Pernyataan Presiden FIFA Terkait Tragedi di Stadion Kanjuruhan

Arief HadiArief Hadi - Minggu, 02 Oktober 2022
Pernyataan Presiden FIFA Terkait Tragedi di Stadion Kanjuruhan
Gianni Infantino (Twitter)

BolaSkor.com - Lanjutan laga Liga 1 2022-2023 antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (01/10) malam WIB seyogyanya jadi hiburan fans dengan embel-embel laga derbi.

Akan tapi hiburan bagi rakyat itu berakhir nestapa dengan tragedi yang terjadi selepas laga. Tidak terima dengan kekalahan pertama Arema di laga kandang dari Persebaya yang sudah bertahan selama 23 tahun, pendukung Arema masuk ke dalam lapangan.

Pasca kejadian tersebut situasi tak terkendali dan polisi menggunakan gas air mata untuk membubarkan kerumunan. Disinyalir sampai saat ini ada 131 korban jiwa dari tragedi di Stadion Kanjuruhan, menjadikannya sebagai salah satu momen terkelam dalam sepak bola dunia.

Tragedi di Stadion Kanjuruhan menarik atensi dunia. Figur-figur hingga klub sepak bola terutamanya Eropa menuturkan belasungkawa melalui media sosial. Presiden FIFA, Gianni Infantino, juga membuat pernyataan dan ucapan belasungkawa.

Baca Juga:

Pemerintah Tanggung Biaya Rumah Sakit Korban Tragedi Kanjuruhan

Ketum PSSI: Arema FC Dilarang Jadi Tuan Rumah Selama Sisa Kompetisi

Duka Kanjuruhan dari 18 Klub Liga 1 sampai Liverpool dan Manchester United

Momen kericuhan di Stadion Kanjuruhan (BolaSkor.com/Bimaswara Dumugi)

"Dunia sepak bola sedang dikejutkan menyusul insiden tragis yang terjadi di Indonesia pada akhir pertandingan antara Arema FC dan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan,” kata Gianni Infantino di laman resmi FIFA.

"Ini adalah hari yang gelap bagi semua yang terlibat dalam sepak bola dan sebuah tragedi di luar pemahaman. Saya menyampaikan belasungkawa terdalam saya kepada keluarga dan teman-teman para korban yang kehilangan nyawa setelah insiden tragis ini."

"Bersama FIFA dan komunitas sepak bola global, semua pikiran dan doa kami bersama para korban, mereka yang telah menjadi korban. terluka, bersama rakyat Republik Indonesia, Konfederasi Sepak Bola Asia, Persatuan Sepak Bola Indonesia, dan Liga Sepak Bola Indonesia, pada saat yang sulit ini."

Selama sepekan Liga 1 dihentikan untuk sementara waktu dan itu juga sudah ditegaskan oleh Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo, sebelumnya.

"Saya juga sudah perintahkan kepada Menpora, Kapolri, dan Ketua Umum PSSI, untuk melakukan evaluasi menyeluruh tentang pelaksanaan pertandingan sepak bola dan prosedur pengamanan penyelenggaraan," tambah Presiden Jokowi.

"Khusus kepada Kapolri, saya meminta melakukan investigasi dan mengusut tuntas kasus ini. Untuk itu, saya juga memerintahkan PSSI untuk menghentikan sementara Liga 1 sampai evaluasi dan perbaikan prosedur pengamanan dilakukan."

"Saya menyesalkan terjadinya tragedi ini dan saya berharap ini adalah tragedi terakhir sepak bola di tanah air. Jangan sampai ada lagi tragedi kemanusiaan seperti ini di masa akan datang. Sportifitas, rasa kemanusiaan, dan rasa persaudaraan bangsa Indonesia harus terus kita jaga bersama," tegasnya.

Pssi Persebaya surabaya Breaking News Fifa Gianni Infantino Liga 1 Arema FC
Ditulis Oleh

Arief Hadi

Posts

12.400

Bagikan