PSSI Utus Ratu Tisha dan Gusti Randa ke Swiss Meminta Petunjuk FIFA untuk KLB

PSSI terlihat sangat serius menyiapkan KLB.
Muhammad AdiyaksaMuhammad Adiyaksa - Kamis, 21 Februari 2019
PSSI Utus Ratu Tisha dan Gusti Randa ke Swiss Meminta Petunjuk FIFA untuk KLB
FIFA. (FIFA).
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - PSSI terlihat sangat serius menyiapkan Kongres Luar Biasa (KLB). Dalam waktu dekat, dua utusannya akan menyambangi Zurich, Swiss, untuk menghadap FIFA.

PSSI menunjuk Ratu Tisha (sekjen) dan Gusti Randa (anggota Exco) menghadap ke FIFA untuk meminta petunjuk penyelenggaraan KLB. Seusai melakukan pertemuan dengan FIFA, PSSI bersiap membentuk Komite Pemilihan (KP) dan Komite Banding Pemilihan (KBP).

"Lalu pertanyaannya, kapan kongresnya? Nah, untuk menuju ke sana, tahap pertama kami minta persetujuan dan arahan dari FIFA," ujar anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Yoyok Sukawi ketika dihubungi BolaSkor.com

"Tidak bisa kami langsung kongres sendiri, kalau FIFA tidak boleh bagaimana? Misalnya. Itu tahap pertama. Bu Tisha dan Pak Gusti ditugasi untuk ke Zurich dalam waktu dekat, untuk meminta persetujuan dan arahan FIFA."

Baca Juga:

Sejumlah Tahapan Kongres Luar Biasa PSSI

Kembali Diperiksa, Satgas Anti Mafia Bocorkan Agenda Pemeriksaan Joko Driyono

"Setelah itu, turun dari FIFA, kami adakan kongres pemilihan tadi itu. Cuma, lebih baik, paling lambat, setelah FIFA ketok palu, itu harus segera menggelar KP. Untuk menggelar pembentukan komite-komite tadi. Sekaligus menggelar kongres untuk menentukan jadwal KLB-nya. Kongres pembentukan pemilihan (kepengurusan baru) sekaligus menentukan jadwal KLB," kata Yoyok menambahkan.

Menurut Statuta PSSI, pasal 31 ayat 2, KLB dapat diadakan paling cepat tiga bulan setelah adanya keputusan. Itu artinya, pada Mei nanti, KLB telah sah untuk diselenggarakan. Berikut bunyi poin dari statuta tersebut.

"Komite Eksekutif akan mengadakan Kongres Luar Biasa apabila diminta secara tertulis oleh 2/3 (dua per tiga) anggota PSSI. Permintaan tersebut harus mencantumkan agenda yang akan dibicarakan. Kongres Luar Biasa harus diadakan dalam waktu 3 (tiga) bulan setelah diterimanya permintaan tersebut. Apabila Kongres Luar Biasa tidak diadakan, Anggota yang memintanya dapat mengadakan Kongres sendiri. Sebagai usaha terakhir, Anggota bisa meminta bantuan dari FIFA," bunyi ayat tersebut.

Fifa Pssi KLB Yoyok sukawi

Berita Terkait

Timnas
FIFA Ungkap Alasan Indonesia Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026
Sekjen FIFA memberikan penjelasan mengapa Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026.
Gazza Roosaryatama - Sabtu, 26 September 2026
FIFA Ungkap Alasan Indonesia Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026
Timnas
Timnas Indonesia vs Singapura, Simak Panduan Naik Shuttle Bus Gratis di SUGBK
PSSI dan Pemprov DKI Jakarta menyiapkan shuttle bus gratis untuk suporter FIFA ASEAN Cup 2026 menuju SUGBK pada Jumat (25/9).
Rizqi Ariandi - Jumat, 25 September 2026
Timnas Indonesia vs Singapura, Simak Panduan Naik Shuttle Bus Gratis di SUGBK
Timnas
Tinjau Kesiapan FIFA ASEAN Cup 2026 di Bandung, Erick Thohir Didampingi KDM dan Muhammad Farhan
Erick Thohir meninjau kesiapan venue FIFA ASEAN Cup 2026 di Bandung. Simak kondisi Si Jalak Harupat, Sidolig, ITB, dan SPOrT Jabar.
Arief Hadi - Kamis, 24 September 2026
Tinjau Kesiapan FIFA ASEAN Cup 2026 di Bandung, Erick Thohir Didampingi KDM dan Muhammad Farhan
Liga Dunia
Alasan Mengapa Jeda Internasional Kali Ini Berlangsung Selama Tiga Pekan
Jeda internasional kali ini berlangsung hingga tiga pekan. Simak alasan FIFA menggabungkan jeda September dan Oktober menjadi satu periode.
Arief Hadi - Selasa, 22 September 2026
Alasan Mengapa Jeda Internasional Kali Ini Berlangsung Selama Tiga Pekan
Liga Indonesia
Erick Thohir Pastikan Persija Tak Bisa Pakai SUGBK untuk Hadapi Java United
Persija Jakarta tidak bisa menggunakan SUGBK saat menjamu Java United pada pekan ketiga Super League 2026/2027 karena persiapan FIFA ASEAN Cup 2026.
Rizqi Ariandi - Senin, 14 September 2026
Erick Thohir Pastikan Persija Tak Bisa Pakai SUGBK untuk Hadapi Java United
Liga Indonesia
Super League 2026/2027 Tetap Didukung BRI, Grup Emtek Kembali Jadi Official Broadcaster
Super League 2026/2027 kembali didukung BRI sebagai sponsor utama dan Grup Emtek sebagai official broadcaster. Simak jadwal kick off dan laga pembuka.
Rizqi Ariandi - Rabu, 02 September 2026
Super League 2026/2027 Tetap Didukung BRI, Grup Emtek Kembali Jadi Official Broadcaster
Liga Indonesia
Erick Thohir Punya Misi Besar di Super League: Tak Ada 'Super Club'
Erick Thohir ingin kekuatan klub BRI Super League 2026/2027 lebih merata. PSSI dan I League memperkuat standar club licensing menjadi 7 aspek.
Rizqi Ariandi - Selasa, 01 September 2026
Erick Thohir Punya Misi Besar di Super League: Tak Ada 'Super Club'
Liga Dunia
Pemilihan Presiden FIFA 2027: Ceferin Enggan Maju, Manuver Infantino Berlanjut ke Negara Kecil
Aleksander Ceferin memastikan tidak maju dalam pemilihan Presiden FIFA 2027. Gianni Infantino tetap ingin bertarung dan berpotensi menghadapi penantang.
Arief Hadi - Senin, 24 Agustus 2026
Pemilihan Presiden FIFA 2027: Ceferin Enggan Maju, Manuver Infantino Berlanjut ke Negara Kecil
Liga Indonesia
Indonesia Women's League: Estella Loupattij ke Dewa United, Isabelle Nottet Tak Gabung Persija
Estella Loupattij dan Isabelle Nottet dipastikan tampil di IWL 2026/2027. Estella bergabung dengan Dewa United, sedangkan Isabelle ke Persikad Depok.
Rizqi Ariandi - Minggu, 23 Agustus 2026
Indonesia Women's League: Estella Loupattij ke Dewa United, Isabelle Nottet Tak Gabung Persija
Liga Dunia
FIFA Sanksi Argentina Terkait Keributan di Final Piala Dunia 2026, Satu Pemain Dihukum Larangan Bermain 10 Laga
Buntut keributan final Piala Dunia 2026, FIFA menghukum Leandro Paredes 10 laga. AFA juga didenda dan berencana mengajukan banding.
Arief Hadi - Sabtu, 22 Agustus 2026
FIFA Sanksi Argentina Terkait Keributan di Final Piala Dunia 2026, Satu Pemain Dihukum Larangan Bermain 10 Laga
Bagikan