Liga Indonesia

PSSI Kecam Keras Penyerangan Bus Persib U-18, Desak Polisi Tangkap Pelaku dan Beri Hukuman Berat

PSSI kecam keras aksi kekerasan terhadap bus Persib U-18 di Batang. Yunus Nusi desak polisi usut tuntas dan beri hukuman berat kepada pelaku.
Gazza RoosaryatamaGazza Roosaryatama - Senin, 12 Oktober 2026
PSSI Kecam Keras Penyerangan Bus Persib U-18, Desak Polisi Tangkap Pelaku dan Beri Hukuman Berat
Kongres Biasa PSSI 2026. (PSSI)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, menyampaikan rasa prihatin dan kecaman keras atas insiden penyerangan yang dialami oleh rombongan tim Persib Bandung U-18. Peristiwa tidak terpuji itu menimpa skuad muda Maung Bandung yang baru saja merampungkan rangkaian kompetisi Elite Pro Academy (EPA) di Surakarta.

Berdasarkan laporan yang diterima, insiden tersebut terjadi pada Minggu (11/10/2026) dalam perjalanan pulang rombongan tim di Rest Area Batang KM 360, Jawa Tengah. Bus yang ditumpangi mengalami perusakan, koper ofisial serta pemain diduga dijarah, dan seorang personel media Persib turut menjadi korban kekerasan fisik.

Baca Juga:

Kronologi Tim EPA Persib Bandung Diserang di Rest Area Batang, Malam yang Mencekam

Yunus Nusi menegaskan bahwa keselamatan seluruh insan sepak bola, mulai dari pemain, ofisial, pekerja media, hingga suporter, harus menjadi prioritas utama. PSSI merasa sangat terpukul karena tindakan kriminal ini justru menimpa para pemain di bawah umur yang sama sekali tidak memahami arti rivalitas ekstrem.

"PSSI sangat prihatin dan ini sesuatu hal yang sulit masuk di nalar akal sehat karena kejadian ini pertama menimpa anak-anak pemain muda, yaitu Elite Pro Akademi Persib Bandung," ujar Yunus Nusi dalam rilis yang diterima BolaSkor.com, Senin (12/10).

"Anak-anak ini tidak tahu apa-apa tentang rivalitas. Mereka murni bermain bola dengan semangat untuk kepentingan pribadi, kepentingan klub, dan kepentingan sepak bola nasional yang seharusnya dihargai oleh siapa pun, walaupun itu suporter lawan," tambahnya.

Desak Kepolisian Usut Tuntas dan Sanksi Tegas Pelaku

Kondisi
Kondisi bus pemain EPA Persib (BolaSkor/GigiGaga)

PSSI bergerak cepat dengan berkoordinasi bersama pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus penyerangan ini secara menyeluruh. Otoritas tertinggi sepak bola tanah air tersebut mendesak aparat penegak hukum agar segera menangkap para pelaku dan menjatuhkan sanksi seberat-beratnya sesuai hukum yang berlaku.

Baca Juga:

Tim EPA U-18 Diserang Kelompok Suporter, Manajemen Persib Kecam Rivalitas Berubah Jadi Kriminal

Menurut Yunus, tindakan anarkis yang dilakukan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab tersebut sudah melewati batas kewajaran dan mencoreng citra sepak bola nasional. Ia menilai tindakan kekerasan semacam ini tidak boleh mendapat toleransi sedikit pun demi menciptakan ruang yang aman bagi perkembangan olahraga.

"Kami sangat menyayangkan. Ini sudah tidak masuk akal, apa yang dilakukan oleh mereka-mereka ini dengan begitu ganasnya melakukan tindakan kriminal. PSSI akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengungkap, mencari, menangkap, serta memberikan sanksi yang seberat-beratnya," tegas Yunus Nusi.

PSSI juga meminta PT Liga Indonesia Baru atau I.League selaku operator serta klub-klub terkait untuk mengambil langkah tegas menyikapi masalah keamanan ini. Evaluasi menyeluruh dinilai mendesak agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.

Rivalitas Hanya 90 Menit di Lapangan

The
The Jakmania memberikan dukungan kepada Persija saat menghadapi Barito Putera. (X/persija_jkt)

Lebih lanjut, Yunus mengingatkan kembali esensi utama dari sebuah kompetisi sepak bola yang sehat. Ia menyayangkan masih adanya oknum suporter yang belum bisa menerima hasil pertandingan dengan bijak hingga melampiaskannya melalui aksi kekerasan di luar lapangan.

Baca Juga:

Sayangkan Penyerangan ke Bus Persib U-18, APPI Berikan Pernyataan Tegas

PSSI menekankan bahwa batas akhir sebuah pertandingan dan rivalitas antartim semestinya hanya berhenti di atas lapangan hijau selama 90 menit waktu normal. Di luar itu, seluruh elemen suporter diharapkan mampu menjaga kedewasaan demi keselamatan bersama.

"Kita juga berharap bahwa, ya, harus diakui rivalitas itu hanya 45 kali 2, itu pun cukup hanya ada di pemain. Suporter, ya, menang bersyukur, kalah harus diterima, dan tidak ada rivalitas yang ekstrem seperti ini," ujar Yunus.

"Sekali lagi kami mohon kepada pihak kepolisian untuk memberikan hukuman yang berat, menangkap mereka-mereka ini, dan memberikan hukuman yang seberat-beratnya," pungkasnya.

PSSI Persija jakarta Persib Bandung

Gazza Roosaryatama

Berkecimpung di dunia jurnalistik sejak 2021 setelah menimba ilmu di Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Sebelumnya menulis untuk GenPI dan MNC hingga akhirnya mendarat di BolaSkor. Mengikuti berbagai cabor mulai dari sepak bola, basket, voli, bulu tangkis, MotoGP, hingga UFC. Pernah meliput sejumlah agenda akbar di tanah air, salah satunya FIBA World Cup 2023.
Show More

Berita Terkait

Liga Indonesia
PSSI Kecam Keras Penyerangan Bus Persib U-18, Desak Polisi Tangkap Pelaku dan Beri Hukuman Berat
PSSI kecam keras aksi kekerasan terhadap bus Persib U-18 di Batang. Yunus Nusi desak polisi usut tuntas dan beri hukuman berat kepada pelaku.
Gazza Roosaryatama - Senin, 12 Oktober 2026
PSSI Kecam Keras Penyerangan Bus Persib U-18, Desak Polisi Tangkap Pelaku dan Beri Hukuman Berat
Liga Indonesia
The Jakmania Diserang di Tol Palikanci, Anggota Perempuan Jadi Korban
The Jakmania Cikampek diserang di Tol Palikanci saat pulang dari Bantul. Sejumlah anggota terluka, termasuk perempuan, PP The Jakmania minta kasus diusut.
Rizqi Ariandi - Senin, 12 Oktober 2026
The Jakmania Diserang di Tol Palikanci, Anggota Perempuan Jadi Korban
Liga Indonesia
Tim EPA U-18 Diserang Kelompok Suporter, Manajemen Persib Kecam Rivalitas Berubah Jadi Kriminal
Tim EPA Persib U-18 diserang di Rest Area Batang hingga bus rusak dan koper diduga dijarah. Manajemen Persib mengecam keras dan mendesak pelaku diproses hukum.
Johan Kristiandi - Senin, 12 Oktober 2026
Tim EPA U-18 Diserang Kelompok Suporter, Manajemen Persib Kecam Rivalitas Berubah Jadi Kriminal
Liga Indonesia
Sayangkan Penyerangan ke Bus Persib U-18, APPI Berikan Pernyataan Tegas
APPI mengecam keras penyerangan bus Persib U-18 di Batang. Desak pengusutan tuntas, pendampingan psikologis, serta evaluasi sistem keamanan.
Gazza Roosaryatama - Senin, 12 Oktober 2026
Sayangkan Penyerangan ke Bus Persib U-18, APPI Berikan Pernyataan Tegas
Liga Indonesia
Kakang Butut Menggema di Stadion, Igor Tolic: Suporter Salah Sasaran
Persib ditahan Dewa United 2-2 di Stadion Si Jalak Harupat. Teriakan 'Kakang Butut' terdengar dari tribun, Igor Tolic langsung pasang badan membela Kakang Rudianto!
Johan Kristiandi - Senin, 12 Oktober 2026
Kakang Butut Menggema di Stadion, Igor Tolic: Suporter Salah Sasaran
Liga Indonesia
Oknum Suporter Serang Bus Persib U-18, The Jakmania Buka Suara
The Jakmania mengecam keras penyerangan bus Persib U-18 dan kekerasan pada Jakmania Cikampek, serta dukung penuh pengusutan tuntas kepolisian.
Gazza Roosaryatama - Senin, 12 Oktober 2026
Oknum Suporter Serang Bus Persib U-18, The Jakmania Buka Suara
Liga Indonesia
Kronologi Tim EPA Persib Bandung Diserang di Rest Area Batang, Malam yang Mencekam
Rombongan EPA Persib diserang di Rest Area Batang KM 360. Bus rusak, koper dijarah, dan Media Officer Pandu Persada dilaporkan mengalami kekerasan fisik. Polisi turun tangan!
Johan Kristiandi - Senin, 12 Oktober 2026
Kronologi Tim EPA Persib Bandung Diserang di Rest Area Batang, Malam yang Mencekam
Liga Indonesia
Persija Kecam Keras Aksi Penyerangan Bus Persib U-18, Dukung Penuh Jalannya Proses Hukum
Persija Jakarta mengecam keras penyerangan bus Persib U-18 di Batang. Manajemen dukung penuh proses hukum dan tegaskan rivalitas ada di lapangan.
Gazza Roosaryatama - Senin, 12 Oktober 2026
Persija Kecam Keras Aksi Penyerangan Bus Persib U-18, Dukung Penuh Jalannya Proses Hukum
Klasemen
Klasemen Super League 2026/2027 hingga Pekan 4: Persija di Puncak, Persib di Mana?
Meta Description: Klasemen Super League 2026/2027 pekan ke-4: Persija Jakarta merebut puncak klasemen dengan 12 poin setelah menang 4-0 atas PSIM Yogyakarta.
Rizqi Ariandi - Minggu, 11 Oktober 2026
Klasemen Super League 2026/2027 hingga Pekan 4: Persija di Puncak, Persib di Mana?
Hasil akhir
Hasil Super League 2026/2027: Drama 4 Gol, Persib dan Dewa United Berbagi Poin
Persib Bandung dan Dewa United berbagi poin usai bermain imbang 2-2 dalam lanjutan Super League 2026/2027 di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (11/10) malam WIB.
Gazza Roosaryatama - Minggu, 11 Oktober 2026
Hasil Super League 2026/2027: Drama 4 Gol, Persib dan Dewa United Berbagi Poin
Bagikan