Persis Solo Target Amankan Tiket 16 Besar
Persis Solo Target Amankan Tiket 16 Besar
Solo - Persis Solo tak ingin kehilangan peluang meraih tiket ke 16 besar Divisi Utama. Meski saat ini Persis sudah meninggalkan pesaingnya dengan menduduki peringkat dua Grup 4, namun pelatih Widyantoro tegaskan mereka tetap harus waspada.
Jumat (8/8), Persis akan menghadapi Persip Pekalongan saat kembali berkompetisi di DU usai libur panjang. Bila menang atas lawannya di Pekalongan, peluang Persis mengamankan tiket ke 16 besar makin terbuka. Saat ini, Persis menduduki peringkat dua dengan poin 22. Terpaut satu poin dari PSIS Semarang yang bertengger di puncak klasemen.
Sementara di peringkat tiga ada PPSM Magelang. Namun, Persis sudah unggul delapan poin dari PPSM. Tak hanya itu. Krisis finansial yang menimpa PPSM menyulitkan mereka untuk bersaing memperebutkan tiket ke 16 besar.
Widyantoro menilai laga melawan Persip menjadi krusial karena menentukan langkah Persis ke babak berikutnya. Usai liburan, tim pun digeber dengan latihan untuk menghadapi Persip. Dirinya pun menyiapkan dua skema permainan.
"Persip menjadi lawan yang harus diperhitungkan. Mereka bakal tampil habis-habisan untuk memenangkan laga. Persip ingin mengamankan posisi di klasemen dan berharap bisa bersaing menuju 16 besar. Meski secara realistis peluangnya berat, tapi secara matematis Persip masih bisa mengejar kami," ujar Widyantoro.
"Saya akan menyiapkan dua komposisi alternatif karena Nnana Onana harus absen terkena akumulasi. Perubahan itu juga sebagai prioritas menghadapi laga kandang,” tambahnya.
Saat melakoni laga tandang, Widiantoro memilih memainkan skema 4-2-3-1. Berbeda saat Persis tampil di kandang sendiri. Mereka selalu menggelar formasi menyerang, 4-4-2.
Dirinya juga mengantisipasi dengan menyimpan gelandang asal Iran, Javad Moradi yang telah mengantongi dua kartu kuning. Dia terancam absen di laga kandang apabila kembali mendapat kartu kuning.
"Kami terus melakukan persiapan usai libur Lebaran. Pasalnya kami menghadapi laga penting dan lawan sudah berbeda kekuatannya. Ini yang membuat kami harus mewaspadainya," tukas Widyantoro.
Oleh: Putra Kartika (koresponden BolaSkor.com Jateng & DIY)