BolaSkor.com - Persija Jakarta gagal memenuhi target membawa pulang 3 poin dalam laga pertama Grup A I.League Cup 2026/2027 kontra PSMS Medan, Selasa (3/11). Pertandingan yang berlangsung di Stadion Sumatera Utara itu berakhir dengan skor imbang 1-1.
Persija Jakarta sejatinya mampu unggul terlebih dahulu lewat gol yang dicetak Figo Dennis (43'). Namun, PSMS Medan berhasil menyamakan kedudukan melalui Phillerson (79').
Asisten pelatih Persija Jakarta, Choi In-cheul, menjelaskan bahwa target Macan Kemayoran adalah meraih kemenangan.
Baca Juga:
Hasil I.League Cup 2026/2027: Dewa United Atasi Persita, Persija Ditahan PSMS
Namun, meskipun pada akhirnya hanya bisa membawa 1 poin dari Medan ke Jakarta, asisten Shin Tae-yong itu tidak terlalu kecewa.
Sebab, menurut Choi, para pemain Persija Jakarta, terutama anak-anak mudanya, tampil memuaskan.
Saat menghadapi PSMS Medan semalam, Persija Jakarta menurunkan empat pemain muda sebagai starter, di antaranya Dia Syayid (21 tahun), Figo Dennis (20), Agi Firmansyah (21), dan Victor Dethan (22).
Sementara itu, di babak kedua, Choi menurunkan Nathan Fariel (21), Arlyansyah Abdulmanan (20), serta Dony Tri Pamungkas (21).
Tentu saja sekarang kami datang bertanding tandang, para pemain kami sudah memberikan yang terbaik, dan alangkah baiknya jika kami bisa mendapatkan 3 poin,
kata Choi In-cheul.
"Namun, dengan meraih 1 poin, para pemain muda kami telah berjuang dengan maksimal, dan sekali lagi, bermain di Medan di hadapan begitu banyak penonton serta menyajikan pertandingan yang hebat, saya sangat berterima kasih," ujarnya.
Daftar Isi
Pengalaman untuk Pemain Pelapis
Daftar Isi
Choi menambahkan, pertandingan kontra PSMS Medan semalam bukan hanya kesempatan para pemain muda unjuk gigi, melainkan juga nama-nama yang selama ini belum mendapatkan menit bermain di Super League, seperti Aqil Savik dan Eksel Runtukahu.
Baca Juga:
Pelatih Persib Singgung Kebugaran Pemain Jelang Melawan Melbourne Victory FC
Pratama Arhan dan Jordi Amat yang juga menit bermainnya terhitung minim di Super League bahkan diberi kesempatan bermain penuh hingga 90 menit.
"Kami dan tim lawan sama-sama sedang menjalani liga, tetapi dalam pertandingan tengah pekan ini, para pemain kami yang sebelumnya jarang mendapat kesempatan tampil masih kurang dari segi kebugaran pertandingan maupun pengalaman."
"Hal itulah yang membuat jalannya pertandingan di babak kedua menjadi sedikit lebih sulit bagi kami, begitu menurut saya," ujarnya.