Philippe Coutinho Bingung Mengapa Barcelona Melempem di Liga Champions

Barcelona terakhir kali juara Liga Champions pada musim 2014-2015.
Johan KristiandiJohan Kristiandi - Selasa, 18 September 2018
Philippe Coutinho Bingung Mengapa Barcelona Melempem di Liga Champions
Philippe Coutinho (Zimbio)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Pilar Barcelona, Philippe Coutinho, tak dapat menemukan alasan mengapa El Barca kesulitan meraih gelar Liga Champions dalam beberapa musim terakhir. Padahal, Barcelona diperkuat satu di antara pemain terbaik di dunia, Lionel Messi.

Barcelona terakhir kali merengkuh Si Kuping Besar pada musim 2014-2015. Setelah itu, El Barca seakan kesulitan bersaing dengan klub dari penjuru Eropa lainnya.

Bahkan, pada edisi musim lalu, Barcelona gagal mendepak AS Roma pada fase gugur. Padahal, skuat asuhan Ernesto Valverde tersebut menang 4-1 pada leg pertama.

Satu di antara pertanyaan yang mencuat adalah kenapa Barcelona tak lagi menjadi yang terbaik padahal Lionel Messi masih berada pada level tertinggi. Pertanyaan tersebut pun tak bisa dijawab oleh Coutinho.

"Itu sulit dikatakan. Messi adalah pemain terbaik di dunia, mungkin yang terbaik dalah seharah dan sulit untuk menjelaskannya," ungkap Coutinho seperti dilansir Soccerway.

"Saya rasa tidak ada penjelasan untuk itu. Seperti kami semua, dia membidik begitu banyak gelar-gelar besar dan satu di antaranya Liga Champions," papar eks Inter Milan itu.

Barcelona akan memulai petualangan di Liga Champions 2018-2019 dengan menjamu PSV Eindhoven pada matchday Grup B, di Camp Nou, Selasa (18/9). Selain PSV, Grup B juga dihuni dua klub lainnya yakni Inter Milan dan Tottenham Hotspur.

Barcelona Philippe Coutinho Breaking News Liga Champions

Johan Kristiandi

My name is Johan Kristiandi, a Sports Journalist and Content Writer with more than eight years of experience. A Journalism graduate from the IISIP Jakarta, I began my career at Bola.com before joining BolaSkor.com in 2018 under PT Merah Putih Media, where I cover football news, match analysis, transfer updates, and major international tournaments. I also contributed to FIFA+ Indonesia during the 2022 FIFA World Cup and have worked as a Freelance Writer for Netralnews.com, producing content across sports, politics, economics, lifestyle, and breaking news.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Berita
Becks Apparel Dukung Tim Futsal SMK Yuppentek 1 di JSL 2026
Becks Apparel mendukung tim futsal SMK Yuppentek 1 di JSL 2026 melalui penyediaan jersey. Sekolah menurunkan dua tim untuk mengasah kemampuan dan regenerasi pemain.
Rizqi Ariandi - Jumat, 16 Oktober 2026
Becks Apparel Dukung Tim Futsal SMK Yuppentek 1 di JSL 2026
Liga Indonesia
The Jakmania Tegaskan Wacana Pengurangan Poin Persija Harus Berdasarkan Regulasi
Meta Description: The Jakmania menilai insiden penyerangan bus Persib U-18 belum bisa menjadi dasar pengurangan poin Persija. Aditya menegaskan sanksi harus mengacu pada regulasi yang berlaku.
Rizqi Ariandi - Jumat, 16 Oktober 2026
 The Jakmania Tegaskan Wacana Pengurangan Poin Persija Harus Berdasarkan Regulasi
Liga Indonesia
The Jakmania Siapkan Sanksi Tegas untuk Pelaku Penyerangan Bus Persib U-18
The Jakmania berkomitmen mengawal kasus penyerangan bus Persib U-18 di Batang. Anggota yang terbukti terlibat terancam pencabutan KTA.
Rizqi Ariandi - Kamis, 15 Oktober 2026
The Jakmania Siapkan Sanksi Tegas untuk Pelaku Penyerangan Bus Persib U-18
Italia
Como Kalah, Fabregas: Liga Champions Lebih Sulit Daripada Piala Dunia
Como 1907 telan kekalahan kedua di Liga Champions usai takluk dari Feyenoord. Cesc Fabregas sebut Liga Champions lebih sulit dari Piala Dunia.
Gazza Roosaryatama - Kamis, 15 Oktober 2026
Como Kalah, Fabregas: Liga Champions Lebih Sulit Daripada Piala Dunia
Liga Indonesia
Karhutla Meluas, Bonek Kampanyekan Misi Mulia: One Man One Mask!
Karhutla mengancam kualitas udara di Indonesia. Bonek mengajak suporter Persebaya, BCS, dan Slemania berdonasi masker lewat One Man One Mask.
Johan Kristiandi - Kamis, 15 Oktober 2026
Karhutla Meluas, Bonek Kampanyekan Misi Mulia: One Man One Mask!
Liga Indonesia
Komdis PSSI Respons Tuntutan Pengurangan Poin Persija, Singgung Batas Kewenangan
Ketua Komdis PSSI merespons tuntutan pengurangan poin Persija Jakarta dan larangan tur tandang The Jakmania setelah insiden penyerangan di perjalanan.
Rizqi Ariandi - Kamis, 15 Oktober 2026
Komdis PSSI Respons Tuntutan Pengurangan Poin Persija, Singgung Batas Kewenangan
Jadwal
Link Streaming dan Cara Menonton Atalanta vs Pafos, Live di Sini!
Link streaming Atalanta vs Pafos di UEFA Conference League 2026/2027, Jumat (16/10) pukul 02.00 WIB. Cek cara menonton live, prediksi susunan pemain, dan peluang Atalanta meraih tiga poin!
Johan Kristiandi - Kamis, 15 Oktober 2026
Link Streaming dan Cara Menonton Atalanta vs Pafos, Live di Sini!
Liga Indonesia
IWL 2026/27 Gandeng TVRI dan RANS, Sepak Bola Putri Bidik Jangkauan Lebih Luas
Indonesia Women’s League 2026/27 menggandeng TVRI dan RANS Entertainment untuk memperluas jangkauan siaran dan meningkatkan eksposur sepak bola putri Indonesia.
Rizqi Ariandi - Kamis, 15 Oktober 2026
IWL 2026/27 Gandeng TVRI dan RANS, Sepak Bola Putri Bidik Jangkauan Lebih Luas
Indonesia
Risiko Tim Jago, Mariano Peralta Sudah Tahu Persib Menghadapi Banyak Pertandingan
Mariano Peralta buka suara soal jadwal padat Persib Bandung di ACL Two 2026/2027. Tak mau mengeluh, striker asal Argentina itu siap bermain setiap tiga hari dan mengisi berbagai posisi di lini serang!
Johan Kristiandi - Kamis, 15 Oktober 2026
Risiko Tim Jago, Mariano Peralta Sudah Tahu Persib Menghadapi Banyak Pertandingan
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Atalanta vs Pafos: Memburu Tiga Poin Pertama
Prediksi Atalanta vs Pafos di UEFA Conference League 2026/2027, Jumat (16/10) pukul 02.00 WIB. Simak prediksi skor, susunan pemain, head to head, dan link streaming pertandingan!
Johan Kristiandi - Kamis, 15 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Atalanta vs Pafos: Memburu Tiga Poin Pertama
Bagikan