Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Premier League

Perjalanan Panjang dan Berliku Joshua Zirkzee Menuju Old Trafford

Joshua Zirkzee harus menghadapi berbagai rintangan dalam kariernya.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Sabtu, 17 Agustus 2024
Perjalanan Panjang dan Berliku Joshua Zirkzee Menuju Old Trafford
Joshua Zirkzee (x/ManUtd)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Joshua Zirkzee langsung menjadi pahlawan Manchester United dengan mencetak gol dalam debutnya di Premier League. Gol yang dibuat 26 menit setelah masuk sebagai pengganti membawa United membuka Premier League musim 2024-2025 dengan kemenangan atas Fulham.

Publik Old Trafford seharusnya tidak terkejut dengan performa Zirkzee. Meski tidak menjadi pemain reguler, Zirkzee memainkan peran penting dalam kesuksesan Bayern Munchen di liga domestik mereka.

Pada Desember 2019, Bayern duduk di posisi kelima klasemen dan tampak semakin tertinggal saat mereka ditahan imbang 1-1 di Freiburg menjelang menit ke-90.

Zirkzee dimasukkan, dan hanya butuh 104 detik bagi pemain Belanda itu untuk membuat dampak besar dengan mencetak gol. Bayern akhirnya menang 3-1 pada laga tersebut.

Hanya beberapa hari kemudian Zirkzee keluar dari bangku cadangan dan kembali menyelamatkan Bayern saat menjamu Wolfsburg. Kali ini dia membutuhkan waktu 149 detik untuk mencetak gol.

Kemunculan Zirkzee di panggung sepak bola dunia merupakan buah dari perjalanan panjang. Perjalanan yang dimulai pada 2007 di klub lokal VV Hekelingen di Spijkenisse, sebelum begabung ke Spartaan '20, dan ADO den Haag.

Dia kemudian pindah ke akademi Feyenoord. Di sini Zirkzee berkembang menjadi penyerang serbabisa dengan insting yang sangat baik untuk mencetak gol.

Zirkzee tampil mengesankan saat bermain bersama tim U-16 dan U-17 pada musim yang sama di Feyenoord. Namun, meski tampil apik, Zirkzee tidak langsung mendapatkan perhatian.

Baca Juga:

Man United Vs Fulham: Joshua Zirkzee Bocorkan Pesan Erik Ten Hag Sebelum Cetak Gol Kemenangan

Man United Vs Fulham: Cetak Gol di Laga Debut, Joshua Zirkzee Diharapkan Tak Ikuti Jejak Rasmus Hojlund

Joshua Zirkzee Janjikan Hal yang Berbeda di Manchester United

Sementara beberapa pemain U-17 menerima tawaran kontrak, Zirkzee harus menunggu sebelum mendapatkan kesepakatan. Saat itulah dia mulai mencari kesempatan di tempat lain.

Namun Zirkzee tidak mau bergabung dengan Ajax dan PSV Eindhoven, yang merupakan rival Feyenoord. Dia merasa tidak bisa melakukan hal itu terhadap Feyenoord.

Antara Everton atau Bayern

Pada musim panas 2017, Zirkzee mendapatkan kesempatan untuk bermain di luar Belanda dan ada dua klub yang sangat berminat. Dua klub bertarung untuk mendapatkannya, Bayern Munchen dan Everton, yang saat itu dilatih Ronald Koeman.

“Everton adalah pilihan serius bagi saya, karena Ronald Koeman adalah manajer tim utama dan mereka tidak memiliki banyak striker di depan saya saat itu,” ujarnya pada 2019 dikutip BBC Sport.

"Romelu Lukaku pergi ke Manchester United musim panas itu dan di Everton saya merasa memiliki peluang bagus. Ketika saya di sana, mereka langsung menawari saya kontrak."

Namun setelah menjalani trial, Zirkzee tidak langsung memutuskan dan menunggu hingga mendapat tawaran dari Bayern.

"Awalnya mereka melihat dua pertandingan saya di Feyenoord yang bukan permainan terbaik saya, jadi Bayern belum yakin. Lalu saya meminta berlatih tiga kali bersama mereka. Di sana mereka menilai apakah saya cukup baik," katanya.

Pihak Bayern menyetujui proposalnya, setelah itu anak muda tersebut meyakinkan Bayern untuk menawarinya kontrak.

“Saat itu biasanya pemain muda Belanda berangkat ke Inggris,” kenangnya. "Saya pergi ke Jerman. Saya berpikir, ini adalah sesuatu yang berbeda, saya ingin mengikuti tantangan itu."

Di Bayern, Zirkzee memulai kariernya di tim U-17, tapi segera pindah ke tim U-19, dan di musim keduanya dia sudah menjadi bagian dari tim kedua.

Dalam beberapa kesempatan dia diundang berlatih bersama tim utama. Dalam waktu singkat, Zirkzee berbagi ruang ganti dengan Robert Lewandowski, Thomas Muller, dan Manuel Neuer. Namun, sekali lagi, Zirkzee harus bersabar karena debut di tim utama tidak akan segera terjadi.

Pelatih Bayern saat itu, Hansi Flick, akhirnya memasukkan Zirkzee ke dalam skuad untuk pertandingan Liga Champions melawan Tottenham Hotspur, di mana ia melakukan debut resminya.

Jadi Pemain Pinjaman

Namun, sekali lagi, langkah Zirkzee tidak semulus yang diharapkan. Dia kemudian dipinjamkan Parma dan Anderlecht untuk mendapatkan lebih banyak pengalaman di tim utama.

Di Anderlecht, Zirkzee tampil gemilang dengan mencetak 15 gol dan delapan assist untuk tim yang dilatih pelatih Bayern saat ini, Vincent Kompany.

Meski tampil bagus di Anderlecht, Bayern memutuskan untuk menjualnya ke klub Serie A Bologna. Di Negeri Piza, sekali lagi kesabaran Zirzee dicoba karena sebagian besar waktunya digunakan sebagai pemain pengganti di musim pertamanya.

Memasuki tahun kedua, Zirkzee menggeliat dengan mencetak 11 gol dan lima assist. Zirkzee memainkan peran penting saat Bologna mengamankan tiket Liga Champions.

Penampilan di Bologna memberinya tempat di skuad Belanda asuhan Koeman di Euro 2024, setelah Teun Koopmeiners harus mundur karena cedera.

Pemain berusia 23 tahun mencatat penampilan pertama bersama tim senior Belanda dalam kemenangan perempat final melawan Turki.

Kini, perjalanan membawanya ke Manchester United. Zirkzee diyakini akan opsi serangan Manchester United, Keserbagunaannya menjadi aset yang sangat berharga bagi Erik ten Hag.

View this post on Instagram

A post shared by Bolaskor.com (@bolaskorcom)

Breaking News Joshua Zirkzee Manchester United

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dan editor senior dengan spesialisasi sepak bola dunia. Pengalaman di media lebih dari 15 tahun. Lulusan Universitas Indonesia. Mengawali karier sebagai reporter di Tabloid Soccer (Kompas Gramedia Group). Sebelum bergabung dengan BolaSkor.com, pernah berkarier di beberapa media besar Indonesia seperti BeritaSatu dan Suara.com. Pernah meliput beberapa event besar seperti UEFA Euro 2008.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Piala Dunia
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
FIFA resmi menunjuk wasit asal Amerika Serikat, Ismail Elfath, untuk memimpin pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina di Atlanta Stadium.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
Liga Indonesia
Persija Rekrut Kyohei Yoshino dari Cerezo Osaka dengan Skema Transfer
Persija Jakarta resmi merekrut gelandang Jepang Kyohei Yoshino dari Cerezo Osaka dengan kontrak dua tahun. Eks Daegu FC itu diproyeksikan memperkuat lini tengah Macan Kemayoran di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Persija Rekrut Kyohei Yoshino dari Cerezo Osaka dengan Skema Transfer
Italia
Anan Khalaili Gagal Berlabuh, Inter Milan Ditawarkan 20 Bek Kanan
Inter Milan dikabarkan ditawari 20 bek kanan setelah gagal merekrut Anan Khalaili. Simak daftar pemain yang masuk radar Nerazzurri, termasuk Djed Spence, Guela Doue, dan Julian Ryerson.
Johan Kristiandi - Selasa, 14 Juli 2026
Anan Khalaili Gagal Berlabuh, Inter Milan Ditawarkan 20 Bek Kanan
Piala Dunia
Harga Tiket Inggris vs Argentina Melambung, Jauh Lebih Mahal daripada Prancis Lawan Spanyol
Harga tiket laga semifinal Piala Dunia 2026 Inggris vs Argentina dua kali lipat lebih mahal dibandingkan Prancis dan Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Harga Tiket Inggris vs Argentina Melambung, Jauh Lebih Mahal daripada Prancis Lawan Spanyol
Piala Dunia
Argentina Minta Pakai Jersey Tandang saat Lawan Inggris, Apa Alasannya?
Argentina dikabarkan mengajukan permintaan khusus kepada FIFA menjelang semifinal Piala Dunia 2026 melawan Inggris. Apa alasannya?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Argentina Minta Pakai Jersey Tandang saat Lawan Inggris, Apa Alasannya?
Bagikan