BolaSkor.com - Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Berduet dengan Aymeric Laporte yang 13 tahun lebih senior, bek muda Barcelona itu menjelma menjadi salah satu fondasi utama keberhasilan La Roja melaju hingga semifinal Piala Dunia 2026.
Saat Spanyol bersiap menghadapi Prancis di semifinal Piala Dunia 2026, Rabu (15/7) dini hari WIB, Cubarsi kembali menjadi andalan di jantung pertahanan.
Baca Juga:
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
5 Pertandingan Ikonik Prancis vs Spanyol: Dari Blunder Arconada hingga Hujan Gol di Stuttgart
5 Duel Kunci Prancis vs Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026
Pemain Barcelona itu memang belum pernah absen sejak turnamen dimulai. Ia selalu tampil penuh selama 90 menit dalam enam pertandingan Spanyol.
Bagi Cubarsi, ini merupakan Piala Dunia pertamanya bersama tim senior Spanyol. Namun performanya di lapangan menunjukkan kematangan yang jauh melampaui usianya.
Solidnya pertahanan Spanyol menjadi salah satu faktor utama keberhasilan mereka melangkah hingga empat besar.
Di antara para bek tersebut, Cubarsi menjadi salah satu figur yang paling menonjol. Kemampuannya membaca permainan, melakukan intersep, dan menjaga ketenangan saat berada di bawah tekanan membuatnya tampil layaknya pemain berpengalaman.
Siap Hadapi Mbappe dan Barisan Bintang Prancis

Tantangan terbesar Cubarsi kini ada di depan mata. Ia akan berhadapan dengan salah satu penyerang terbaik dunia, Kylian Mbappe.
Namun, Cubarsi bukanlah sosok yang asing dengan kualitas para pemain Les Bleus.
Cubarsi sudah beberapa kali menghadapi Mbappe dalam laga El Clasico melawan Real Madrid. Dari enam pertemuan tersebut, Mbappe memang mampu mencetak enam gol ke gawang Barcelona, tetapi tim Catalan sukses memenangkan lima di antaranya.
Semua orang tahu kualitas yang dimiliki Mbappe. Bahkan ketika dia tidak berada dalam performa terbaiknya, dia tetap bisa mengubah jalannya pertandingan lewat kecepatannya,
ujar Cubarsi dikutip dari Diario AS.
"Dia pemain yang unik, sama seperti Lamine Yamal. Karena itu kami harus tetap fokus sepanjang 90 menit."
Selain Mbappe, Cubarsi juga sudah mengenal sejumlah pemain Prancis lainnya. Ia pernah berlatih bersama Ousmane Dembele saat sang winger masih berseragam Barcelona.
"Saya pernah berlatih dengannya beberapa kali. Kami harus berhati-hati karena dia bisa datang dari arah mana saja," katanya.

