BolaSkor.com - Persija Jakarta mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta untuk mengarungi Super League 2025/2026.
Dukungan pemprov itu dibuktikan melalui kerja sama antara empat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jakarta dengan Persija.
Empat BUMD yang dimaksud antara lain PAM Jaya, PT MRT Jakarta, Transjakarta, dan Bank Jakarta.
PAM Jaya dan Bank Jakarta mendukung Persija dalam bentuk sponsorship, sedangkan kerja sama Macan Kemayoran dengan MRT Jakarta dan Transjakarta bersifat kolaborasi atau branding.
Baca Juga:
Jalani Musim Kedua di Super League, Carlos Eduardo Ingin Bawa Persija Juara
Persija Tak Terbebani Dukungan Pemprov Jakarta untuk Juara Super League 2025/2026
Persija Launching Tim dan Jersey Baru di JIS, Undang Arema FC untuk Uji Coba
Lihat postingan ini di Instagram
Ketua Umum The Jakmania, Diky Soemarno, menilai tak ada yang salah dari kerja sama empat BUMD itu dengan Persija.
Diky menjelaskan bahwa meskipun empat perusahaan di atas itu berstatus BUMD atau perusahaan daerah, tetapi kerja sama ini tidak menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah atau APBD.
"Selama itu B to B (business to business) gak masalah ya, artinya saling menguntungkan," kata Diky Soemarno.
"Dan, dana yang digunakan juga bukan dana APBD sebetulnya."
"Memang (statusnya) BUMD, tetapi mereka punya campaign-campaign besar, misalnya PAM Jaya butuh ambassador dan akhirnya memilih Persija, lalu Bank Jakarta mau re-branding, akhirnya mereka kerja sama dengan Persija."
"Dan yang saya tahu, Transjakarta dan MRT itu sifatnya kolaborasi, jadi bukan bentuk seperti yang di kepala teman-teman, jadi mungkin yang bentuknya sponsorship yang saya tahu cuma Bank Jakarta dan PAM Jaya," tutur Diky Soemarno.