Premier League
Premier League Akan Uji Coba Peraturan Biaya Skuad
BolaSkor.com - Klub-klub Premier League telah sepakat untuk menguji coba sistem keuangan alternatif bersama dengan Aturan Profitabilitas dan Keberlanjutan (PSR) pada musim 2024-25 dengan dasar yang tidak mengikat.
Keputusan untuk menguji Squad Cost Rules (SCR) atau Peraturan Biaya Skuad dan Top to Bottom Anchoring Rules (TBA) diambil dalam Rapat Umum Tahunan Premier League, di mana mereka juga memilih untuk mempertahankan Video Assistant Referees (VAR).
SCR, yang berfungsi seperti batasan pengeluaran, dimaksudkan untuk mengatur pengeluaran klub di lapangan hingga 85 persen dari pendapatannya dan laba/rugi bersih dari penjualan pemain sementara TBA sedang diuji coba untuk "melindungi keseimbangan kompetitif" liga.
Baca Juga:
Klub-klub Premier League Pilih Pertahankan VAR
Manchester City Harus Disingkirkan dari Premier League
Merapat ke Crystal Palace, Daichi Kamada Jadi Pemain Jepang Ke-14 dalam Sejarah Premier League
“Ini akan memungkinkan Liga dan klub-klub untuk mengevaluasi sistem secara penuh, termasuk pengoperasian peraturan keuangan baru UEFA yang setara, dan menyelesaikan konsultasi dengan semua pemangku kepentingan terkait,” kata Premier League.
"Sistem keseluruhan bertujuan untuk meningkatkan dan menjaga keberlanjutan keuangan klub dan keseimbangan kompetitif Premier League. Dan mendukung daya saing klub di kompetisi klub UEFA."
Pada bulan April, klub-klub Premier League pada prinsipnya telah sepakat untuk memperkenalkan aturan rasio biaya skuad untuk menggantikan PSR. Namun pihak liga menyatakan PSR akan tetap bertahan pada musim depan.
Menurut pedoman Premier League, klub berisiko melanggar PSR jika mereka mengalami kerugian lebih dari 105 juta pound selama tiga musim, yang berjumlah 35 juta pound per tahun.
“TBA adalah jangkar tingkat Liga yang terkait dengan biaya sepak bola, berdasarkan beberapa perkiraan distribusi terpusat terendah untuk musim itu,” tambah liga.
"Ini dirancang sebagai tindakan pencegahan untuk melindungi keseimbangan kompetitif Premier League. Perlindungan ini dimaksudkan untuk tidak berdampak kecuali terjadi perbedaan pendapatan klub yang signifikan."
Yusuf Abdillah
9.924
Berita Terkait
Beckham Putra Bawa Persib Unggul atas Persija di Babak Pertama
Dipecat Manchester United, Ruben Amorim Kembali ke Portugal dan Jadi Pengangguran Banyak Duit
Final Piala Super Spanyol: Rekor Duel Barcelona vs Real Madrid
Jadwal Live Streaming Barcelona vs Real Madrid, Senin 12 Januari 2026
5 Fakta Menarik Manchester United vs Brighton: Setan Merah Sering Bikin The Seagulls Merana
Link Streaming Persib Bandung vs Persija Jakarta di Super League 2025/2026 11 Januari 2026, Live Sebentar Lagi
Superkomputer Prediksi Hasil Inter Milan vs Napoli: Kemenangan Nerazzurri Lebih dari 50 Persen
Jadwal Siaran Langsung Persib Bandung vs Persija Jakarta di Super League 2025/2026, 11 Januari 2026
Ditahan Imbang Bekasi City, Garudayaksa FC Siap Bangkit dari Panceklik Kemenangan dengan Pemain Baru
Prediksi Hasil Fiorentina vs AC Milan Versi Superkomputer: Persentase Rossoneri Kurang Meyakinkan