Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Piala Dunia 2022: Mimpi Buruk Tombak Kembar Inter Milan

Lautaro dan Lukaku bernasib tak jauh berbeda di Piala Dunia 2022.
Taufik HidayatTaufik Hidayat - Minggu, 04 Desember 2022
Piala Dunia 2022: Mimpi Buruk Tombak Kembar Inter Milan
Romelu Lukaku dan Lautaro Martinez (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Piala Dunia 2022 berubah menjadi mimpi buruk bagi tombak kembar Inter Milan, Lautaro Martinez dan Romelu Lukaku. Dua penyerang tersebut gagal menunjukkan kualitasnya sebagai ujung tombak.

Lukaku dan Lautaro merupakan duet penyerang yang membawa Inter meraih Scudetto pada musim 2020-2021. Ketajaman mereka membuat banyak klub besar tergoda memilikinya.

Keduanya diprediksi akan menunjukkan ketajamannya di Piala Dunia 2022. Lukaku merupakan ujung tombak Belgia, sedangkan Lautaro diyakini menjadi penyerang yang paling cocok untuk berduet dengan Lionel Messi di Timnas Argentina.

Baca Juga:

Piala Dunia 2022: Romelu Lukaku, Sosok Pembeda untuk Belgia yang Meresahkan Kroasia

Piala Dunia 2022: Peluang Romelu Lukaku Perkuat Begia Masih Tanda Tanya

Inter Milan Berpikir Dua Kali untuk Pertahankan Romelu Lukaku

Namun selama fase grup, Lukaku dan Lautaro gagal membukukan satu pun gol. Nama pertama bahkan dianggap bertanggung jawab membuat Belgia gagal melangkah ke fase gugur.

Lukaku datang ke Qatar dengan kondisi kurang fit. Ia masih dalam proses pemulihan cedera hingga absen pada laga perdana kontra Kanada.

Lukaku kemudian ditampilkan sebagai pengganti pada sepuluh menit terakhir ketika Belgia berhadapan dengan Maroko di laga kedua. Namun ia gagal menghindarkan timnya dari kekalahan mengejutkan.

Romelu Lukaku

Lukaku kembali tampil sebagai pemain pengganti saat Belgia melakoni laga hidup mati kontra Kroasia. The Red Devils yang wajib menang memasukkan pemain bertubuh jangkung tersebut pada awal babak kedua untuk memecah kebuntuan.

Lukaku setidaknya mendapatkan dua peluang emas untuk mencetak gol. Namun ia gagal memanfaatkannya dan membuat Belgia pulang lebih cepat.

Sementara Lautaro selalu menjadi starter pada dua laga awal Argentina. Ia kemudian berperan sebagai pemain pengganti ketika melakoni laga hidup mati kontra Polandia.

Dari tiga laga tersebut, Lautaro tidak memberikan dampak besar terhadap permainan Argentina. Tak heran jika dirinya kembali memulai dari bangku cadangan pada laga kontra Australia di babak 16 besar.

Lautaro baru dimasukkan pada menit ke-71. Ketika itu Argentina itu sudah unggul 2-0.

Lautaro Martinez

Lautaro punya peluang untuk membunuh pertandingan setelah mendapat tiga peluang emas. Satu di antaranya melambung di atas mistar, sedangkan dua lainnya mampu diantisipasi kiper Australia.

Wajar jika kegagalan Lautaro menambah gol membuat publik Argentina geram. Apalagi Australia kemudian bangkit dan nyaris menyamakan kedudukan.

Tak heran jika banyak yang membandingkan performa Lautaro dengan Gonzalo Higuain di Piala Dunia 2014. Ketika itu, mantan penyerang Napoli itu juga sering membuang-buang peluang meski Argentina sukses melangkah ke partai final.

Buruknya performa Lukaku dan Lautaro di Piala Dunia 2022 tentu bukan kabar baik bagi Inter. Nerazzurri patut khawatir keduanya kehilangan rasa percaya diri dan mempengaruhi performa mereka pada lanjutan kompetisi nanti.

Piala dunia 2022 Piala Dunia 2022 Qatar Romelu lukaku Lautaro martinez Inter Milan Breaking News

Taufik Hidayat

Agen rahasia yang menyamar jadi kuli tinta.
Show More

Berita Terkait

Piala Dunia
Soal Tudingan Argentina Jadi 'Anak Emas' FIFA, Messi Beri Respons Menohok
Kapten Argentina, Lionel Messi, angkat bicara mengenai berbagai tuduhan yang menyebut La Albiceleste mendapat perlakuan istimewa dan kerap diuntungkan sepanjang Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
Soal Tudingan Argentina Jadi 'Anak Emas' FIFA, Messi Beri Respons Menohok
Ragam
Spanyol vs Argentina: Kisah Spesial Lionel Scaloni dan Luis de la Fuente, dari Ruang Kelas Menuju Panggung Final Piala Dunia
Final Piala Dunia 2026 mempertemukan dua sosok yang pernah memiliki hubungan guru dan murid: Lionel Scaloni dan Luis de la Fuente.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
Spanyol vs Argentina: Kisah Spesial Lionel Scaloni dan Luis de la Fuente, dari Ruang Kelas Menuju Panggung Final Piala Dunia
Piala Dunia
4 Rekor Buruk yang Dicatat Inggris usai Gagal ke Final Piala Dunia 2026
Timnas Inggris memperpanjang sejumlah catatan buruk dalam sejarah mereka di Piala Dunia.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
4 Rekor Buruk yang Dicatat Inggris usai Gagal ke Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia
FA Pasang Badan, Thomas Tuchel Tetap Pimpin Inggris Menuju Euro 2028
Posisi Thomas Tuchel sebagai pelatih timnas Inggris dipastikan tetap aman meski The Three Lions gagal melangkah ke final Piala Dunia 2026 setelah kalah 1-2 dari Argentina di semifinal.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
FA Pasang Badan, Thomas Tuchel Tetap Pimpin Inggris Menuju Euro 2028
Inggris
Xabi Alonso Blak-blakan Ungkap Alasan Terima Pinangan Chelsea
Pelatih baru Chelsea, Xabi Alonso, akhirnya buka suara mengenai keputusannya bergabung dengan The Blues.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
Xabi Alonso Blak-blakan Ungkap Alasan Terima Pinangan Chelsea
Liga Indonesia
Arti Piala Presiden untuk Persib Bandung
Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic, menegaskan Piala Presiden 2026 tetap penting meski gelar juara bukan target utama. Ia mengungkap alasan di balik fokus Maung Bandung menghadapi turnamen pramusim tersebut.
Johan Kristiandi - Kamis, 16 Juli 2026
Arti Piala Presiden untuk Persib Bandung
Italia
AC Milan Memulai Misi Rekrut Bek Manchester United, Noussair Mazraoui
AC Milan mulai bergerak untuk mendatangkan Noussair Mazraoui dari Manchester United pada bursa transfer musim panas 2026. Rossoneri dikabarkan telah membuka negosiasi dengan agen sang bek, Rafaela Pimenta.
Johan Kristiandi - Kamis, 16 Juli 2026
AC Milan Memulai Misi Rekrut Bek Manchester United, Noussair Mazraoui
Liga Indonesia
Negosiasi Buntu, Persib dan Bek Timnas Irak Frans Putros Akhiri Kerja Sama
Persib Bandung resmi mengakhiri kerja sama dengan bek Timnas Irak, Frans Putros, jelang musim 2026/2027. Negosiasi kontrak baru dikabarkan menemui jalan buntu meski sang pemain berperan penting membawa Maung Bandung juara.
Johan Kristiandi - Kamis, 16 Juli 2026
Negosiasi Buntu, Persib dan Bek Timnas Irak Frans Putros Akhiri Kerja Sama
Spanyol
Michael Olise Ngotot Gabung Real Madrid, Bayern Munchen Mulai Cari Pengganti
Michael Olise dikabarkan ingin bergabung dengan Real Madrid pada bursa transfer musim panas 2026. Bayern Munchen mulai menyiapkan langkah antisipasi dengan mencari pemain pengganti jika transfer benar-benar terwujud.
Johan Kristiandi - Kamis, 16 Juli 2026
Michael Olise Ngotot Gabung Real Madrid, Bayern Munchen Mulai Cari Pengganti
Piala Dunia
Argentina Depak Inggris, Motivasi Tersembunyi Lionel Messi Terungkap
Lionel Messi mengungkap alasan emosional di balik kemenangan Argentina atas Inggris di semifinal Piala Dunia 2026. Ternyata laga tersebut memiliki makna sejarah yang jauh lebih besar bagi La Albiceleste.
Johan Kristiandi - Kamis, 16 Juli 2026
Argentina Depak Inggris, Motivasi Tersembunyi Lionel Messi Terungkap
Bagikan