Piala Eropa 2020: Tekad Pemain Jerman Bungkam Suporter Inggris di Wembley
BolaSkor.com - Timnas Jerman akan bermain di markas 'musuh' Wembley melawan Inggris di 16 besar Piala Eropa 2020, Selasa (29/06) pukul 23.00 WIB. Bek sayap Die Mannschaft, Robin Gosens bertekad mengalahkan Inggris di depan pendukung mereka.
Sebanyak 45.000 fans akan hadir di Wembley dan mayoritas dari mereka adalah pendukung Inggris. Menilik catatan pertemuan kedua tim dari total 32 pertandingan 15 laga berakhir kemenangan untuk Jerman (dan imbang empat kali).
11 dari pertemuan itu terjadi di laga kompetitif dan Jerman menang tujuh kali. Terakhir kali kedua tim bertemu pada Piala Dunia 2014 Jerman menang dengan skor telak 4-1.
Jerman lolos dengan catatan lima kebobolan gol di fase grup, sebaliknya Inggris belum kebobolan gol tapi minim mencetak dua gol (hanya dua gol di fase grup). Meski begitu Gosens yakin Jerman sudah siap menyakiti Inggris di Wembley.
Baca Juga:
5 Duel Inggris Vs Jerman yang Layak Dikenang
6 Pemain Kunci Duel Inggris Kontra Jerman
Nostalgia - Kutukan Penalti Inggris yang Dimulai di Piala Eropa 1996
"Tentu saja itu disayangkan bagi para penggemar (Jerman), tetapi bagi kami itu adalah motivasi tambahan. Sangat menyenangkan ketika seluruh stadion menentang Anda," tutur Gosens dikutip dari Goal.
“Kami harus mengambil motivasi kami dari fakta bahwa kami akan melakukan segala yang kami bisa untuk memastikan bahwa (fans) Inggris setenang mungkin di stadion mereka sendiri."
"Antisipasinya sangat besar. Bermain lawan Inggris di Inggris sangat besar. Saya juga belum pernah bermain di Wembley dan saya benar-benar ingin melakukannya."
"Inggris sangat menyerang sehingga kerja defensif akan diperlukan pertama dan terutama."
"Tetapi jika kami dapat memainkan permainan ofensif kami dari basis pertahanan yang aman, maka itu akan menjadi sesuatu yang baik untuk dibangun," yakin pemain Atalanta itu.
Jerman Tidak Sempurna
Jerman arahan Joachim Low tertatih-tatih keluar dari fase grup. Kalah 0-1 dari Prancis, Jerman menang 4-2 atas Portugal, dan nyaris kalah dari Hungaria sebelum meraih hasil imbang dengan skor 2-2.
Robin Gosens menilai Jerman memang belum ada di permainan terbaik, tetapi kritikan yang diterima timnya tidak adil karena pada akhirnya Jerman mampu lolos ke fase gugur.
"Setelah pertandingan melawan Portugal, kami adalah pahlawan bangsa dan tiba-tiba kami menjadi timun (pusat kritikan) bangsa lagi," tambah Gosens.
"Bagi saya pribadi, kontrasnya terlalu besar. Semuanya tentu tidak sempurna, tetapi kami berhasil lolos ke urutan kedua di grup tersulit."
"Saya penuh percaya diri bahwa kami dapat membangun permainan melawan Prancis dan Portugal dan mencapai final. Itulah tujuannya," tegas dia.
Arief Hadi
16.195
Berita Terkait
Hasil Malaysia Open 2026: Jojo dan Fajar/Fikri Terhenti di Semifinal
Bandung bjb Tandamata Usung Target Kalahkan Jakarta Popsivo Polwan demi Jadi Penguasa Series Pontianak
Persib vs Persija, Marc Klok: Anggap Pertandingan Harga Diri dan Singgung Kepindahan Luis Figo
Persib vs Persija, Bojan Hodak Pertanyakan Selalu Menggunakan Wasit Asing di Bandung
Bojan Hodak Minta Skuad Persib Jaga Emosi Saat Hadapi Persija
Hasil Super League 2025/2026: Malut United Kalah, Persib vs Persija Jadi Penentu Juara Paruh Musim
Persib Tanpa Andrew Jung dan Saddil Ramdani, Pelatih Persija Cuek dan Sebut Itu Urusan Bojan Hodak
Hindari Awak Media, John Herdman Tiba di Indonesia
Mauricio Souza Berharap VAR Bekerja dengan Baik di Laga Persib vs Persija
Dear Jakmania Jangan ke GBLA, Cukup Dukung dan Doa dari Jakarta Agar Persija Menang