas Indonesia punya agenda, kompetisi diliburkan sementara. Khususnya kasta tertinggi kompetisi sepak bola nasional, Liga 1.
"Regulasi dan jadwal kompetisi musim depan, kita sudah siapkan draft-nya. Sekarang bola (penentuan) ada di PSSI. Tanggal 13 Desember nanti adalah dead line penyerahan draft jadwal seluruh kompetisi. Namun, diputuskan pada Kongres PSSI, 13 Januari. Kita berharap tidak ada perubahan signifikan terkait perubahan format kompetisi, peserta kompetisi, dan lain-lain," ujar Chief Operating Officer (COO) PT LIB, Tigorshalom Boboy.
"Sinkronisasi dengan Timnas juga perlu kita cermati, selain Asian Games kita banyak menjadi tuan rumah AFF (U-15 dan U-18). Tidak ada libur bagi kami, klub pun begitu. Kalau jadi pre season di Januari. Termasuk kita harus membayar kewajiban yang belum terpenuhi kepada klub," tutup Tigor.
Tengku Sufiyanto
17.820
Berita Terkait
Deretan Momen Tak Terlupakan Timnas Indonesia Sepanjang 2025: Pemecatan STY, Penunjukan Patrick Kluivert, Gagal ke Piala Dunia 2026
Erick Thohir Tak Intervensi Pemilihan John Herdman, Beri Kebebasan ke Exco dan BTN
Jordi Cruyff Resmi Jadi Dirtek Ajax Amsterdam, Bagaimana Nasibnya di Timnas Indonesia?
Diminta Bawa Timnas Indonesia ke Perempat Final Piala Asia 2027, John Herdman Akan Digaji Rp670 Juta Per Bulan
Refleksi Jay Idzes di Tahun 2025, Tetap Kobarkan Tekad Membawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia
Makna Natal bagi Marselino Ferdinan
Jay Idzes Diakui Punya Aura Pemimpin, Layak Jadi Kapten Sassuolo
Maarten Paes Buka Suara soal Kabar Gabung Persib Bandung
Dikontrak 2+2 Tahun, Piala Asia 2027 Bisa Jadi Pertaruhan Nasib John Herdman di Timnas Indonesia
Exco PSSI Sudah Sepakat soal Pelatih Timnas Indonesia, Keputusan Tinggal di John Herdman