Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

PSG 2-2 Napoli, Di Maria Selamatkan Les Parisiens dari Kekalahan di Parc des Princes

Napoli imbangi Paris Saint-Germain (PSG) dengan skor 2-2 di laga ketiga grup C Liga Champions.
Arief HadiArief Hadi - Kamis, 25 Oktober 2018
PSG 2-2 Napoli, Di Maria Selamatkan Les Parisiens dari Kekalahan di Parc des Princes
Sengitnya pertandingan PSG kontra Napoli (Zimbio)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Napoli mampu memberikan perlawanan sengit kepada Paris Saint-Germain (PSG) di laga ketiga grup C Liga Champions yang berlangsung di Parc des Princes. Laga berakhir imbang 2-2 dan PSG nyaris menelan kekalahan di laga tersebut.

Sekedar informasi, PSG tidak pernah mengalahkan tim-tim Italia di Liga Champions. PSG kalah di dua leg melawan AC Milan pada semifinal Liga Champions 1994-95 dan imbang dua kali melawan tim yang sama pada fase grup musim 2000-01.

PSG asuhan Thomas Tuchel tampil full team dengan menurunkan Kylian Mbappe, Neymar, Angel Di Maria, dan eks striker Napoli, Edinson Cavani sebagai kuartet pemain ofensif di lini depan.

Begitu juga Carlo Ancelotti, mantan pelatih PSG, yang memainkan formasi 4-3-3 dengan mengandalkan Lorenzo Insigne, Dries Mertens, dan Jose Callejon di lini depan. Ancelotti memainkan Mertens sebagai false nine seperti halnya Maurizio Sarri musim lalu.

Duel perebutan bola di lini tengah berlangsung seru sejak laga dimulai. PSG mampu mencuri start dengan intensitas serangan yang mereka perlihatkan. Namun, Napoli yang memperlihatkan peningkatan signifikan dari segi mentalitas di era Ancelotti, mampu mengimbanginya.

Perlahan, sejak menit 25, permainan Napoli membaik di Parc des Princes dan mereka mampu memanfaatkannya dengan gol di menit 29. Pertahanan PSG tertidur menghadapi kerja sama Callejon-Insigne yang berakhir dengan lob (melambungkan) bola Insigne melewati kepala Alphonse Areola, kiper PSG. 1-0 Napoli mencuri keunggulan.

Napoli mengontrol tempo laga dengan sangat baik pasca gol tersebut. Neymar, Cavani, dan Mbappe terisolasi di lini depan PSG tanpa suplai bola dari tengah permainan. Napoli pun mempertahankan keunggulan itu hingga turun minum, plus tambahan waktu dua menit.

Pertandingan semakin berjalan ketat dan seru di babak kedua. PSG yang tak mau menanggung malu di depan fans mereka menaikkan intensitas serangan. Ganti kini Napoli yang dibuat kewalahan dengan serangan konstan tuan rumah.

Tekanan demi tekanan yang dilakukan PSG itu sampai memaksa bek Napoli, Mario Rui, melakukan kesalahan kala coba menghentikan umpan silang mendatar dari Thomas Meunier kepada Mbappe. Bola malah mengenai kakinya dan mengarah masuk ke gawangnya sendiri. David Ospina tidak berkutik. Kedudukan sama kuat 1-1.

Keasyikan menyerang, seisi Parc des Princes kembali hening ketika Mertens mengejutkan mereka melalui gol yang membawa Napoli unggul di menit 77. Sepakannya dari jarak dekat pasca menerima bola dari Fabian Ruiz tak dapat dibendung Areola. 2-1 Napoli berbalik unggul.

Masing-masing pelatih telah melakukan perubahan dalam timnya dengan pemain-pemain yang mereka masukkan. Tuchel memainkan Julian Draxler untuk menggantikan Cavani dan Ancelotti memasukkan Arkadiuz Milik, menggantikan Mertens.

Memasuki menit 90, Napoli sudah selangkah lagi untuk membawa pulang tiga poin ke Italia. Sayang, harapan itu gagal diwujudkan karena Di Maria, dengan kualitas yang dimilikinya, mampu mencetak gol dramatis di menit 90+3 yang mengagalkan kemenangan Napoli dan menyelamatkan timnya.

Pertandingan pun berakhir dengan skor 2-2 di antara PSG dan Napoli. Sementara di laga lain grup C, Liverpool menang telak 4-0 atas Red Star Belgrade di Anfield. The Reds menduduki puncak klasemen dengan perolehan enam poin, diikuti Napoli (lima poin), PSG (empat poin), dan Red Star (satu poin).

Susunan Pemain:

Paris Saint-Germain (PSG - 4-2-3-1): Alphonse Areola; Juan Bernat (Thilo Kehrer 46'), Presnel Kimpembe, Marquinhos, Thomas Meunier; Adrien Rabiot, Marco Verratti (Moussa Diaby 83'), Angel Di Maria, Neymar, Kylian Mbappe, Edinson Cavani (Julian Draxler 76')

Pelatih: Thomas Tuchel

Napoli (4-3-3): David Ospina; Mario Rui, Kalidou Koulibaly, Raul Albiol, Nikola Maksimovic; Fabian Ruiz, Marek Hamsik, Allan; Lorenzo Insigne (Piotr Zielinski 53'), Dries Mertens (Arkadiuz Milik 84'), Jose Callejon (Marko Rog 88')

Pelatih: Carlo Ancelotti

Breaking News Paris Saint-Germain SSC Napoli Liga Champions Dries mertens Lorenzo Insigne Angel Di Maria Neymar

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Piala Dunia
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
John Terry membandingkan Jude Bellingham dengan salah satu pemain terbaik sepanjang masa, Zinedine Zidane.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Piala Dunia
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
FIFA resmi menunjuk wasit asal Amerika Serikat, Ismail Elfath, untuk memimpin pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina di Atlanta Stadium.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
Bagikan