Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Piala Dunia 2026: Soroti Performa Belanda, Ronald Koeman Akui Tak Pernah Remehkan Jepang

Hasil imbang 2-2 kontra Jepang membuat Ronald Koeman menuntut evaluasi total di kubu Belanda demi menjaga peluang lolos di Piala Dunia 2026.
Arief HadiArief Hadi - Senin, 15 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Soroti Performa Belanda, Ronald Koeman Akui Tak Pernah Remehkan Jepang
Pelatih Belanda, Ronald Koeman (Foto: @geglobo)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Pelatih tim nasional Belanda, Ronald Koeman, meluapkan kekecewaannya setelah anak asuhnya ditahan imbang 2-2 oleh Jepang pada laga lanjutan Piala Dunia 2026. Hasil ini dinilai sebagai kerugian besar bagi De Oranje.

Dimainkan di Dallas Stadium, Senin (15/06) dini hari WIB, dua gol Belanda datang dari Virgil van Dijk (51') dan Crysencio Summerville (64') yang dibalas gol Keito Nakamura (57') dan Daichi Kamada (89').

Belanda sejatinya sempat memegang kendali permainan, namun kedisiplinan serta serangan balik cepat dari skuad Samurai Biru berhasil memporak-porandakan lini pertahanan raksasa Eropa tersebut hingga peluit panjang berbunyi.

Baca Juga:

Klasemen Sementara Grup E-F Piala Dunia 2026: Jerman dan Swedia Berada di Puncak

Hasil Piala Dunia 2026: Pantai Gading Menang Dramatis, Swedia Pesta Gol ke Gawang Tunisia

Piala Dunia 2026: Carlo Ancelotti Akui Brasil Masih Jauh dari Harapan

Usai pertandingan sengit itu, Koeman langsung memberikan kritik tajam terkait performa pasukannya. Ia menganggap Memphis Depay dan kawan-kawan bermain jauh di bawah ekspektasi dan kehilangan fokus di momen krusial.

Soroti Standar Minimal Tim

Hasil
Hasil Belanda vs Jepang (X/OnsOranje)

Performa kami hari ini benar-benar berada di batas standar minimal yang saya harapkan. Jika ingin melangkah jauh di Piala Dunia, Anda tidak bisa bermain dengan level seperti ini,

tegas Ronald Koeman dengan nada kecewa dikutip dari ESPN.

Eks pelatih Barcelona tersebut menilai para pemain Belanda terlalu banyak melakukan kesalahan individu yang mendasar. Hal itu memberikan angin segar bagi Jepang untuk bangkit dan mengembangkan permainan mereka.

"Kami memberikan terlalu banyak ruang bebas kepada lawan. Di level turnamen internasional yang ketat seperti ini, setiap kesalahan kecil akan langsung dihukum dengan gol," tambah Koeman.

Ia pun menuntut reaksi cepat dari seluruh elemen tim untuk segera melupakan hasil minor ini. Koeman menegaskan bahwa evaluasi total akan langsung dilakukan demi menjaga asa mereka di turnamen.

"Kami harus segera berbenah dan meningkatkan level permainan kami di laga berikutnya. Tidak ada waktu lagi untuk bersantai karena persaingan di fase grup kini kian sengit," imbuh Koeman.

Apresiasi untuk timnas Jepang

Belanda
Belanda vs Jepang (X/OnsOranje)

Meskipun sangat kecewa dengan performa anak asuhnya, Koeman tidak sungkan memberikan apresiasi tinggi kepada daya juang dan organisasi permainan luar biasa yang ditunjukkan oleh timnas Jepang.

"Jepang adalah tim yang sangat terorganisasi dan memiliki kecepatan transisi luar biasa. Kami sudah memprediksi hal itu, tetapi para pemain gagal mengantisipasinya dengan baik di atas lapangan," aku Koeman.

Saya kecewa karena kami tidak menang, tetapi itu karena kami unggul dua kali. Banyak orang meremehkan Jepang, tetapi untuk ke-100.000 kalinya, jika Anda meremehkan mereka, itu masalah Anda sendiri,

tegasnya.

"Anda pikir kekuatan Jepang dilebih-lebihkan sebelum pertandingan? Mari kita tunggu sampai akhir Piala Dunia untuk melihat siapa yang benar," urai Koeman.

Ronald Koeman Belanda Timnas Belanda Jepang Timnas Jepang Piala Dunia 2026

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Piala Dunia
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Pemain hingga Federasi Argentina Terancam Sanksi Berat
FIFA membuka penyelidikan terhadap Argentina setelah Piala Dunia 2026. Insiden keributan final kontra Spanyol, pesan politik, hingga dugaan pelanggaran disiplin membuat Albiceleste terancam sanksi berat.
Johan Kristiandi - Kamis, 30 Juli 2026
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Pemain hingga Federasi Argentina Terancam Sanksi Berat
Piala Dunia
FIFA Berencana Jual Saham Piala Dunia, Gianni Infantino Dikritik PM Inggris dan FA
Gianni Infantino dikritik FA Inggris dan PM Andy Burnham setelah FIFA berencana menjual sebagian saham hak komersial Piala Dunia kepada investor.
Arief Hadi - Rabu, 29 Juli 2026
FIFA Berencana Jual Saham Piala Dunia, Gianni Infantino Dikritik PM Inggris dan FA
Liga Lain
Pindah ke Klub Baru, Vozinha Harus Ganti Nama
Vozinha harus mengganti nama di jersey setelah bergabung dengan Colo-Colo. Aturan Liga Cile melarang penggunaan nama panggilan dan memaksa kiper Cape Verde itu memakai nama asli.
Johan Kristiandi - Rabu, 29 Juli 2026
Pindah ke Klub Baru, Vozinha Harus Ganti Nama
Piala Dunia
Perseteruan FIFA vs UEFA Berlanjut ke Jilid 2
Perseteruan FIFA dan UEFA kembali memanas setelah muncul rencana penjualan saham Piala Dunia senilai US$20 miliar. UEFA menilai langkah tersebut berpotensi mengancam tata kelola sepak bola dunia.
Johan Kristiandi - Rabu, 29 Juli 2026
Perseteruan FIFA vs UEFA Berlanjut ke Jilid 2
Spanyol
Dikritik Terkait Piala Dunia 2026 dan Merespons dengan Tegas, Presiden FIFA Disebut Menyedihkan
Javier Tebas mengecam respons Gianni Infantino terhadap kritik Piala Dunia 2026 dan menilai Presiden FIFA bersikap menyedihkan.
Arief Hadi - Selasa, 28 Juli 2026
Dikritik Terkait Piala Dunia 2026 dan Merespons dengan Tegas, Presiden FIFA Disebut Menyedihkan
Piala Dunia
Gianni Infantino Minta Para Pengkritik Bermeditasi, Berdoa, atau Menonton Sepak Bola
Presiden FIFA Gianni Infantino melontarkan pesan tegas kepada para pengkritik kepemimpinannya.
Yusuf Abdillah - Senin, 27 Juli 2026
Gianni Infantino Minta Para Pengkritik Bermeditasi, Berdoa, atau Menonton Sepak Bola
Liga Dunia
Kazuyoshi Miura Ukir Sejarah, Cetak Gol di Usia 59 Tahun
Legenda sepak bola Jepang Kazuyoshi Miura kembali membuktikan bahwa usia bukan penghalang untuk terus berprestasi.
Yusuf Abdillah - Senin, 27 Juli 2026
Kazuyoshi Miura Ukir Sejarah, Cetak Gol di Usia 59 Tahun
Timnas
Aturan Baru Piala AFF 2026: Pakai VAR Penuh, Hitung Mundur 5 Detik, hingga Larangan Tutup Mulut
??Piala AFF 2026 mengadopsi aturan baru IFAB dan Piala Dunia 2026. Simak regulasi mengenai VAR penuh, hitung mundur 5 detik, hingga sanksi kartu merah.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 25 Juli 2026
Aturan Baru Piala AFF 2026: Pakai VAR Penuh, Hitung Mundur 5 Detik, hingga Larangan Tutup Mulut
Piala Dunia
Kontroversi Folarin Balogun Berlanjut, Norwegia Akan Ajukan Pengaduan Etik terhadap FIFA
Federasi Sepak Bola Norwegia mempertimbangkan langkah hukum terhadap FIFA menyusul keputusan kontroversial yang menangguhkan hukuman larangan bermain penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun, pada Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 25 Juli 2026
Kontroversi Folarin Balogun Berlanjut, Norwegia Akan Ajukan Pengaduan Etik terhadap FIFA
Piala Dunia
Lamine Yamal Jadi Kandidat Terkuat Peraih Ballon d’Or 2027
William Gallas memprediksi sosok ini yang menjadi peraih Ballon d’Or 2027.
Tengku Sufiyanto - Jumat, 24 Juli 2026
Lamine Yamal Jadi Kandidat Terkuat Peraih Ballon d’Or 2027
Bagikan