Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Profil Thomas Doll: Pelatih Anyar Persija yang Akrab dengan Pemecatan

Puncak karier Thomas Doll sebagai pelatih terjadi saat menukangi klub Hungaria, Ferencvaros.
Rizqi AriandiRizqi Ariandi - Minggu, 24 April 2022
Profil Thomas Doll: Pelatih Anyar Persija yang Akrab dengan Pemecatan
Thomas Doll saat menukangi Hannover 96. (AFP)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Teka-teki mengenai siapa pelatih Persija Jakarta musim depan akhirnya terjawab. Tim asal Ibu Kota tersebut resmi mengontrak pelatih asal Jerman, Thomas Jens Uwe Doll, untuk tiga tahun ke depan.

Persija memberikan kontrak jangka panjang untuk Thomas Doll bukan tanpa maksud. Di Persija, Doll tidak hanya bertugas sebagai pelatih, tapi juga manajer.

Baca Juga:

Pelatih Baru Persija Thomas Doll Tak Sabar Segera ke Jakarta

Thomas Doll, Hasrat Bawa Persija ke Level Tertinggi

Fungsi dan tugas Thomas Doll hampir mirip dengan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia. Nantinya pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut tidak hanya membuat program untuk tim utama Persija, tapi juga tim U-21, U-19, sampai akademi Persija.

Sebelum ke Persija, nama Thomas Doll cukup diperhitungkan di Eropa, termasuk di negara asalnya, Jerman. Doll pernah menukangi beberapa tim elite Bundesliga, seperti Hamburger SV (2004-2007), Borussia Dortmund (2007-2008), dan Hannover 96 (Januari 2019-Juni 2019).

Profil dan Karier Thomas Doll sebagai Pelatih

Karier Thomas Doll sebagai pelatih dimulai saat menukangi Hamburger SV U-19 pada 2001. Dia lalu promosi ke tim utama Hamburger SV pada Oktober 2004.

Tiga musim di Hamburger SV, Thomas Doll memutuskan hengkang ke Borussia Dortmund pada Maret 2007. Namun, pada akhir musim 2007/2008 Doll dipecat oleh Dortmund karena hanya sanggup finis di posisi 13. Dortmund kemudian menunjuk Jurgen Klopp sebagai pengganti Thomas Doll.

Setelah dipecat Dortmund, Thomas Doll sempat menganggur sebelum melatih Genclerbirligi pada musim 2009/2010. Setelah itu, Doll menjadi pelatih klub Arab Saudi, Al Hilal, pada 22 Juli 2011 tapi dipecat pada Januari 2012.

Gagal di Al Hilal, Thomas Doll melanjutkan karier melatihnya ke klub Hungaria, Ferencvaros pada 19 Desember 2013. Bersama Ferencvaros, Doll akhirnya mencapai kesuksesan.

Selama 4,5 tahun menukangi Ferencvaros, Thomas Doll sukses meraih satu gelar Liga Hungaria pada 2016 dan tiga kali juara Piala Hungaria pada 2015, 2016, dan 2017.

Sukses bersama Ferencvaros membuat klub Bundesliga, Hannover 96 tertarik menggunakan jasa Doll pada Januari 2019. Sayangnya, di akhir musim, Hannover 96 harus terdegradasi.

Thomas Doll lalu melatih klub Siprus, APOEL Nicosia pada Agustus-Desember 2019. Namun, saat baru mengemban tugas di APOEL, dia gagal membawa klub tersebut lolos ke fase grup Liga Champions Eropa 2019/2022 setelah kalah oleh Ajax Asmterdam, 0-2, di babak play off.

Thomas Doll kemudian memilih berpisah dengan APOEL Nicoasia pada 9 Desember 2019 setelah mengantarkan klub tersebut ke babak 32 besar Liga Eropa 2019/2020. Doll sempat menganggur selama 2,5 tahun sebelum dipinang oleh Persija Jakarta pada tahun ini.

Profil Thomas Doll sebagai Pemain

Sementara itu, saat masih aktif sebagai pemain, Thomas Doll, pernah bermain untuk Hamburger SV, Lazio, hingga Eintrach Frankfurt. Doll memulai karier sepak bolanya saat bergabung dengan tim muda Hansa Rostock pada 1981.

Dua tahun kemudian, Thomas Doll promosi ke tim utama Hansa Rostock. Tiga musim bersama Rostock, Doll dipinang oleh klub Jerman lainnya, BFC Dynamo sebelum hengkang ke FC Berlin pada 1990.

Saat bergabung dengan FC Berlin, Thomas Doll langsung dipinjamkan ke Hamburger SV. Dia kemudan bergabung dengan Lazio pada musim 1991/1992.

Thomas Doll bermain untuk Lazio selama tiga musim, lalu dipinjamkan ke Frankfurt pada pertengahan 1994. Di akhir musim, Frankfurt menebusnya dari Lazio dengan biaya transfer sebesar Rp30,42 miliar.

Frankfurt kemudian melepas Thomas Doll ke Bari pada 1996. Doll berseragam Bari sampai akhir musim 1998 lalu kembali ke Hamburger SV dan mengakhiri kariernya sebagai pesepak bola profesional pada 2001.

Profil Thomas Doll:

Nama: Thomas Jens Uwe Doll

Tempat, Tanggal Lahir: Malchin, Jerman, 9 April 1956

Jabatan saat ini: Manajer/pelatih Persija Jakarta

Posisi saat bermain: gelandang serang

Karier junior:

Hansa Rostock Youth (1981)

Hansa Rostock U-17 (1982)

Hansa Rostock U-19 (1983)

Karier pemain:

Hansa Rostock (1983-1986)

BFC Dynamo (1986-1990)

Hamburger SV (1990-1991)

Lazio (1991-1994)

Eintrach Frankfurt (1994-1996)

Bari (1996-1998)

Hamburger SV (1998-2001)

Karier pelatih:

Hamburger SV U-19 (2001-2002)

Hamburger SV II (2002-2004)

Hanburger SV (2004-2007)

Borussia Dortmund (2007-2008)

Genclerbirligi (2009-2010)

Al Hilal (2010-2011)

Ferencvaros (2013-2018)

Hannover 96 (2019)

APOEL Nicoasia (2019)

Persija Jakarta (2022-sekarang)

Prestasi:

Juara Piala Intertoto (2005)

Juara Liga Hungaria (2016)

Juara Piala Hungaria (2015,2016,2017)

Persija jakarta Thomas Doll Liga 1 Breaking News Lazio Borussia Dotmund Timnas Jerman

Rizqi Ariandi

Menjadi jurnalis sejak 2016. Berpengalaman di desk sepak bola nasional. Pernah meliput Asian Games 2018, Piala AFF, SEA Games 2023, Piala Dunia U-17 2023, Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan Piala Asia Futsal 2026
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Jadwal
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Cara menonton Prancis vs Spanyol secara gratis pada semifinal Piala Dunia 2026. Simak jadwal live TVRI, jam tayang, link live streaming, preview pertandingan, dan analisis kekuatan kedua tim.
Johan Kristiandi - Rabu, 15 Juli 2026
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Piala Dunia
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
John Terry membandingkan Jude Bellingham dengan salah satu pemain terbaik sepanjang masa, Zinedine Zidane.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Bagikan