BolaSkor.com - Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong (STY), diberikan kebebasan dalam menentukan skuad Macan Kemayoran musim depan, termasuk komposisi 11 pemain asing.
Sejauh ini, Persija sudah melepas tujuh legiun asing musim lalu, di antaranya Carlos Eduardo, Bruno Tubarao, Thales Lira (masa peminjaman berakhir), Jean Mota, Alaaeddine Ajaraie (masa peminjaman berakhir), Allano Lima, dan Emaxwell Souza.
Sementara itu, nasib empat pemain asing lainnya belum ditentukan. Empat pemain asing itu antara lain Paulo Ricardo, Van Basty Sousa, Fabio Calonego, dan Gustavo Almeida.
Presiden Persija, Mohamad Prapanca, dalam program One on One di TVOne mengatakan keputusan mengenai para pemain tersebut akan ditentukan sampai pekan depan.
Baca Juga:
Persija dan STY Susun Agenda Pramusim, Uji Coba Lawan Klub Luar Negeri?
Paulo Ricardo Bertahan, Pemain Asing Pertama Persija Era STY
Prapanca menjelaskan pada pekan depan dirinya akan bertemu dengan STY untuk membahas rencana persiapan menghadapi musim depan, termasuk penyusunan komposisi skuad Macan Kemayoran.
Minggu depan saya tahu detail dari (rencana) pelatih, maunya apa, pemainnya siapa saja, termasuk asisten pelatih. Harus segera, kalau enggak, nanti diambilin orang (klub lain) pemainnya,
kata Prapanca.
"Tujuh (slot kosong pemain asing) pasti akan diisi dan dia akan melihat lagi yang empat, yang masih ada, apakah sesuai dengan keinginnanya dia atau tidak. Baru minggu depan ada keputusannya," ujarnya.
STY Diberikan Wewenang Penuh

Presiden Persija Mohamad Prapanca bersama Shin Tae-yong. (Media Persija)
Prapanca menambahkan, STY diberikan wewenang penuh oleh manajemen Persija, termasuk dalam menentukan komposisi pemain asing supaya kesalahan yang terjadi di Ulsan HD tidak terulang.
Saat melatih klub Korea itu STY hanya bertahan tiga bulan. Selain hasil yang tidak maksimal, pelatih 57 tahun itu juga dikabarkan berselisih dengan beberapa pemain Ulsan.
"Waktu pembicaraan internal, dia (STY) menyampaikan bahwa ada hal pribadi yang terjadi sehingga dia harus terjadi seperti itu (di klub sebelumnya," ujar Prapanca.
"Dia menceritakan bagaimana agar di Persija tidak terjadi hal yang sama, maka dia minta A B C D."
"Salah satunya pemain asing semua direkrut semuanya besutannya (rekomendasi) dia, bukan kita (manajemen)," tuturnya.
Pemain Asing Persija Akan Lebih Berwarna
Prapanca lantas memberikan bocoran bahwa besar kemungkinan para pemain asing Persija musim depan akan lebih berwarna.
Musim lalu di bawah Mauricio Souza, Persija beraroma Brasil. Sebanyak 10 dari 11 pemain asing Macan Kemayoran di Super League 2025/2026 berasal dari Brasil.
Akan lebih berwarna, waktu dipegang coach Mauricio (Souza) kan semua pemain asingnya dari Brasil, nah sekarang mungkin semua benua ada,
tutur Prapanca.