Piala Dunia 2026: Sejarah Pertunjukan Paruh Waktu Babak Pertama di Final, FIFA Bekerja Sama dengan Coldplay

FIFA akan bekerja sama dengan Coldplay untuk mengadakan hiburan pada pertunjukan paruh waktu babak pertama di Piala Dunia 2026.
Arief HadiArief Hadi - Jumat, 07 Maret 2025
Piala Dunia 2026: Sejarah Pertunjukan Paruh Waktu Babak Pertama di Final, FIFA Bekerja Sama dengan Coldplay
Chris Martin, vokalis Coldplay (Variety)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Piala Dunia 2026 akan dihelat di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. FIFA, selaku penyelenggara event empat tahunan terbesar dunia itu, berusaha memberikan inovasi agar sepak bola terus berevolusi. Seperti halnya pertunjukan paruh waktu babak pertama di laga final.

Tidak seperti biasanya pada jeda babak pertama di sepak bola yang biasa disaksikan publik, paruh waktu babak pertama final di Piala Dunia 2026 akan bergaya Super Bowl. Pada musim reguler NFL jeda babak pertama berlangsung selama 15 menit, tetapi di Super Bowl menjadi 30 menit karena adanya pertunjukan tersebut.

"Saya dapat mengonfirmasi pertunjukan paruh waktu pertama di final Piala Dunia FIFA di New York, New Jersey," tulis Presiden FIFA, Gianni Infantino di Instagram.

Baca Juga:

DPR Restui Naturalisasi Emil Audero dan Dua Pemain Lainnya, Erick Thohir Yakin Timnas Indonesia Kian Dekat ke Piala Dunia 2026

Pengamat Nilai Tak Mungkin PSSI Kontrak Patrick Kluivert Tanpa Target Lolos Piala Dunia 2026

Didier Deschamps Akan Meninggalkan Timnas Prancis setelah Piala Dunia 2026

"Ini akan menjadi momen bersejarah bagi Piala Dunia FIFA dan pertunjukan yang sesuai dengan acara olahraga terbesar di dunia."

Coldplay Menjadi Kurator

Gianni
Gianni Infantino (FIFA)

Guna mewujudkannya, FIFA telah bekerja sama dengan vokalis Coldplay, Chris Martin, untuk menjadi kurator pada daftar artis yang nantinya akan mengambil bagian dalam pertunjukan jeda babak pertama di New York pada final yang dimainkan 19 Juli 2026.

"Kami juga berbicara tentang bagaimana FIFA akan mengambilalih Times Square untuk akhir pekan terakhir Piala Dunia FIFA pada tahun 2026, baik selama pertandingan final perunggu maupun final," tambah Infantino.

"Ini akan menjadi dua pertandingan yang luar biasa, yang menampilkan beberapa pemain terbaik di dunia, dan tidak ada cara yang lebih baik untuk merayakannya selain di Times Square yang bersejarah di New York City."

"Tentu saja saya berterima kasih kepada CEO Global Citizen Hugh Evans dan timnya yang luar biasa, karena telah membantu kami menyelenggarakan pertunjukan yang luar biasa ini."

"Saya juga ingin berterima kasih kepada Chris Martin dan Phil Harvey dari Coldplay, yang akan bekerja sama dengan kami di FIFA untuk menyelesaikan daftar artis yang akan tampil selama pertunjukan paruh waktu, serta di Times Square," urai Infantino.

Sebagai gambaran pada Super Bowl 2025, artis rap Kendrick Lamar menjadi sorotan kala tampil di New Orleans, mencatatkan rekor penonton sebanyak 133,5 juta di Amerika Serikat. Itu melalui rekor yang sudah bertahan lama pada 1993 atas nama Michael Jackson.

View this post on Instagram

A post shared by Bolaskor.com (@bolaskorcom)

Piala Dunia 2026 Fifa Gianni Infantino Amerika Serikat

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Piala Dunia
FIFA Kecam Upaya Menggulingkan Gianni Infantino
FIFA mengecam keras apa yang disebut sebagai upaya terkoordinasi dan berkelanjutan untuk melemahkan organisasi sekaligus menggoyang posisi Gianni Infantino.
Yusuf Abdillah - Minggu, 09 Agustus 2026
FIFA Kecam Upaya Menggulingkan Gianni Infantino
Liga Dunia
Argentina Tidak Akan Memaksa Lionel Messi Bermain di Copa America 2028
AFA menegaskan Lionel Messi bebas menentukan masa depannya bersama Argentina, termasuk keputusan tampil atau tidak di Copa America 2028.
Arief Hadi - Minggu, 09 Agustus 2026
Argentina Tidak Akan Memaksa Lionel Messi Bermain di Copa America 2028
Piala Dunia
Infantino Kantongi Dukungan dari Amerika Selatan di Tengah Krisis FIFA
Presiden FIFA Gianni Infantino mendapat dukungan dari sejumlah tokoh sepak bola Amerika Selatan.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 08 Agustus 2026
Infantino Kantongi Dukungan dari Amerika Selatan di Tengah Krisis FIFA
Internasional
Infantino Dapat Dukungan Penuh Afrika, CAF Jadi Sekutu di Tengah Gelombang Penolakan
Gianni Infantino mendapat dukungan penting di tengah derasnya kritik terhadap kepemimpinannya sebagai Presiden FIFA.
Yusuf Abdillah - Jumat, 07 Agustus 2026
Infantino Dapat Dukungan Penuh Afrika, CAF Jadi Sekutu di Tengah Gelombang Penolakan
Piala Dunia
UEFA Belum Cabut Ancaman Boikot Kompetisi FIFA, Abaikan Permintaan Maaf Infantino
UEFA menegaskan ancaman memboikot kompetisi-kompetisi FIFA, termasuk Piala Dunia, masih tetap terbuka.
Yusuf Abdillah - Jumat, 07 Agustus 2026
UEFA Belum Cabut Ancaman Boikot Kompetisi FIFA, Abaikan Permintaan Maaf Infantino
Internasional
Sukses di Piala Dunia 2026, Kanada Investasikan Rp12 Triliun untuk Olahraga
Kanada mengalokasikan investasi terbesar sepanjang sejarah senilai Rp12 triliun untuk olahraga usai Piala Dunia 2026. Dana difokuskan pada pembangunan fasilitas dan pembinaan atlet muda.
Rizqi Ariandi - Kamis, 06 Agustus 2026
Sukses di Piala Dunia 2026, Kanada Investasikan Rp12 Triliun untuk Olahraga
Piala Dunia
FIFA Minta Maaf, tapi Tetap Dukung Infantino Lanjut sebagai Presiden
FIFA resmi meminta maaf kepada seluruh asosiasi anggotanya setelah menuai kontroversi akibat proposal penjualan saham Piala Dunia melalui proyek FIFA Forward Enterprise (FFE).
Yusuf Abdillah - Kamis, 06 Agustus 2026
FIFA Minta Maaf, tapi Tetap Dukung Infantino Lanjut sebagai Presiden
Liga Dunia
Legenda Portugal Turut Desak Presiden FIFA, Gianni Infantino untuk Mundur
Gelombang tekanan terhadap Gianni Infantino terus membesar. Luis Figo ikut meminta Presiden FIFA itu segera mengundurkan diri.
Arief Hadi - Kamis, 06 Agustus 2026
Legenda Portugal Turut Desak Presiden FIFA, Gianni Infantino untuk Mundur
Liga Dunia
Sorotan kepada FIFA Kian Tajam, Gianni Infantino Adakan Pertemuan Eksekutif Dadakan
Gianni Infantino menggelar rapat eksekutif FIFA di Maroko setelah kritik dari Arsene Wenger, Pangeran Ali, dan Mattias Grafstrom menguat.
Arief Hadi - Rabu, 05 Agustus 2026
Sorotan kepada FIFA Kian Tajam, Gianni Infantino Adakan Pertemuan Eksekutif Dadakan
Piala Dunia
Eks Wakil Presiden Angkat Bicara, Sebut FIFA dan Gianni Infantino Melakukan Pemerasan
Eks Wakil Presiden FIFA Pangeran Ali menuding Gianni Infantino melakukan pemerasan terkait hadiah uang Yordania dan dukungan politik.
Arief Hadi - Rabu, 05 Agustus 2026
Eks Wakil Presiden Angkat Bicara, Sebut FIFA dan Gianni Infantino Melakukan Pemerasan
Bagikan