Perjalanan Tetangga Keluar dari Bayang-Bayang Manchester United

Man City mulai keluar dari bayang-bayang The Red Devils.
Johan KristiandiJohan Kristiandi - Rabu, 09 Desember 2020
Perjalanan Tetangga Keluar dari Bayang-Bayang Manchester United
Manchester United Vs Manchester City (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Dulu, Manchester City bukanlah lawan sepadan untuk Manchester United. The Citizens merupakan tim medioker yang hanya menjadi tetangga ramah tanpa berisik dan mengusik. Namun kini, Man City mulai keluar dari bayang-bayang The Red Devils.

Manchester United masih menjadi klub paling sukses dalam sejarah sepak bola Inggris. The Red Devils mengoleksi 20 gelar juara Liga Inggris.

Dalam periode emas, Manchester United berada di bawah asuhan Sir Alex Ferguson. Manajer asal Skotlandia itu membawa Man United meraih 13 gelar Premier League. Prestasi kian mentereng karena dua titel Liga Champions juga masuk lemari penyimpanan.

Rentetan prestasi tersebut berbanding terbalik dengan sang tetangga, Manchester City. Kejayaan Man City lebih banyak diraih pada periode 1960-an. Setelah itu, Man City menjadi tim yang lebih banyak menghiasi papan tengah.

Baca Juga:

Soal Klaim Raiola, Legenda MU Minta Pogba Segera Beri Klarifikasi

Keuntungan Manchester City Jelang Derby Kontra MU

Kebenaran Kisah Manchester City Memburu Romelu Lukaku

Man United Vs Man City

Namun, situasi mulai berubah sejak pengusaha asal Arab, Sheik Mansour, mengambil alih Manchester City dari Thaksin Shinawatra pada 2008. Kekuatan finansial Man City jauh meningkat sejak saat itu.

Sheik Mansour tidak ragu mengucurkan dana segar dalam jumlah banyak untuk mendatangkan pemain incaran. Maklum, ia merupakan ketua otoritas investasi di Arab Saudi yang mengelola kekayaan negara.

Pemain-pemain top seperti Kevin De Bruyne, Ruben Dias, Riyad Mahrez, Raheem Sterling, Rodri, Joao Cancelo, John Stones, Sergio Aguero, Robinho, Fernandinho, Gabriel Jesus, Edin Dzeko, Yaya Toure, hingga Mario Balotelli datang ke Etihad Stadium.

Dengan ramuan taktik dari pelatih-pelatih papan atas seperti Roberto Mancini dan Pep Guardiola, kesuksesan instan pun diraih. Man City menuai empat titel Premier League.

Pada ajang domestik lainnya, Manchester City juga gemilang. Mereka menjadi yang terbaik pada ajang Piala FA, Piala Liga Inggris, dan Community Shield.

Pesta besar-besaran yang dilakukan Manchester City di rumahnya tentu mengusik tetangga lama yang punya segudang prestasi, Manchester United. Apalagi, The Red Devils seret gelar sejak Sir Alex Ferguson pensiun.

Kepergian Feguson pada 2013 menghadirkan lubang besar di Manchester United. Para pengganti yang punya nama besar pun meraih hasil yang sebagian besar senada yakni kegagalan.

Jika menjadikan trofi sebagai tolok ukur, Jose Mourinho adalah manajer paling sukses di Manchester United setelah Ferguson pergi. The Special One membawa Man United meraih gelar Piala Liga Inggris, Community Shield, dan Liga Europa.

Man United Vs Man City

Sayangnya, Mourinho pun tidak kuat mengarungi badai di tengah badai di Manchester United. Ia didepak dan digantikan dengan Ole Gunnar Solskjaer.

Ole Gunnar Solskjaer pun masih gagal membawa Manchester United ke jalur juara. Teranyar, Paul Pogba dan kawan-kawan tersingkir dari Liga Champions 2020-2021 setelah dikalahkan RB Leipzig. Padahal, Man United sempat menganggap enteng grup yang dilabeli dengan "Grup Neraka".

Mengalihkan teropong ke Premier League, Manchester United juga belum menjanjikan. Man United sering angin-anginan ketika menghadapi lawan yang sejatinya punya level di bawah. Saat ini, Man Unted menempati posisi keenam klasemen sementara Premier League.

Pada akhir pekan nanti (13/12), kedua tetangga akan saling berhadapan. Man City akan bertamu ke rumah Manchester United yang dikenal angker di masa lalu.

Dalam enam pertandingan terakhir, kedua tim sama kuat. Manchester United dan Manchester City sama-sama meraih tiga kemenangan.

Namun, untuk urusan prestasi, seperti cerita di atas, Manchester City masih lebih unggul dalam beberapa tahun terakhir. Ketika Man United berkutat menembus zona Liga Champions, Sergio Aguero dan kawan-kawan sedang sibuk bersaing meraih gelar.

Kini, Manchester United punya kesempatan untuk mengingatkan kepada tetangga yang mulai berisik, Manchester City, jika masih lebih hebat. Namun, pertanyaan besarnya adalah apakah Man United mampu dengan segala problema yang terjadi? Mari ditunggu.

Breaking News Manchester United Manchester City Premier League
Ditulis Oleh

Johan Kristiandi

I am a Sports Journalist and Content Writer with more than eight years of experience in digital media and online journalism. Since 2018, I have been working at BolaSkor.com under PT Merah Putih Media, covering football news, match analysis, transfer updates, and major international tournaments. My professional journey also includes contributing to FIFA+ Indonesia during the 2022 FIFA World Cup and working as a Freelance Writer for Netralnews.com, producing content across sports, politics, economics, lifestyle, and breaking news.
Posts

19.233

Berita Terkait

Inggris
Keluarga Glazer Pertimbangkan Jual Saham Manchester United
Beberapa anggota keluarga Glazer disebut tengah mempertimbangkan kemungkinan menjual sebagian atau bahkan seluruh saham mereka di Manchester United.
Yusuf Abdillah - Kamis, 04 Juni 2026
Keluarga Glazer Pertimbangkan Jual Saham Manchester United
Piala Dunia
Kabar Piala Dunia 2026: Mendadak Revisi Aturan, FIFA Kini Melarang Penonton Bawa Botol Minum Isi Ulang ke Stadion
FIFA telah melarang suporter membawa botol air isi ulang ke tempat penyelenggaraan Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Kamis, 04 Juni 2026
Kabar Piala Dunia 2026: Mendadak Revisi Aturan, FIFA Kini Melarang Penonton Bawa Botol Minum Isi Ulang ke Stadion
Piala Dunia
Survei: Piala Dunia Berpotensi Ganggu Produktivitas Karyawan dan Rugikan Perusahaan
Piala Dunia bukan hanya menjadi pesta besar bagi para penggemar sepak bola, tetapi juga bisa menjadi tantangan tersendiri bagi perusahaan.
Yusuf Abdillah - Kamis, 04 Juni 2026
Survei: Piala Dunia Berpotensi Ganggu Produktivitas Karyawan dan Rugikan Perusahaan
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Sempat Cemas, Spanyol Pede Lamine Yamal Siap Tampil di Laga Pembuka
Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, mengungkapkan keyakinannya bahwa Lamine Yamal akan fit untuk bermain di pertandingan pembuka Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Kamis, 04 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Sempat Cemas, Spanyol Pede Lamine Yamal Siap Tampil di Laga Pembuka
Lainnya
Ratusan Pebiliar Dunia Siap Bertarung di Indonesia International Open 2026
128 pebiliar dunia dari 20 negara lebih akan bertarung di ajang Indonesia International Open 2026 pada 29 Juni hingga 4 Juli 2026.
BolaSkor - Kamis, 04 Juni 2026
Ratusan Pebiliar Dunia Siap Bertarung di Indonesia International Open 2026
Lainnya
Raja Sapta Oktohari Optimistis Indonesia Bisa Lampaui Target 4 Emas di Asian Games 2026
Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, yakin Pasukan Merah Putih bisa lampau target 4 medali emas di Asian Games 2026.
BolaSkor - Kamis, 04 Juni 2026
Raja Sapta Oktohari Optimistis Indonesia Bisa Lampaui Target 4 Emas di Asian Games 2026
Spanyol
Kandidat Presiden Real Madrid Janjikan Erling Haaland, Manchester City Ancam Ambil Jalur Hukum
Manchester City dikabarkan tengah mempertimbangkan langkah hukum setelah kandidat presiden Real Madrid, Enrique Riquelme, secara terbuka berjanji akan mendatangkan Erling Haaland.
Yusuf Abdillah - Kamis, 04 Juni 2026
Kandidat Presiden Real Madrid Janjikan Erling Haaland, Manchester City Ancam Ambil Jalur Hukum
Ragam
Piala Dunia 2026: Panama Tertua, Pantai Gading Paling Muda
Tim mana yang memiliki skuad dengan rata-rata usia tertua dan termuda pada Piala Dunia 2026?
Yusuf Abdillah - Kamis, 04 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Panama Tertua, Pantai Gading Paling Muda
Piala Dunia
Kyle Walker Ungkap 3 Pemain yang Seharusnya Dibawa Thomas Tuchel ke Piala Dunia 2026
Legenda Timnas Inggris dan Manchester City, Kyle Walker, mengungkapkan 3 pemain yang seharusnya dibawa Thomas Tuchel ke Piala Dunia 2026.
BolaSkor - Kamis, 04 Juni 2026
Kyle Walker Ungkap 3 Pemain yang Seharusnya Dibawa Thomas Tuchel ke Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Mimpi Besar Jepang: Piala Dunia 2026 Jadi Pijakan Menuju Target Juara 2050
Pada 2005, setelah dua kali tampil di Piala Dunia, Asosiasi Sepak Bola Jepang mamatok 2050 menjadi target untuk menjadi juara.
Yusuf Abdillah - Kamis, 04 Juni 2026
Mimpi Besar Jepang: Piala Dunia 2026 Jadi Pijakan Menuju Target Juara 2050
Bagikan