Profil Tim Liga 1 2021/2022: Persib Bandung

Persib Bandung diprediksi bakal menjadi calon juara Liga 1 2021/2022.
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Rabu, 01 September 2021
Profil Tim Liga 1 2021/2022: Persib Bandung
Persib Bandung. (BolaSkor.com/Aji Wandi)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Persib Bandung lahir dari Bandoeng Inlandsche Voetbal Bond (BIVB). Tim ini dibentuk oleh perjuangan kaum nasionalis pada masa itu dengan Ketua Umum Syamsudin dan R. Atot yang merupakan putra pejuang wanita Dewi Sartika.

Tepat pada 14 Maret 1933 Persib lahir dari rahim dua perkumpulan yang juga diwarnai nasionalisme Indonesia, yaitu Persatuan Sepak bola Indonesia Bandung (PSIB) dan National Voetball Bond (NVB). Sebelum bersatu menjadi Persib Bandung, kedua perkumpulan itu muncul setelah BIVB menghilang gaung aktivitasnya.

Pada tahun 1937 berdiri perkumpulan sepak bola yang dimotori orang-orang Belanda yakni Voetbal Bond Bandung & Omstreken (VBBO). Perkumpulan ini kerap memandang rendah dan mengejek Persib sebagai perkumpulan kelas dua. Maklum, laga-laga yang dilangsungkan oleh Persib ketika itu sering dilakukan di pinggiran Bandung, seperti Tegallega dan Ciroyom.

Namun, Persib akhirnya lebih merebut hati warga dan menegaskan diri sebagai perkumpulan sepak bola satu-satunya bagi masyarakat Bandung dan sekitarnya. Klub-klub yang tadinya bernaung di bawah VBBO seperti UNI dan SIDOLIG pun bergabung dengan Persib.

Bahkan, VBBO kemudian menyerahkan pula lapangan yang biasa mereka pergunakan untuk bertanding yakni Lapangan UNI, Lapangan SIDOLIG (kini Stadion Persib), dan Lapangan SPARTA (kini Stadion Siliwangi). Situasi ini mengukuhkan eksistensi Persib di Bandung.

Baca Juga:

Profil Tim Liga 1 2021/2022: Arema FC

Profil Tim Liga 1 2021/2022: PSIS Semarang

Namun ketika Indonesia jatuh ke tangan Jepang, kegiatan persepak bolaan yang dinaungi organisasi dihentikan dan organisasinya dibredel. Dengan sendirinya, Persib mengalami masa vakum.

Pada masa revolusi fisik, setelah Indonesia merdeka, Persib kembali menunjukkan eksistensinya. Situasi dan kondisi saat itu memaksa Persib untuk tidak hanya eksis di Bandung. Melainkan tersebar di berbagai kota, sehingga ada Persib di Tasikmalaya, Persib di Sumedang, dan Persib di Yogyakarta. Pada masa itu, prajurit-prajurit Siliwangi hijrah ke ibu kota perjuangan Yogyakarta.

Pada tahun 1948 Persib kembali berdiri di Bandung di tengah rongrongan Belanda (NICA) yang kembali datang sekaligus ingin menghidupkan lagi VBBO meski dengan nama yang berbahasa Indonesia. Perjuangan itu rupanya berhasil, sehingga di Bandung hanya ada satu perkumpulan sepak bola yang dilandasi semangat nasionalisme, yakni Persib.

Pada periode 1953-1957 itulah Persib mengakhiri masa nomaden kantor sekretariat. Sejak saat itu, reputasi Persib sebagai salah satu jawara kompetisi perserikatan terus membesar. Persib kemudian menjadi juara perserikatan pada 1961 setelah mengalahkan PSM Ujung Pandang di final. Karena prestasinya itu, Persib ditunjuk mewakili PSSI di ajang kejuaraan sepakbola “Piala Aga Khan” di Pakistan pada 1962. Namun di tahun 1970-1985 Persib mengalami masa sulit dan miskin gelar. Puncaknya, pada Kompetisi Perserikatan 1978-1979, Persib terdegradasi ke Divisi I.

Persib Bandung
Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts. (Media Persib)

Revolusi pembinaan dilakukan. Dipersiapkanlah tim junior yang ditangani pelatih Marek Janota (Polandia). Kemudian, tim senior diarsiteki Risnandar Soendoro. Gabungan pemain junior dan senior ini membuahkan hasil karena Persib berhasil promosi ke Divisi Utama dengan materi pemain seperti Sobur (kiper), Giantoro, Kosasih B, Adeng Hudaya, Encas Tonif, dan lainnya.

Hasil polesan Marek ini lahirlah bintang-bintang Persib seperti Robby Darwis, Adeng Hudaya, Adjat Sudrajat, Suryamin, Dede Iskandar, Boyke Adam, Sobur, Sukowiyono, Iwan Sunarya. Hasil binaan Marek membawa Persib lolos ke final bertemu PSMS pada Kompetisi Perserikatan 1982-1983 dan 1984-1985. Dua kali Persib harus puas sebagai runner-up setelah kalah adu penalti.

Pada Kompetisi Perserikatan 1986, Persib yang ditangani pelatih Nandar Iskandar meraih juara setelah di final mengalahkan Perseman Manokwari 1-0 melalui gol tunggal Djadjang Nurdjaman, di Stadion Senayan. Persib kembali meraih gelar juara pada Kompetisi 1990 setelah mengalahkan Persebaya, 2-0, melalui gol bunuh diri Subangkit dan Dede Rosadi.

Pada kompetisi penutup Perserikatan 1993-1994 Persib meraih gelar juara setelah di final mengalahkan PSM, 2-0, melalui gol Yudi Guntara dan Sutiono Lamso. Persib pun berhak membawa pulang Piala Presiden untuk selamanya karena kompetisi berikutnya berubah nama menjadi Liga Indonesia, yang pesertanya dari tim-tim Galatama dan Perserikatan.

Pada tahun 1994/1995 Persib kembali mencatatkan namanya dalam sejarah kompetisi Liga Indonesia. Persib berhasil mencapai final dan menggengam trofi juara dengan menaklukkan Petrokimia Putra dihadapan lebih-kurang 80.000 penonton di partai final dengan skor 1-0 melalui gol Sutiono Lamso menit ke-76.

Ezra Walian
Ezra Walian. (Media Persib)

Pada tahun 2008 Persib yang awalnya merupakan perserikatan amatir akhirnya menjadi klub profesional setelah terbentuknya sebuah badan hukum bernama PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB) pada akhir Desember. Sejak saat itu, Persib tidak lagi mendapatkan kucuran dana pengelolaan dari pemerintah, melainkan dari pengelolaan usaha di bawah naungan PT PBB.

Persib baru bisa kembali mendapatkan gelar juara pada musim 2014. Di bawah kendali pelatih lokal, Djadjang Nurdjaman, Persib mengalahkan Persipura Jayapura melalui drama adu penalti babak final yang berlangsung di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang.

Di tahun 2015 situasi sepak bola dalam negeri suram akibat konflik Pemerintah dengan PSSI, Persib sempat membubarkan tim namun kemudian kembali berkumpul dan sanggup menjaga marwah sebagai tim elite Tanah Air. Maung Bandung tampil sebagai juara turnamen bergengsi Piala Presiden 2015. Pada babak final, tim asuhan Djadjang Nurdjaman mengalahkan Sriwijaya FC, 2-0.

Namun, kegemilangan pada ajang pengisi kekosongan liga itu tidak berlanjut pada turnamen selanjutnya, Piala Jenderal Sudirman. Langkah Persib terhenti hanya di babak fase grup karena cuma menang sekali dan menelan tiga kekalahan beruntun termasuk di Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016 yang hanya menempati peringkat lima.

Mimpi buruk terus berlanjut setelah Liga 1 2017 bergulir Persib hanya mampu berada di peringkat 13 dari 34 laga yang dilakoni. Bahkan di turnamen pramusim Piala Presiden 2018 kandas di fase grup usai mengalami satu kemenangan atas Sriwijaya FC dan dua kekalahan beruntun atas PSMS Medan dan PSM Makassar.

Marc Klok
Marc Klok. (Media Persib)

Di musim 2018, Persib kembali bangkit. Sempat menjadi juara di paruh musim, namun di akhir kompetisi Persib berada di peringkat keempat klasemen. Di musim 2019, manajemen Persib memutus kontrak pelatih Roberto Carlos Mario Gomez meski menyisakan satu musim. Ia digantikan Miljan Radovic yang sebelumnya dipercaya sebagai Direktur Teknik untuk menangani sistem permainan dan kurikulum pembinaan di tubuh Maung Bandung, mulai Akademi, Diklat hingga ke level senior atau profesional.

Namun, perjalanan Radovic tak berjalan mulus meski sempat mengantarkan Maung Bandung lolos ke perempat final Piala Indonesia. Persib terpuruk di babak penyisihan Piala Presiden yang sekaligus mengakhiri karier kepelatihannya bersama tim kebanggaan masyarakat Jawa Barat ini.

Sebagai gantinya, manajemen Persib merekrut Robert Rene Alberts dengan durasi dua musim. Namun, di putaran pertama, Persib hanya mampu berada di posisi ke-11 dengan nilai 15 hasil dari 3 kali menang, 6 kali imbang, dan 6 kali kalah.

Robert pun langsung melakukan perubahan terutama untuk para pemain asingnya. Sebelumnya Bojan Malisic, Rene Mihelic dan Arthur Gevorkyan diganti Omid azari, Nick Kuipers, dan Kevin van Kippersluis. Hasilnya Persib mengakhiri kompetisi dengan menempati posisi keenam dengan perolehan 51 poin.

Di musim 2020/2021, Persib yang masih ditangani Robert Rene Alberts tidak banyak melakukan perubahan. Beberapa pemain di Liga 1 2019 sebagian besar dipertahankan.

Persib Bandung Liga 1 Profil Tim Liga 1 Breaking News

Tengku Sufiyanto

I am a senior sports journalist specializing in football, with nearly 14 years of professional experience in the industry. Throughout my career, I have worked for several leading Indonesian media outlets, including Suara.com, Bola.com, and Indosport.com. I have covered major international sporting events, including the FIFA World Cup 2026, the FIFA U-17 World Cup 2023, the AFC Asian Cup 2023, and the Asian Games 2018. Two of my feature articles have been used as academic references in university research projects: "Exploring the Historical Connection Between PSIM Yogyakarta and the Yogyakarta Sultanate" and "How Persib Ended Dutch Football Hegemony in the City of Bandung."
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Timnas
Timnas Indonesia Bakal Diguyur Bonus Tambahan dari Prabowo Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Timnas Indonesia mendapat bonus tambahan dari Presiden Prabowo Subianto setelah menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Erick Thohir mengungkap bonus tersebut.
Rizqi Ariandi - Rabu, 07 Oktober 2026
Timnas Indonesia Bakal Diguyur Bonus Tambahan dari Prabowo Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Internasional
Ucapkan Salam Perpisahan, Lionel Messi: Saya Tahu Kapan Harus Pensiun
Lionel Messi resmi mengucapkan salam perpisahan setelah laga Argentina vs Benin. La Pulga mencetak gol dan menyumbang dua assist dalam kemenangan 3-0.
Johan Kristiandi - Rabu, 07 Oktober 2026
Ucapkan Salam Perpisahan, Lionel Messi: Saya Tahu Kapan Harus Pensiun
Internasional
Jumlah Gol dan Assist Lionel Messi di Timnas Argentina: Rekornya Sulit Dipecahkan
Berapa jumlah gol dan assist Lionel Messi di Timnas Argentina? La Pulga menutup karier internasional dengan 126 gol dan 68 assist dari 208 pertandingan.
Johan Kristiandi - Rabu, 07 Oktober 2026
Jumlah Gol dan Assist Lionel Messi di Timnas Argentina: Rekornya Sulit Dipecahkan
Liga Indonesia
Link Streaming Port FC vs Persib Bandung di ASEAN Club Championship, Gratis Youtube
Port FC vs Persib Bandung, ASEAN Club Championship Grup B, di Stadion Thammasat, Kamis (8/10), pukul 19.00 WIB, Live Youtube Rans Entertainment.
Rizqi Ariandi - Rabu, 07 Oktober 2026
Link Streaming Port FC vs Persib Bandung di ASEAN Club Championship, Gratis Youtube
Hasil akhir
Hasil Argentina vs Benin: Lionel Messi Cetak Gol dan Assist di Laga Perpisahan
Hasil Argentina vs Benin berakhir 3-0. Lionel Messi cetak satu gol dan dua assist dalam laga perpisahannya bersama Timnas Argentina. Simak selengkapnya!
Johan Kristiandi - Rabu, 07 Oktober 2026
Hasil Argentina vs Benin: Lionel Messi Cetak Gol dan Assist di Laga Perpisahan
Liga Indonesia
Persija Turun dengan Kekuatan Terbaik Lawan PSIM, Shin Tae-yong Bidik Nirbobol
Persija Jakarta akan tampil dengan kekuatan terbaik saat menghadapi PSIM Yogyakarta. Shin Tae-yong berharap Macan Kemayoran kembali mencatat nirbobol.
Rizqi Ariandi - Rabu, 07 Oktober 2026
Persija Turun dengan Kekuatan Terbaik Lawan PSIM, Shin Tae-yong Bidik Nirbobol
Lainnya
Menpora Erick Thohir Girang Tim Indonesia Lampaui Target di Asian Games 2026
Menpora Erick Thohir senang Tim Indonesia melampaui target Asian Games 2026 dengan 5 emas. Fokus berikutnya SEA Games 2027 dan Olimpiade 2028.
Rizqi Ariandi - Rabu, 07 Oktober 2026
Menpora Erick Thohir Girang Tim Indonesia Lampaui Target di Asian Games 2026
Internasional
Cristiano Ronaldo Buka Suara: Akar Masalah Bermula dari Pemanasan, tetapi Tidak Dimainkan
Cristiano Ronaldo buka suara soal konflik dengan Jorge Jesus di Timnas Portugal. CR7 mengungkap janji yang diingkari terkait pemanasan kontra Norwegia.
Johan Kristiandi - Rabu, 07 Oktober 2026
Cristiano Ronaldo Buka Suara: Akar Masalah Bermula dari Pemanasan, tetapi Tidak Dimainkan
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Amerika Serikat vs Kanada, Live di Sini!
Link streaming Amerika Serikat vs Kanada tersedia di sini. Simak cara nonton live, jadwal, susunan pemain, dan H2H kedua tim.
Johan Kristiandi - Rabu, 07 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Amerika Serikat vs Kanada, Live di Sini!
Hasil akhir
Hasil UEFA Nations League: Mikel Merino Pahlawan Spanyol, Inggris Menang Lagi
Hasil UEFA Nations League terbaru: Mikel Merino cetak brace saat Spanyol menang 2-1 atas Kroasia, sedangkan Inggris pesta 3-0 kontra Ceko.
Johan Kristiandi - Rabu, 07 Oktober 2026
Hasil UEFA Nations League: Mikel Merino Pahlawan Spanyol, Inggris Menang Lagi
Bagikan