PSM Harus Lunasi Tunggakan Gaji Sebelum Kick Off Liga 1

Jika tidak melunasi Rp6 miliar, PSM Makassar terancam tak ikut Liga 1 2021.
Hadi FebriansyahHadi Febriansyah - Jumat, 04 Juni 2021
PSM Harus Lunasi Tunggakan Gaji Sebelum Kick Off Liga 1
Dirut PT LIB, Akhmad Hadian Lukita dan Dirop, Sudjarno. (BolaSkor.com/Hadi Febriansyah)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - PT Liga Indonesia Baru (LIB) menegaskan klub yang kini masih terkena sanksi FIFA atau bermasalah dipastikan tidak akan ikut kompetisi, baik itu di Liga 1 maupun Liga 2 2021. Salah satu contoh tim yang bermasalah adalah PSM Makassar.

Juku Eja saat masih bermasalah dengan tunggakan gaji kepada para pemainnya. Karena hal tersebut, PSM terancam sanksi dari FIFA. Pasalnya, salah satu mantan pemain asing Giancarlo Loper Rodrigues, melaporkan masalah penunggakan gaji ke DRC (Dispute Resolution Chamber) FIFA.

Ternyata tidak hanya menunggak gaji Giancarlo saja, PSM juga menunggak gaji mayoritas dari pemainnya. Hal ini pun sudah sampai ke ranah NDRC (National Dispute Resolution Chamber). NDRC memutuskan PSM harus melunasi tunggakan gaji pemain sebesar Rp6 miliar.

Baca Juga:

Skuat Persib Musim 2021 Ditentukan Regulasi

Ezra Walian Menantikan Nasibnya bersama Timnas Indonesia

NDRC pun memberi tenggat waktu selama 45 hari buat PSM. Jika tidak, PSM akan dapat sanksi tak bisa mendaftarkan pemain selama tiga periode bursa transfer.

"Ini salah satu yang saya sampaikan di Club Meeting, bahwa salah satu syarat klub adalah wajib ikut kompetisi dan tak ada sanksi dari FIFA yang belum selesai, itu saya sampaikan ke klub Liga 1 dan Liga 2," kata Direktur Operasional PT LIB, Sudjarno.

"Kalau ada masalah yang belum selesai malah kami (PT LIB) nanti yang kena sanksi," Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru, Akhmad Hadian Lukita menimpali.

Lebih lanjut, PT LIB menyerahkan penuh permasalahan ini kepada PSM. Mereka hanya ingin ketika pendaftaran pemain dan sebelum kompetisi bergulir, PSM sudah harus melunaskan hutang gaji kepada para pemainnya.

"Nanti biar mereka (PSM) yang menyelesaikan, itu harus diselesaikan sanksi dari FIFA. Karena syaratnya tak ada sanksi FIFA. Ya kami nanti akan kami tentukan verifikasi terkait pemain, pendaftaran pemain, dan ofisial hasil verifikasinya seperti apa," jelasnya.

"Soal kapan bursa transfer, nanti PSSI akan menentukan soal itu. Nanti itu akan diatur di regulasi," pungkas Sudjarno.

PT LIB Psm makassar Liga 1 Breaking News Akhmad Hadian Lukita Sudjarno PT Liga Indonesia Baru

Berita Terkait

Liga Indonesia
Erick Thohir Ancam Pengurangan Poin Klub Imbas Kekerasan Suporter
Erick Thohir memberi waktu satu minggu kepada klub dan operator liga untuk menyepakati pencegahan kekerasan suporter. Pengurangan poin jadi ancaman.
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Oktober 2026
Erick Thohir Ancam Pengurangan Poin Klub Imbas Kekerasan Suporter
Liga Indonesia
Sumardji Salut dengan Bobby Nasution, Sumut Dinilai Peduli Timnas Indonesia
Sumardji mengapresiasi Bobby Nasution dan Pemprov Sumut atas dukungan terhadap Timnas Indonesia U-17 dan U-19 melalui penyelenggaraan turnamen internasional.
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Oktober 2026
Sumardji Salut dengan Bobby Nasution, Sumut Dinilai Peduli Timnas Indonesia
Liga Indonesia
The Jakmania Salurkan Bantuan untuk Korban Karhutla di Palembang dan Kalimantan
The Jakmania menyalurkan masker, Oxycan, susu, air mineral, dan vitamin untuk membantu masyarakat terdampak karhutla di Palembang dan Kalimantan.
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Oktober 2026
The Jakmania Salurkan Bantuan untuk Korban Karhutla di Palembang dan Kalimantan
Liga Indonesia
Rapor Buruk The Cong Viettel Jelang Hadapi Persib: Kesempatan Maung Bandung Amankan 3 Poin
The Cong Viettel tanpa kemenangan dalam tiga laga terakhir jelang menghadapi Persib Bandung di AFC Champions League Two 2026/2027. Maung Bandung berpeluang mengamankan tiga poin.
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Oktober 2026
Rapor Buruk The Cong Viettel Jelang Hadapi Persib: Kesempatan Maung Bandung Amankan 3 Poin
Liga Indonesia
Striker Naturalisasi Timnas Malaysia Tepis Kabar Pindah ke Klub Super League
Striker naturalisasi Malaysia, Bergson da Silva, menepis kabar pindah ke Super League Indonesia. Ia bahagia di Malaysia dan masih terikat kontrak dengan JDT hingga Juni 2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Oktober 2026
Striker Naturalisasi Timnas Malaysia Tepis Kabar Pindah ke Klub Super League
Liga Indonesia
The Cong Viettel Diterpa Masalah Jelang Lawan Persib Bandung
The Cong Viettel diterpa krisis cedera lima hingga enam pemain penting jelang melawan Persib Bandung di ACL Two 2026/2027. Pertahanan mereka juga rapuh.
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Oktober 2026
The Cong Viettel Diterpa Masalah Jelang Lawan Persib Bandung
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Persib vs The Cong Viettel: Kesempatan Amankan 3 Poin
Persib Bandung vs The Cong Viettel, matchday 2 Grup E ACL Two 2026/2027, di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Rabu (14/10), pukul 19.15 WIB, Live Vision+
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Persib vs The Cong Viettel: Kesempatan Amankan 3 Poin
Italia
Statistik Goncalo Ramos Jeblok, AC Milan Terancam Kembali Tertipu dalam Membeli Striker
Statistik Goncalo Ramos bersama AC Milan jadi sorotan! Baru cetak satu gol di Serie A, Rossoneri terancam mengulang kesalahan transfer striker.
Johan Kristiandi - Senin, 12 Oktober 2026
Statistik Goncalo Ramos Jeblok, AC Milan Terancam Kembali Tertipu dalam Membeli Striker
Liga Indonesia
The Jakmania Diserang di Tol Palikanci, Anggota Perempuan Jadi Korban
The Jakmania Cikampek diserang di Tol Palikanci saat pulang dari Bantul. Sejumlah anggota terluka, termasuk perempuan, PP The Jakmania minta kasus diusut.
Rizqi Ariandi - Senin, 12 Oktober 2026
The Jakmania Diserang di Tol Palikanci, Anggota Perempuan Jadi Korban
Liga Indonesia
Tim EPA U-18 Diserang Kelompok Suporter, Manajemen Persib Kecam Rivalitas Berubah Jadi Kriminal
Tim EPA Persib U-18 diserang di Rest Area Batang hingga bus rusak dan koper diduga dijarah. Manajemen Persib mengecam keras dan mendesak pelaku diproses hukum.
Johan Kristiandi - Senin, 12 Oktober 2026
Tim EPA U-18 Diserang Kelompok Suporter, Manajemen Persib Kecam Rivalitas Berubah Jadi Kriminal
Bagikan