BolaSkor.com - PSSI dikabarkan tengah mengincar untuk menaturalisasi enam pesepakbola agar bisa bergabung ke Timnas Indonesia.
Dua nama pertama sudah diketahui, yakni Luke Vickery dan Mitchell Baker. Proses naturalisasi keduanya saat ini masih berlangsung dan harus melewati sejumlah tahapan terlebih dahulu.
Selain Luke dan Baker, masih ada empat nama lain yang akan diproses dalam waktu dekat. Namun, keempat nama tersebut masih belum diketahui.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, enggan membocorkan nama pemain yang diincar saat ditanya awak media. Dia hanya meminta semuanya untuk lebih bersabar.
Baca Juga:
Ketua BTN Sumardji Ungkap Perkembangan Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker
John Herdman Komunikasi dengan 16 Pemain Diaspora untuk Dinaturalisasi
PSSI Tegaskan Naturalisasi Pemain Diaspora Sah, Tak Ada Masalah Hukum di Indonesia
Belum. Nanti, masih proses, sabar,
Jawab Erik kepada awak media termasuk BolaSkor.com, di SUGBK, Jumat (5/6).
Alasan Terus Kejar Naturalisasi

Selebrasi Ole Romeny usai bobol gawang China di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (5/6). (MP Media/BolaSkor.com/Naive Al'as)
Erick Thohir mengungkapkan alasan PSSI terus mengejar pemain keturutnan untuk dinaturalisasi. Menurutnya, hal itu dilakukan demi kedalaman skuad.
"Ya kembali, pemain, kan, kadang-kadang ada keterbatasan umur, bisa juga cedera yang tidak diinginkan, kita harus antisipasi," tegas Erick.
Dia memberi contoh bagaimana salah satu pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Miliano Jonathans, yang masih belum bermain lagi hingga saat ini karena kondisinya.
"Marselino (Ferdinan) yang kita harapkan bisa, usianya masih muda, belum bisa kembali," lanjut Erick.
"Terus juga kemarin Jay (Idzes) cedera, Mees Hilgers juga belum kembali."
Menurut Erick, skuad Timnas Indonesia perlu memiliki kedalaman skuad yang sangat dalam. Tidak hanya fokus ke 11 pemain di lapangan saja, tetapi bagaimana memiliki pemain-pemain yang memang layak untuk masuk ke dalam tim.
"Jadi, memang kita perlu 2x11, 3x11 untuk sebagai pelapis. Yang selalu kita sampaikan, seperti tim Jepang sendiri, kan, tebal sekali. 5x11 mungkin mereka bisa main di tingkat-tingkat yang sangat tinggi saat ini," pungkasnya.
Penulis: Gazza Roosaryatama