Permainan Man United Tidak Enak Disaksikan di Era Mourinho

Sungguh tidak enak disaksikan permainan Manchester United di era Jose Mourinho.
Arief HadiArief Hadi - Jumat, 05 Oktober 2018
Permainan Man United Tidak Enak Disaksikan di Era Mourinho
Permainan Manchester United sungguh membosankan (Zimbio)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Manchester United di era Sir Alex Ferguson identik sebagai tim yang disegani di Inggris dan Eropa, khususnya ketika mereka bermain di Old Trafford. Setan Merah selalu menghadirkan rasa takut kepada lawan karena agresivitas permainan mereka.

Bermain dengan ngotot dan tidak memberi celah atau ruang pemain lawan berkreasi merupakan identitas permainan United. Faktor X itu kini telah memudar. Dinasti United runtuh sepeninggal Ferguson dan dilatih tiga manajer berbeda: David Moyes, Louis van Gaal, dan Jose Mourinho - Ryan Giggs sempat jadi manajer interim pada musim 2013-14.

Isi pikiran ketiga manajer itu berbeda-beda. Moyes diingat dengan permainannya yang monoton dari pola umpan silang dari kedua sisi sayap. Begitu juga Van Gaal yang dominan dengan penguasaan bola dan permainan yang monoton, karena United hanya menyerang ketika benar-benar ada peluang.

Mourinho? Sama saja. Kendati memberikan titel Piala Liga dan Liga Europa di musim pertamanya melatih United, musim keduanya dilalui tanpa raihan trofi, dan saat ini dihujani kritikan karena rentetan hasil minor tim.

Belum lagi dengan isu perpecahan yang melibatkan Mourinho dengan jajaran direksi terkait transfer pemain dan bintang United, Paul Pogba. Situasi yang tidak kondusif menjalar kepada performa tim saat bertanding.

Terbukti, Man United melalui empat laga beruntun di seluruh kompetisi tanpa kemenangan saat melawan Wolverhampton Wanderers (1-1), Derby County (kalah dari drama adu penalti di Piala Liga), West Ham United (1-3), dan Valencia (0-0).

Tim-tim lawan lebih hebat di pertandingan tersebut. Akan tetapi, tidak mengherankan karena permainan Man United benar-benar buruk dan tidak terlihat sepertinya mereka akan meraih kemenangan. Eks striker United, Dimitar Berbatov, sampai melabeli permainan tim di era Mourinho tidak enak disaksikan.

Breaking News Manchester United Jose Mourinho Dimitar berbatov Sir Alex Ferguson
Ditulis Oleh

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Posts

17.196

Berita Terkait

Liga Indonesia
Alasan Sebenarnya Layvin Kurzawa Berpisah dengan Persib
Eks Paris Saint-Germain (PSG) itu bahkan sudah menyampaikan perpisahannya dengan Persib di akun media sosial pribadinya.
Tengku Sufiyanto - Kamis, 04 Juni 2026
Alasan Sebenarnya Layvin Kurzawa Berpisah dengan Persib
Liga Indonesia
Berpisah dengan Persebaya, Bruno Moreira Gabung Juara Piala Presiden 2025
Setelah empat musim membela Persebaya, Bruno Moreira memutuskan untuk pergi. Dikaitkan dengan beberapa tim Indonesia, Bruno memilih tim Thailand.
Rizqi Ariandi - Kamis, 04 Juni 2026
Berpisah dengan Persebaya, Bruno Moreira Gabung Juara Piala Presiden 2025
Bulu Tangkis
Rekap Hasil Indonesia Open 2026: 11 Wakil Tuan Rumah Melanjutkan Perjuangan ke 16 Besar
Wakil Indonesia sudah mulai berguguran di babak 32 besar Indonesia Open 2026. Kini, tersisa 11 wakil tuan rumah di babak 16 besar.
BolaSkor - Rabu, 03 Juni 2026
Rekap Hasil Indonesia Open 2026: 11 Wakil Tuan Rumah Melanjutkan Perjuangan ke 16 Besar
Ragam
Stadion Azteca, Panggung Pembukaan Piala Dunia 2026 yang Legendaris dan Sarat Sejarah
Piala Dunia 2026 menandai momen bersejarah bagi Estadio Azteca yang legendaris. Untuk ketiga kalinya, stadion ikonik Meksiko ini akan menjadi tuan rumah pertandingan pembukaan Piala Dunia.
Yusuf Abdillah - Rabu, 03 Juni 2026
Stadion Azteca, Panggung Pembukaan Piala Dunia 2026 yang Legendaris dan Sarat Sejarah
Ragam
Kilas Balik Piala Dunia 1990: Goyangan Roger Milla, Panggung Terakhir Jerman Barat, dan Maradona Membelah Napoli
Jerman Barat sukses menjadi juara Piala Dunia 1990 di Italia. Ini menjadi terakhir kalinya Jerman Barat tampil sebelum bersatu dengan Jerman Timur.
Yusuf Abdillah - Rabu, 03 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1990: Goyangan Roger Milla, Panggung Terakhir Jerman Barat, dan Maradona Membelah Napoli
Liga Indonesia
Persib Bandung Dapat Surat dari FIFA
Persib Bandung mendapatkan surat dari FIFA yang dikirimkan lewat PSSI. FIFA memberikan ucapan selamat atas keberhasilan Maung Bandung menjuarai Super League.
Rizqi Ariandi - Rabu, 03 Juni 2026
Persib Bandung Dapat Surat dari FIFA
Piala Dunia
John Herdman Prediksi Kanada Lolos Fase Gugur Piala Dunia 2026, Bagaimana Inggris?
John Herdman memprediksi Kanada akan lolos ke babak knock out setelah gagal total di Piala Dunia 2022.
Rizqi Ariandi - Rabu, 03 Juni 2026
John Herdman Prediksi Kanada Lolos Fase Gugur Piala Dunia 2026, Bagaimana Inggris?
Piala Dunia
Casemiro Senang Brasil Bukan Favorit Juara Piala Dunia 2026
Gelandang senior Brasil, Casemiro, mengatakan tidak menjadi favorit di Piala Dunia 2026 akan membuat Brasil tetap waspada.
Yusuf Abdillah - Rabu, 03 Juni 2026
Casemiro Senang Brasil Bukan Favorit Juara Piala Dunia 2026
Italia
Jelang Piala Dunia 2026, Pelatih Amerika Serikat Akui Didekati AC Milan
Pelatih Amerika Serikat, Mauricio Pochettino, tidak membantah adanya kontak dengan AC Milan.
Yusuf Abdillah - Rabu, 03 Juni 2026
Jelang Piala Dunia 2026, Pelatih Amerika Serikat Akui Didekati AC Milan
Piala Dunia
100 Persen, Timnas Inggris Diyakini Bisa Memenangi Piala Dunia 2026
Gelandang Timnas Inggris, Kobbie Mainoo, menegaskan seluruh pemain dan staf 100 persen yakin bisa memenangi trofi Piala Dunia 2026 di bawah Thomas Tuchel.
Arief Hadi - Rabu, 03 Juni 2026
100 Persen, Timnas Inggris Diyakini Bisa Memenangi Piala Dunia 2026
Bagikan