Profil Grup A Euro 2024: Jerman Favorit Lolos ke Fase Gugur

Arief HadiArief Hadi - Selasa, 28 Mei 2024
Profil Grup A Euro 2024: Jerman Favorit Lolos ke Fase Gugur
Timnas Jerman (Foto: X)

BolaSkor.com - Musim 2023-2024 telah berakhir di liga-liga top Eropa dan seyogyanya fans juga beristirahat menanti musim baru, tetapi, sepak bola faktanya tidak pernah 'berhenti' bergulir. Masih ada bursa transfer musim panas 2024.

Selain itu pada tahun ini juga berbeda dengan adanya perhelatan Euro 2024 dan Copa America 2024. Euro 2024 akan dihelat di Jerman dari 15 Juni hingga 15 Juli mendatang.

Jerman untuk kali pertama jadi tuan rumah sejak unifikasi (Jerman Barat dan Timur), setelah terakhir terjadi pada 1988 di Jerman Barat. Pada edisi kali ini, dengan status tuan rumah, Die Mannschaft - julukan Jerman - menjadi salah satu unggulan juara.

Baca Juga:

Daftar Skuad Sementara Timnas Spanyol untuk Euro 2024: Diwarnai Pemain Muda

5 Pemain yang Berpotensi Pensiun Pasca Euro 2024

Olivier Giroud Pensiun dari Timnas Prancis Usai Euro 2024

Jerman berada di grup A bersama Skotlandia, Hungaria, dan Swiss. Tim arahan Julian Nagelsmann menjadi tim favorit lolos ke fase gugur dan satu tiket lainnya direbutkan tiga tim. Berikut profil grup A Euro 2024:

1. Jerman

Tiga kali juara Piala Eropa tetapi terakhir kali memenanginya pada 1996. Dalam beberapa turnamen internasional terakhir, Jerman tampil mengecewakan khususnya di Piala Dunia 2018. Bahkan di Euro 2020 perjalanan Jerman terhenti di 16 besar.

Di bawah arahan Nagelsmann, Jerman berubah menjadi salah satu kandidat favorit juara. Skuad Jerman memiliki keseimbangan pemain berpengalaman, muda bertalenta di tiap lininya.

Keseriusan Jerman menatap Euro 2024 terlihat dengan dipanggilnya kembali Toni Kroos, pengatur serangan Real Madrid. Kroos dapat memberikan keseimbangan di lini tengah dan menjadi pemberi suplai bola akurat ke lini depan.

Opsi juga dimiliki Nagelsmann di lini depan untuk memainkan Kai Havertz atau Niclas Fullkrug sebagai ujung tombak, dengan gaya bermain berbeda.

Keduanya dapat menjadi target man: Havertz menjalani musim yang bagus dengan Arsenal, sementara Fullkrug bermain di final Liga Champions melawan Real Madrid.

Untuk lini belakang, Jerman memiliki pemain berpengalaman seperti Antonio Rudiger sebagai pengganti Mats Hummels yang tidak dibawa Nagelsmann. Manuel Neuer juga menjadi kiper andalan.

Pelatih: Julian Nagelsmann

Pemain Kunci: Toni Kroos, Kai Havertz, Jamal Musiala, Ilkay Gundogan, Joshua Kimmich, Antonio Rudiger, Manuer Neuer

Kapten: Ilkay Gundogan

Skuad (Awal) Timnas Jerman

Kiper: Oliver Baumann (Hoffenheim), Alex Nubel (Stuttgart), Manuel Neuer (Bayern Munchen), Marc-Andre ter Stegen (Barcelona)

Bek: Waldemar Anton (Stuttgart), Benjamin Henrichs (RB Leipzig), Joshua Kimmich (Bayern Munchen), Robin Koch (Eintracht Frankfurt), Maximilian Mittelstaedt (Stuttgart), David Raum (RB Leipzig), Antonio Rudiger (Real Madrid), Nico Schlotterbeck (Borussia Dortmund), Jonathan Tah (Bayer Leverkusen)

Gelandang: Robert Andrich (Bayer Leverkusen), Chris Fuehrich (Stuttgart), Pascal Gross (Brighton and Hove Albion), Ilkay Gundogan (Barcelona), Toni Kroos (Real Madrid), Jamal Musiala (Bayern Munchen), Aleksandar Pavlovic (Bayern Munchen), Leroy Sane (Bayern Munchen), Florian Wirtz (Bayer Leverkusen)

Striker: Maximilian Beier (Hoffenheim), Niclas Fullkrug (Borussia Dortmund), Kai Havertz (Arsenal), Thomas Mueller (Bayern Munich), Deniz Undav (Stuttgart)

2. Skotlandia

Berpatisipasi di Euro untuk kali pertama pada 1992 kemudian berlanjut pada 1996 dan 2020. Dari partisipasi mereka itu ada satu kesamaan: tidak lolos fase grup.

Singkat kata, Skotlandia berpatisipasi di turnamen besar namun sekedar numpang lewat. Stigma itu akan coba diubah Steve Clarke di Euro 2024, sebab mereka memiliki kekuatan di lini tengah.

Scott McTominay, John McGinn, hingga Billy Gilmour jadi andalan Skotlandia di lini tengah. McTominay dan McGinn memiliki kemampuan mencetak gol, sedangkan Gilmour sebagai pengatur serangan.

Kapten tim, Andy Robertson, juga menghadirkan ancaman di sisi kiri permainan. Kendati berposisi sebagai full-back, Robertson bek yang aktif membantu serangan dan punya umpan silang berbahaya.

Positifnya, meski tak punya rekor bagus lolos fase grup, Skotlandia dapat merebutkan satu tiket ke fase gugur melawan Swiss dan Hungaria.

Pelatih: Steve Clarke

Pemain Kunci: Andy Robertson, Scott McTominay, John McGinn, Che Adams

Kapten: Andy Robertson

Skuad (Awal) Timnas Skotlandia

Kiper: Zander Clark (Hearts), Craig Gordon (Hearts), Angus Gunn (Norwich), Liam Kelly (Motherwell)

Bek: Liam Cooper (Leeds United), Grant Hanley (Norwich), Jack Hendry (Al-Ettifaq), Ross McCrorie (Bristol City), Scott McKenna (Copenhagen), Ryan Porteous (Watford), Anthony Ralston (Celtic), Andy Robertson (Liverpool), John Souttar (Rangers), Greg Taylor (Celtic), Kieran Tierney (Real Sociedad)

Gelandang: Stuart Armstrong (Southampton), Ryan Christie (Bournemouth), Billy Gilmour (Brighton), Ryan Jack (Rangers), Kenny McLean (Norwich), John McGinn (Aston Villa), Callum McGregor (Celtic), Scott McTominay (Manchester United)

Striker: Che Adams (Southampton), Ben Doak (Liverpool), Lyndon Dykes (Queens Park Rangers), James Forrest (Celtic), Lawrence Shankland (Hearts)

3. Swiss

Euro 2020 jadi pencapaian terbaik timnas Swiss di lima Euro yang telah diikuti. Pada 1996 mereka berakhir di fase grup, begitu juga pada 2004 dan 2008. Peningkatan terjadi mulai dari 2016 kala mereka lolos ke-16 besar.

Murat Yakin dibuat 'pusing' dengan pilihan yang tersedia di dalam timnya. Pasalnya, pemain-pemain Swiss tersebar di liga top Eropa dari pemuda berbakat hingga pemain senior berpengalaman.

Yakin bahkan masih menyertakan nama senior seperti Granit Xhaka, Xherdan Shaqiri, Yann Sommer, dan Ricardo Rodriguez. Swiss dapat kembali menjadi tim kuda hitam turnamen.

Dalam kurun waktu dua Euro terakhir, perkembangan itu terlihat jelas dan Swiss tidak lagi dapat dipandang sebagai tim 'penghibur' di turnamen besar. Terlebih, banyak pemain berpengalaman di dalam timnas Swiss.

Pelatih: Murat Yakin

Pemain Kunci: Granit Xhaka, Xherdan Shaqiri, Yann Sommer, Ricardo Rodriguez, Noah Okafor, Breel Embolo

Kapten: Granit Xhaka

Skuad (Awal) Timnas Swiss

Kiper: Marvin Keller (Winterthur), Gregor Kobel (Borussia Dortmund), ascal Loretz (Luzern), Yvon Mvogo (Lorient), Yann Sommer (Inter Milan)

Bek: Manuel Akanji (Manchester City), Aurele Amenda (Young Boys), Nico Elvedi (Borussia Monchengladbach), Ulisses Garcia (Marseille), Albian Hajdari (Lugano), Kevin Mbabu (Augsburg), Bryan Okoh (Salzburg), Becir Omeragic (Montpellier), Ricardo Rodriguez (Torino), Fabian Schar (Newcastle United), Leonidas Stergiou (VfB Stuttgart), Silvan Widmer (Mainz 05), Cedric Zesiger (VfL Wolfsburg)

Gelandang: Michel Aebischer (Bologna), Uran Bislimi (Lugano), Remo Freuler (Bologna), Ardon Jashari (Luzern), Fabian Rieder (Rennes), Xherdan Shaqiri (Chicago Fire FC), Vincent Sierro (Toulouse), Filip Ugrinic (Young Boys), Granit Xhaka (Bayer Leverkusen), Denis Zakaria (Monaco)

Penyerang: Zeki Amdouni (Burnley), Kwadwo Duah (Ludogorets Razgrad), Breel Embolo (Monaco), Joel Monteiro (Young Boys), Dan Ndoye (Bologna), Noah Okafor (Milan), Renato Steffen (Lugano), Ruben Vargas (Augsburg), Andi Zeqiri (Genk), Steven Zuber (AEK)

4. Hungaria

Era kejayaan Magnificent Magyars sudah lama berlalu. Sejarah itu tidak akan terulang lagi. Kendati demikian, skuad Hungaria saat ini memiliki potensi untuk tampil mengejutkan di Euro 2024.

Pada 1964 dan 1972 Hungaria menjadi kejutan dengan menempati urutan tiga dan empat klasemen. Tetapi setelahnya dari 1976 hingga 2012, Hungaria tak pernah lolos Kualifikasi Euro.

Pada 2016 Hungaria bermain di Euro dan tampil menjadi kejutan dengan lolos ke-16 besar, namun pada 2020 gagal keluar dari fase grup.

Di bawah arahan Marco Rossi, Hungaria memiliki pertahanan yang kuat dan menjadi salah satu kekuatan jelang Euro 2024. Dalam skuad, Hungaria memiliki pemain berbakat dan menjadi andalan, yakni Dominik Szoboszlai.

Gelandang Liverpool memiliki 12 gol dari 40 caps dan baru berusia 23 tahun, plus ia kapten tim. Bersama Roland Sallai dan Willi Orban, Szoboszlai menjadi pemain andalan Hungaria.

Pelatih: Marco Rossi

Pemain Kunci: Dominik Szoboszlai, Roland Sallai, Adam Nagy, Willi Orban

Kapten: Dominik Szoboszlai

Skuad Timnas Hungaria

Kiper: Peter Gulacsi (Leipzig), Denes Dibusz (Ferencvaros), Peter Szappanos (Paksi).

Bek: Botond Balogh (Parma), Endre Botka (Ferenvaros), Marton Dardai (Hertha BSC), Attila Fiola (Fehervar), Milos Kerkez (Bournemouth), Adam Lang (Omonia), Zsolt Nagy (Puskas Akademia), Willi Orban (Leipzig), Loic Nego (Le Havre), Attila Szalai (Freiburg).

Gelandang: Bendeguz Bolla (Servette), Daniel Gazdag (Philadelphia Union), Krisztofer Horvath (Kecskemet), Laszlo Kleinheisler (Hajduk Split), Mihaly Kata (MTK Budapest), Adam Nagy (Spezia), Andras Schafer (Union Berlin), Callum Styles (Sunderland), Dominik Szoboszlai (Liverpool).

Penyerang: Martin Adam (Ulsan), Kevin Csoboth (Ujpest), Roland Sallai (Freiburg), Barnabas Varga (Ferencvaros).

Euro 2024 Piala Eropa 2024 Timnas Jerman Timnas hungaria Timnas Swiss Timnas skotlandia Sosok Profil Tim Piala Eropa Profil Tim Euro 2024
Ditulis Oleh

Arief Hadi

Posts

12.550

Berita Terkait

Piala Eropa
Cara Menentukan Posisi Peringkat Klasemen Euro 2024 jika Jumlah Poin Sama
Bagaimana cara menentukan posisi peringkat klasemen di Euro 2024 jika ada tim dengan jumlah tim sama?
Johan Kristiandi - Senin, 24 Juni 2024
Cara Menentukan Posisi Peringkat Klasemen Euro 2024 jika Jumlah Poin Sama
Piala Eropa
Butuh Satu Poin, Italia Hanya Bidik Kemenangan atas Kroasia
Untuk ke 16 besar Italia hanya butuh satu poin saat menghadapi Kroasia.
Yusuf Abdillah - Senin, 24 Juni 2024
Butuh Satu Poin, Italia Hanya Bidik Kemenangan atas Kroasia
Piala Eropa
Harry Kane Balas Kritik dari Para Mantan Pemain
Para mantan pemain yang menjadi pandit juga bagian dari perjalanan panjang kegagalan timnas Inggris.
Yusuf Abdillah - Senin, 24 Juni 2024
Harry Kane Balas Kritik dari Para Mantan Pemain
Piala Eropa
Fakta-fakta Menarik Jelang Duel Albania Vs Spanyol
Berikut fakta-fakta menarik menjelang duel Albania melawan Spanyol.
Yusuf Abdillah - Senin, 24 Juni 2024
Fakta-fakta Menarik Jelang Duel Albania Vs Spanyol
Piala Eropa
Buntut Insiden Swafoto Ronaldo, UEFA Tingkatkan Keamanan Euro 2024
Penonton yang masuk ke lapangan akan hadapi tuntutan kriminal.
Yusuf Abdillah - Senin, 24 Juni 2024
Buntut Insiden Swafoto Ronaldo, UEFA Tingkatkan Keamanan Euro 2024
Piala Eropa
Harry Kane: Rekam Jejak Southgate yang Berbicara
Harry Kane membela Gareth Southgate.
Yusuf Abdillah - Senin, 24 Juni 2024
Harry Kane: Rekam Jejak Southgate yang Berbicara
Piala Eropa
Fakta-fakta Menarik Jelang Laga Kroasia Vs Italia
Bagi Kroasia, tidak ada pilihan selain menang atas Italia.
Yusuf Abdillah - Senin, 24 Juni 2024
Fakta-fakta Menarik Jelang Laga Kroasia Vs Italia
Piala Eropa
Kroasia Vs Italia: Gli Azzurri Janji Bangkit Usai Dibungkam Spanyol
Timnas Italia akan bangkit ketika menghadapi Kroasia setelah ditekuk Spanyol pada babak grup Euro 2024.
Johan Kristiandi - Senin, 24 Juni 2024
Kroasia Vs Italia: Gli Azzurri Janji Bangkit Usai Dibungkam Spanyol
Piala Eropa
Swiss Vs Jerman: Julian Nagelsmann Klaim Der Panzer Layak Dapat Satu Poin
Julian Nagelsmann menilai timnas Jerman layak tidak kalah ketika menghadapi Swiss pada laga terakhir Grup A Euro 2024.
Johan Kristiandi - Senin, 24 Juni 2024
Swiss Vs Jerman: Julian Nagelsmann Klaim Der Panzer Layak Dapat Satu Poin
Jadwal
Jadwal Siaran Langsung Euro 2024 Malam Ini: Penentuan Nasib Italia, Kroasia, dan Albania
Albania Vs Spanyol akan disiarkan secara langsung oleh MNCTV dan Vision+ dan Kroasia melawan Italia akan disiarkan oleh RCTI dan Vision+.
Johan Kristiandi - Senin, 24 Juni 2024
Jadwal Siaran Langsung Euro 2024 Malam Ini: Penentuan Nasib Italia, Kroasia, dan Albania
Bagikan