Persib Bertolak Lebih Awal Hadapi Madura United, Permintaan Robert Alberts Ditolak PT LIB
BolaSkor.com - Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts memastikan, akan bertolak lebih cepat menghadapi Madura United. Pasalnya tim berjuluk Laskar Sape Kerrab itu bermarkas di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGRP), Kota Pamekasan, Madura.
Pelatih asal Belanda ini merencanakan untuk berangkat tepat 1 Oktober. Sehingga timnya bisa memiliki waktu untuk beristirahat sebelum melakoni laga pada 4 Oktober.
"Kami tidak mau mengambil risiko dan ingin memainkan sepak bola yang bagus selama 90 menit. Jika mulai melakukan perjalanan H-2 dan harus duduk selama 15 jam di bus, dari pengalaman kami, butuh waktu untuk bisa menampilkan performa terbaik," kata Robert di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung.
Robert Rene Alberts mengaku sebenarnya cukup kecewa dengan jadwal yang dialami timnya di Liga 1 2020. Pasalnya timnya harus menjalani dua laga tandang dengan rentan waktu yang cukup panjang.
"Perjalanan pertama kami akan dilakukan pada 1 Oktober ke Madura karena perjalannya membutuhkan setidaknya 15 jam menggunakan bus dan tentu sulit untuk memproduksi kualitas terbaik dari pemain ketika bermain," ujarnya.
"Lalu setelah itu, enam hari berikutnya kami harus memainkan laga tandang lainnya di Yogyakarta melawan Barito Putera," tuturnya.
Baca Juga:
Pelatih Persib Tak Pahami Regulasi Pemain U-20 di Liga 1 2020
Kondisi itu, kata Robert, tidak memungkinkan untuk membuat Persib pulang ke Bandung lebih dulu. Sebab hal itu hanya akan membuat para pemainnya mengalami kelelahan.
"Jika kami memilih pulang dulu ke Bandung setelah laga tanggal 4, maka kami bertolak dari Madura tanggal 5 dan butuh waktu 15 jam ke Bandung. Maka tanggal 6 kami beristirahat untuk recovery," katanya.
"Dan tanggal 7 kami sudah harus pergi lagi ke Yogyakarta dan dibutuhkan sekitar 8-10 jam perjalanan," tambahnya.
Robert Rene Alberts mengaku sempat mengirimkan surat permohonan kepada PT LIB untuk mempercepat laga melawan Barito Putera. Namun hal itu tidak mendapatkan tanggapan.
"Setelah melawan Madura, kami meminta bertanding (melawan Barito) di tanggal 8. Jadi setelah melawan Madura kami bisa langsung melakukan perjalanan ke Yogyakarta menggunakan bus dan tentunya itu lebih nyaman bagi tim dalam hal kualitas dan waktu recovery," jelasnya.
"Tapi PSSI dan LIB menolak untuk memperhatikan permintaan kami dan mengabaikan permintaan sangat logis kami untuk membenahi kualitas liga dan recovery lebih bagus untuk pemain kami."
"Dan juga akan lebih murah untuk pengeluaran. Karena kami harus membayar hotel (selama tur) dan baru tadi saya dengar bahwa kami juga harus membayar biaya bus jika ingin tinggal di Yogyakarta lebih awal," pungkasnya. (Laporan Kontributor Gigi Gaga/Bandung)
Tengku Sufiyanto
17.892
Berita Terkait
Berselisih dengan Manajemen Crystal Palace, Oliver Glasner Susul Ruben Amorim dan Enzo Maresca?
Perpanjangan Kontrak Mike Maignan dengan AC Milan Tinggal Tunggu Waktu
Barcelona Tandang ke Real Sociedad dengan Satu Tujuan: Raih Tiga Poin
Final Piala Afrika 2025: Misi Maroko Akhiri Penantian Setengah Abad
Hasil India Open 2026: Jonatan Christie Raih Posisi Runner-Up
Asisten Pelatih Arema FC, Kuncoro Berpulang
Victor Osimnhen Diyakini Bakal Bersedia Gabung Manchester United
Dominasi Tanpa Gol, Mikel Arteta Soroti Ketajaman Arsenal
Bawa Manchester United Bungkam Manchester City, Michael Carrick Ukir Catatan Spesial
Buang Banyak Peluang, Hasil Imbang Liverpool Serasa Kekalahan