Presiden Lazio: Sepak Bola Bukan Egoisme Para Suporter

BolaSkorBolaSkor - Sabtu, 25 Januari 2014
Presiden Lazio: Sepak Bola Bukan Egoisme Para Suporter
Presiden Lazio: Sepak Bola Bukan Egoisme Para Suporter
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:
Roma - Menjelang laga big match Serie A antara Lazio kontra Juventus dinihari nanti menimbulkan berbagai isu-isu panas seputar laga tersebut. Aroma permusuhan yang menyeruak antara Lazio dan AS Roma justru menjadi isu utama yang sedang beredar saat ini. Tifosi Lazio menginginkan timnya kalah agar Juve mampu menjauh dari kejaran rival sekotanya tersebut. Juventus yang menjadi pimpinan klasemen sementara Serie A memang sedang bersaing dengan AS Roma yang berada setingkat dibawahnya. Awal musim lalu Roma yang meraih 10 kemenangan beruntun sempat menduduki tahta Serie A sebelum dikudeta Juventus lantaran permainan anak asuh Rudi Garcia menurun di pertengahan musim. Juve yang tampil konsisten mampu memangkas jarak dari Roma, bahkan saat ini Bianconerri unggul 8 poin dari saingan terdekatnya. Keberhasilan AS Roma tentu menjadi hal yang tidak disukai oleh para tifosi Lazio, rivalitas kedua tim memang sudah sejak lama menjadi isu utama di Serie A. Kabar yang beredar para tifosi Lazio lebih rela membiarkan tim kesayangannya kalah agar AS Roma tak lagi mampu mengejar perolehan poin Juventus. Memang terdengar aneh dan penuh muslihat, namun Claudio Lotito sang Presiden Lazio mengatakan dengan tegas bahwa sepakbola tidak boleh dicampuri dengan urusan kebencian, kekerasan, atau egoisme para suporter. "Juventus atau AS Roma yang akan Scudetto? Saya tidak bisa memprediksinya. Saya hanya bisa berharap mereka dapat meraih hasil yang maksimal dari setiap pertandingan yang dijalani. Tifosi Lazio meminta Kami untuk kalah dari Juventus malam ini dan untuk merugikan AS Roma. Orang-orang perlu memahami bahwa sepakbola adalah suatu hal yang menyenangkan. Bukan berdasarkan atas kebencian atau untuk melakukan sebuah kekerasan." Lotito juga mengatakan jika persepakbolaan Italia harus berkaca pada iklim sepakbola di Inggris yang lebih mengutamakan profesionalitas dan sportifitas. Menurutnya sepakbola di Inggris bersih dari segala campur tangan pihak-pihak yang tak memiliki kepentingan. "Anda harus mencoba pergi ke stadion yang ada di Inggris. Di sana, pada akhirnya siapa yang menjadi pemenang dan pecundang tetap merasakan atmosfer yang positif, apapun hasil yang didapat. Jika Kami bisa memenangkan laga atas Juventus? Ya, Saya bertekad bahwa Kami harus bisa melakukannya."
Inggris Sportifitas Klasemen Serie a Profesionalitas Rivalitas Lazio Juventus Rival AS Roma
Ditulis Oleh

BolaSkor

Admin Bolaskor.com
Posts

11.379

Berita Terkait

Italia
Tinggalkan Juventus, Dusan Vlahovic Bisa Direkrut Gratis Klub-klub Peminat
Dusan Vlahovic dipastikan meninggalkan Juventus gratis akhir Juni 2026 setelah negosiasi gaji buntu. Chelsea era Xabi Alonso dikabarkan siap menampung.
Arief Hadi - Kamis, 04 Juni 2026
Tinggalkan Juventus, Dusan Vlahovic Bisa Direkrut Gratis Klub-klub Peminat
Piala Dunia
4 Pelatih Pecatan Chelsea Bakal Adu Taktik di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 2026 diramaikan oleh para pelatih yang pernah membesut tim yang sama, yakni Chelsea. Siapa saja mereka?
Rizqi Ariandi - Kamis, 04 Juni 2026
4 Pelatih Pecatan Chelsea Bakal Adu Taktik di Piala Dunia 2026
Piala Dunia
John Herdman Prediksi Kanada Lolos Fase Gugur Piala Dunia 2026, Bagaimana Inggris?
John Herdman memprediksi Kanada akan lolos ke babak knock out setelah gagal total di Piala Dunia 2022.
Rizqi Ariandi - Rabu, 03 Juni 2026
John Herdman Prediksi Kanada Lolos Fase Gugur Piala Dunia 2026, Bagaimana Inggris?
Piala Dunia
100 Persen, Timnas Inggris Diyakini Bisa Memenangi Piala Dunia 2026
Gelandang Timnas Inggris, Kobbie Mainoo, menegaskan seluruh pemain dan staf 100 persen yakin bisa memenangi trofi Piala Dunia 2026 di bawah Thomas Tuchel.
Arief Hadi - Rabu, 03 Juni 2026
100 Persen, Timnas Inggris Diyakini Bisa Memenangi Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Daftar Nomor Punggung Skuad Inggris di Piala Dunia 2026
Timnas Inggris merilis daftar nomor punggung skuadnya untuk Piala Dunia 2026. The Three Lions berkekuatan 26 pemain dan dipimpin Harry Kane.
Rizqi Ariandi - Rabu, 03 Juni 2026
Daftar Nomor Punggung Skuad Inggris di Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Thomas Tuchel Beberkan 'Musuh' Timnas Inggris di Piala Dunia 2026
Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, menyebut cuaca panas di Piala Dunia 2026 sebagai tantangan berat. Namun, ia enggan menjadikannya alasan jika tim gagal.
Arief Hadi - Selasa, 02 Juni 2026
Thomas Tuchel Beberkan 'Musuh' Timnas Inggris di Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Bukayo Saka Ungkap Cara Inggris Hadapi Tekanan Besar di Piala Dunia 2026
Bukayo Saka blak-blakan soal tekanan hingga ekspektasi terhadap Timnas Inggris di Piala Dunia 2026. Mampukah generasi Saka membawa Inggris kembali juara?
Rizqi Ariandi - Senin, 01 Juni 2026
Bukayo Saka Ungkap Cara Inggris Hadapi Tekanan Besar di Piala Dunia 2026
Italia
Kevin De Bruyne Blak-blakan Mengaku Senang Antonio Conte Tinggalkan Napoli
Kevin De Bruyne buka suara soal kepergian Antonio Conte. Mantan pemain Manchester City itu mengaku merasa senang setelah Conte memutuskan meninggalkan klub.
Yusuf Abdillah - Senin, 01 Juni 2026
Kevin De Bruyne Blak-blakan Mengaku Senang Antonio Conte Tinggalkan Napoli
Italia
Juventus Tertarik Rekrut Striker yang Dahulu Gagal Lolos Tes Medis di AC Milan
Juventus dikabarkan menjadikan Jean-Philippe Mateta sebagai target utama untuk menggantikan Dusan Vlahovic. Striker Crystal Palace itu sebelumnya sempat gagal bergabung dengan AC Milan karena masalah dalam proses transfer.
Johan Kristiandi - Sabtu, 30 Mei 2026
Juventus Tertarik Rekrut Striker yang Dahulu Gagal Lolos Tes Medis di AC Milan
Italia
Oliver Glasner Jadi Kandidat Kuat Pelatih Baru AC Milan
AC Milan dikabarkan menjadikan Oliver Glasner sebagai kandidat kuat pelatih baru. Simak profil, prestasi, dan alasan Rossoneri tertarik merekrut mantan pelatih Crystal Palace tersebut.
Johan Kristiandi - Sabtu, 30 Mei 2026
Oliver Glasner Jadi Kandidat Kuat Pelatih Baru AC Milan
Bagikan