Pratama Arhan Tambah Latihan Pribadi demi Bersaing di J League
BolaSkor.com - Pemain Tokyo Verdy, Pratama Arhan, mengatakan bahwa kompetisi sepak bola Jepang, J League sangat ketat. Baik itu J1 League dan J2 League.
"Menurut saya J2 League di atas Indonesia, jauh lebih baik. Detail dan tertata. Apalagi J1 League, itu kualitas sangat-sangat bagus. Tempo tinggi dan permainan cepat," kata Pratama Arhan, dalam wawancara via Zoom Meeting bersama rekan-rekan media Indonesia dan Jepang, Rabu (9/11).
Pratama Arhan yang bermain di J2 League bersama Tokyo Verdy, terus meingkatkan kemampuannya demi persaingan. Ia pun rela menambah porsi latihan sendiri.
Baca Juga:
Pratama Arhan Main di Posisi Bek Kiri atau Penyerang Sayap It's Ok
Bakal Bersaing dengan Shayne Pattynama, Tak Buat Nyali Pratama Arhan Menciut
"Saya harus memperbaiki semua hal, berpikir lebih cepat lagi. Bisa menjalani instruksi pelatih dengan tempo cepat," ungkap pemain berusia 20 tahun tersebut.
"Saya sering latihan tambahan sendiri, passing, shooting, hingga latihan tendangan bebas," tambah Pratama Arhan yang berasal dari Blora, Jawa Tengah.
Pratama Arhan sudah satu tahun membela Tokyo Verdy. Ia diikat kontrak selama dua tahun. Sejauh ini, pemain berusia 20 tahun tersebut baru menjalani caps selama 45 menit bersama Tokyo Verdy.
Tengku Sufiyanto
17.864
Berita Terkait
Bruno Tubarao Sebut Rivalitas Persib-Persija Mirip Derby Vasco da Gama dengan Flamengo di Brasil
Kalahkan Jakarta Livin Mandiri 3-0, Bandung bjb Tandamata Awali Proliga 2026 dengan Meyakinkan
Ketika Pelatih Baru Chelsea Liam Rosenior Ciptakan Momen ala Jose Mourinho
Nostalgia - Rivalitas Satu Abad Persib Bandung vs Persija Jakarta
Prediksi dan Statistik Charlton Athletic vs Chelsea: Ujian Debut Liam Rosenior
Hasil Malaysia Open 2026: Jonatan Christie dan Fajar/Fikri Tembus Semifinal
Dihujani Hujatan, Gabriel Martinelli Minta Maaf
Sepakat, Arsenal Ikat Bukayo Saka dengan Kontrak Baru hingga 2031
Luis Enrique Jadi Nama Baru di Bursa Pelatih Manchester United
Sam Allardyce Klaim Hanya Carlo Ancelotti yang Bisa Menyelamatkan Manchester United