Piala Eropa 2020: Taktik Bunglon Austria Ancam Kesempurnaan Italia
BolaSkor.com - Tim Nasional Italia akan menjadi unggulan saat bertemu Austria pada babak 16 besar Piala Eropa 2020. Namun Gli Azzurri tak boleh menganggap remeh kekuatan sang calon lawan.
Laga Italia kontra Austria akan berlangsung di Stadion Wembley, Minggu (27/6) pukul 02.00 dini hari WIB. Kedua tim berebut tiket ke perempat final.
Di atas kertas, Italia memang lebih diunggulkan ketimbang Austria. Performa tim asuhan Roberto Mancini sangat mengagumkan di fase grup.
Baca Juga:
Keyakinan Kuat Antonio Conte akan Kiprah Italia di Piala Eropa 2020
Cerita Kala Italia Terakhir Kali Memenangi Seluruh Laga Grup di Piala Eropa
3 Bintang Timnas Italia yang Jadi Bukti AC Milan Tak Becus di Bursa Transfer
Italia menyapu bersih tiga laga dengan kemenangan. Ciro Immobile dan kawan-kawan juga mampu mencetak tujuh gol dan kebobolan.
Sementara kepastian Austria lolos ke babak 16 besar baru ditentukan pada laga terakhir. David Alaba dan kawan-kawan mengalahkan Ukraina dengan skor 1-0 untuk merebut posisi runner up grup C.
Meski kurang meyakinkan, Austria tidak akan mudah dikalahkan oleh Italia. Kehadiran Franco Foda di kursi pelatih menjadi salah satu alasannya.
Foda dikenal tak punya pakem permainan yang pasti. Strateginya yang diterapkannya kerap berubah bahkan di tengah pertandingan.
Hal itu membuat Austria tampil seperti bunglon pada fase grup. Bukti kuatnya tersaji pada laga terakhir saat Foda secara berani mengubah formasi Austria kontra Ukraina.
Pada dua laga awal, Austria selalu tampil dengan formasi 3-5-2. Hasilnya, mereka mampu mengalahkan Makedonia Utara tapi ditaklukkan Belanda.
Sementara pada laga kontra Ukraina, Foda menerapkan skema 4-2-3-1. Keputusan itu berbuah manis pada akhirnya.
Taktik kontra Italia
Foda tentu sudah mempersiapkan taktik khusus untuk meredam kekuatan Italia. Pengawalan ke sejumlah pemain kunci lawan kemungkinan akan diterapkan.
Menurut La Gazzetta dello Sport, Austria kemungkinan akan tampil dengan formasi 4-1-4-1. Dengan skema ini, mereka akan coba mematikan peran Jorginho di lini tengah Italia.
Jorginho memang menjadi otak permainan Italia di lini tengah. Pemain Chelsea tersebut selalu diturunkan pada tiga laga di fase grup.
Menarik melihat adu strategi kedua pelatih dalam pertandingan ini. Bukan tidak mungkin kejutan akan kembali mewarnai gelaran Piala Eropa 2020.
6.514
Berita Terkait
Gustavo Almeida Berpotensi Main Lawan Persib, Mauricio Souza Tak Pusingkan Soal Masalah Ryo Matsumura
Hasil Malaysia Open 2026: Jojo dan Fajar/Fikri Terhenti di Semifinal
Bandung bjb Tandamata Usung Target Kalahkan Jakarta Popsivo Polwan demi Jadi Penguasa Series Pontianak
Persib vs Persija, Marc Klok: Anggap Pertandingan Harga Diri dan Singgung Kepindahan Luis Figo
Persib vs Persija, Bojan Hodak Pertanyakan Selalu Menggunakan Wasit Asing di Bandung
Bojan Hodak Minta Skuad Persib Jaga Emosi Saat Hadapi Persija
Hasil Super League 2025/2026: Malut United Kalah, Persib vs Persija Jadi Penentu Juara Paruh Musim
Persib Tanpa Andrew Jung dan Saddil Ramdani, Pelatih Persija Cuek dan Sebut Itu Urusan Bojan Hodak
Hindari Awak Media, John Herdman Tiba di Indonesia
Mauricio Souza Berharap VAR Bekerja dengan Baik di Laga Persib vs Persija