Premier League Dinodai Banyak Aksi Diving, Legenda Liverpool Justru Salahkan Wasit
BolaSkor.com - Citra Premier League sebagai salah satu kompetisi paling ketat di Eropa tercoreng dengan aksi diving sejumlah pemain demi mencari hadiah penalti. Kemunculan 'aktor-aktor' tersebut tentu menodai sportivitas sepak bola itu sendiri.
Penggunaan Video Assistant Referee (VAR) awalnya diharapkan bisa membantu wasit mengurangi aksi diving di kotak penalti. Namun nyatanya, teknologi ini tak menyelesaikan masalah.
Aksi diving tetap marak terjadi. Beberapa pemain bahkan sepert berlomba menunjukkan akting terbaiknya.
Baca Juga:
5 Veteran Sepak bola yang Tampil Apik di Rimba Persaingan Premier League
Bukan Menang Beruntung, Mikel Arteta Buka Resep Kalahkan Manchester United
Teranyar Ditekuk Arsenal, Solskjaer Ungkap Alasan Manchester United Belum Menang di Kandang
Satu insiden yang mengundang kontroversi tentu aksi Mohamed Salah pada laga kontra West Ham United, akhir pekan lalu. Gelandang berkebangsaan Mesir itu dituding melakukan diving demi mendapatkan penalti.
Perilaku para pemain untuk menghalalkan segala cara demi mendapat penalti tentu menuai kecaman. Namun hal itu tak membuat mereka kapok.
Namun sebuah pandangan menarik terkait permasalahan ini coba disampaikan mantan gelandang Liverpool, Danny Murphy. Ia justru menuding kurangnya ketegasan wasit sebagai alasan menjamurnya aksi diving.
“Callum Wilson, Harry Kane, Mohamed Salah, mereka semua melakukannya (diving). Ini adalah sesuatu hal yang dilakukan oleh begitu banyak penyerang memanfaatkan kimerja wasit dan aturan yang tidak efisien untuk mendapatkan penalti," kata Murphy kepada talkSport.
“Mereka semua melakukannya, mereka semua curang, mereka semua memanipulasi wasit. Dan itu tidak akan berhenti, karena anda tidak akan mendapatkan penalti jika anda tidak jatuh!"
"Sebenarnya, satu-satunya cara untuk menghentikannya adalah jika para bek berhenti melakukan tekel bodoh. Anda tidak boleh menerima tekel di dalam kotak penalti," tambahnya.
Murphy menilai para wasit harus lebih jeli lagi dalam menilai sebuah benturan di kotak terlarang. Pemanfaatan teknologi secara maksimal menjadi salah satu caranya.
Selain itu, Murphy juga menilai harus ada regulasi baru yang mengatur perilaku pemain di kotak terlarang. Dibutuhkan sebuah formula yang tepat untuk menimbulkan efek jera untuk mereka yang hobi melakukan diving.
"Mengapa wasit tidak bisa memiliki kecerdasan dan akal sehat untuk melihatnya? Mereka dapat melihat bahwa ada pemain yang terlalu berlebihan saat menjatuhkan diri ke tanah dan jangan berikan penalti!" pungkasnya.
6.514
Berita Terkait
Merasa Seimbang dengan An Se-young, Putri KW Termotivasi Raih Peringkat 1 Dunia
PBSI Rombak Skuad SEA Games 2025 demi Penuhi Target Menpora, Berikut Daftar 20 Wakil Indonesia di Cabor Bulutangkis
Link Streaming Barcelona vs Deportivo Alaves, Sabtu 29 November 2025
Prediksi dan Statistik Barcelona vs Deportivo Alaves: Waktunya Move On
Prediksi dan Statistik Manchester City vs Leeds United: The Citizens Cari Pelampiasan
Hasil Super League 2025/2026: Persija Persembahkan Kemenangan di HUT ke-97
Disaksikan Lebih dari 56 Ribu Penonton, Laga Persija vs PSIM Pecahkan Rekor Super League Musim Ini
7 Fakta dan Statistik Menarik Chelsea vs Arsenal: The Gunners Sulit Dikalahkan
Massimiliano Allegri Bocorkan Rencana AC Milan pada Bursa Transfer Januari
5 Pelatih yang Masuk Bursa Kandidat Pengganti Arne Slot di Liverpool