PSIS Rekrut Eks Pemain Sayap PS TNI

Siapa eks pemain sayap PS TNI yang dimaksud?
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Sabtu, 30 Desember 2017
PSIS Rekrut Eks Pemain Sayap PS TNI
Gustur Cahyo ketika membela PS TNI. (BolaSkor.com/Ahmad Rizal)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - PSIS Semarang kembali menambah pemain sayap yaitu eks PS TNI, Gustur Cahyo Putro, untuk membela tim Mahesa Jenar selama kompetisi Liga 1 musim 2018.

Pemain kelahiran 11 Januari 1997, telah mencapai kesepakatan secara lisan bersama manajemen tim Mahesa Jenar.

Manajer Umum PSIS Wahyu Winarto mengatakan, posisi Gustur memang yang dibutuhkan tim. Terlebih pengalamannya di skuat PS TNI, sangat penting untuk mendongkrak rekan rekannya di PSIS.

"Gustur memang sudah deal dan sepakat. Dia akan menambah di posisi winger. Pengalamannya di tim lalu PS TNI juga penting untuk tim dan rekan-rekannya," kata Wahyu Winarto kepada BolaSkor.com.

Gustur sendiri pada laga uji coba perdana PSIS kontra PPLM ( Pusat
Pendidikan dan Latihan Mahasiswa) Kamis (28/12) lalu, harus duduk dibangku cadangan karena cedera kaki.

Cedera memar dialaminya ketika game usai ditekel dengan kasar oleh Yogi Ardianto.

"Cederanya hanya memar saja, tidak begitu parah,"jelas Liluk.

Gustur sendiri ketika berjersey PS TNI musim 2017 jarang sekali turun
sebagai starter. Dari 23 kali penampilannya, dia hanya tampil sejak menit awal sebanyak delapan kali, dan mencetak dua gol.

Selain itu, pemain lama PSIS, Erik Dwi tetap bertahan bersama PSIS untuk musim 2018. Dengan bertambah dua pemain, tim resmi diperkuat sebanyak 19 pemain. Tim pelatih tinggal mencari pemain di pos wing back dan pemain asing. (Laporan kontributor Ahmad Rizal/Semarang).

PSIS Semarang

Tengku Sufiyanto

The author is a senior sports journalist focused on football, with over 12 years of experience. Covered major international tournaments, including the AFC Asian Cup, the FIFA U-17 World Cup, the ASEAN Championship, and the Southeast Asian Games. Also been actively involved with the Football Journalists Association of Indonesia and the PSSI Pers, strengthening his network and expertise within the football industry. Among his most notable works are "Menjawab Keterkaitan PSIM dengan Keraton Yogyakarta" & "Persib Menghapus Hegemoni Belanda dari Kota Bandung"
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Bagikan