Perebutan Titel Premier League: Arsenal Sudah Mentok Bersama Mikel Arteta

Arsenal terakhir kali memenangi Premier League pada 2004. Kini, Arsenal dinilai sudah mentok atau maksimal di era Mikel Arteta.
Arief HadiArief Hadi - Jumat, 28 Februari 2025
Perebutan Titel Premier League: Arsenal Sudah Mentok Bersama Mikel Arteta
Mikel Arteta (x/Arsenal)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Musim 2024-2025 masih berlangsung tetapi siapa calon kuat juara Premier League sudah terlihat. Dengan jarak 13 poin meski memainkan satu laga lebih banyak, Liverpool diprediksi kuat memenangi titel liga atas rival terdekat, Arsenal.

The Reds lebih berpengalaman memenanginya karena masih ada pemain-pemain dari skuad juara di era Jurgen Klopp seperti Mohamed Salah, Virgil van Dijk, Trent Alexander-Arnold, hingga Alisson Becker.

Sementara Arsenal kesulitan memenangi laga mereka sendiri, terlebih klub dilanda badai cedera di lini depan dengan absennya Kai Havertz, Bukayo Saka, Gabriel Martinelli, hingga Gabriel Jesus. Skuad The Gunners juga tidak berpengalaman.

Baca Juga:

William Saliba Bisa Pergi ke Real Madrid Jika Arsenal Tak Juga Meraih Trofi

Skenario Ideal: Liverpool Pastikan Gelar saat Jamu Arsenal di Anfield

Arsenal Sulit Bikin Gol, Mikel Arteta Berharap Bukayo Saka dan Gabriel Martinelli Segera Pulih

2004. Itulah tahun terakhir Arsenal memenangi titel Premier League masih di bawah arahan Arsene Wenger. Saat ini, Arsenal berkembang dari segi permainan di era Mikel Arteta, tetapi klub kalah saing dengan Manchester City hingga Liverpool dalam merebutkan titel Premier League.

Arsenal Mentok dengan Mikel Arteta

Mikel Arteta (premierleague.com)

Arteta sudah melatih Arsenal sejak 2019 dan tim berkembang menjadi pesaing titel liga. Akan tapi, Arsenal dalam dua musim terakhir kalah dari Man City dalam merebutkannya dan di musim ini tertinggal 13 poin dari Liverpool.

Pandit sepak bola, Jamie Carragher, menilai Arsenal sudah maksimal atau mentok bersama Arteta. Apabila Liverpool menjaga level bermain musim depan, Man City bangkit, Arsenal bisa semakin kesulitan memenangi titel Premier League.

"Saya pikir kita melihat puncak Arsenal di bawah Arteta. Saya pikir musim lalu, paruh kedua musim lalu saya melihat Arsenal berpikir wow, ini adalah tim yang hebat," terang Carragher dikutip dari Dailymail.

"Saya menonton mereka minggu demi minggu dan berpikir saya menonton tim yang sama bagusnya dengan tim mana pun di Eropa di sini. Dalam 18 pertandingan terakhir, Anda menang 16 kali, imbang satu kali saat bertandang ke City dan kalah satu kali di kandang sendiri dari Aston Villa. Periode tiga atau empat bulan itu, saya tidak yakin Arsenal akan kembali ke sana."

"Alasan saya mengatakan itu adalah karena ketika saya kembali ke masa ketika saya bermain untuk Liverpool dan kami berjuang untuk liga dan kami memiliki musim di mana kami benar-benar berada di sana, jika Anda finis di posisi kedua selama tiga musim berturut-turut, sulit untuk terus maju lagi."

"Itulah tujuan permainannya dan dia mungkin harus mengganti pemain. Kita berbicara tentang perekrutan dan mendatangkan pemain, tetapi pasti ada pertanyaan tentang Arteta."

"Saya katakan di awal musim bahwa sepak bola yang kita lihat di musim pertama mereka menantang City, sekarang timnya berbeda. Terasa lebih fisik, kuat tetapi kaku, tidak luwes."

"Tidak diragukan lagi ini lebih seperti tim Jose Mourinho. Ini lebih tentang situasi bola mati, mengumpan panjang ke pemain depan dan semua pemain mundur untuk menjaga clean sheet."

"Saya bermain di tim seperti itu dan kami selalu kekurangan sesuatu yang istimewa. Itulah mengapa saya tidak pernah mendukung Arsenal. Saya selalu berpikir Anda kekurangan pemain ofensif."

"Kita berbicara setelah pertandingan kemarin bahwa saya masih berpikir, jika Liverpool menang dan memenangkan liga, Anda selalu bisa, jadi, siapa yang akan menantang juara musim depan? Saya pikir saya masih akan lebih mendukung Manchester City daripada Arsenal saat ini," urai Carragher.

View this post on Instagram

A post shared by Bolaskor.com (@bolaskorcom)

Premier League Arsenal Mikel Arteta Liverpool Manchester City

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Jadwal
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Liverpool vs Villarreal: Menjaga Keangkeran Anfield
Liverpool menjamu Villarreal di Liga Champions. Simak prediksi skor, H2H, susunan pemain, jadwal, dan link live streaming di SCTV serta Vidio.
Arief Hadi - Selasa, 20 Oktober 2026
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Liverpool vs Villarreal: Menjaga Keangkeran Anfield
Inggris
Januari 2027, Waktu yang Diberikan Manchester United kepada Michael Carrick?
Gary Neville memperingatkan Michael Carrick soal target lima besar. Jika Man United masih terpuruk pada Januari 2027, posisinya terancam.
Arief Hadi - Senin, 19 Oktober 2026
Januari 2027, Waktu yang Diberikan Manchester United kepada Michael Carrick?
Jadwal
Jadwal Liga Champions Tengah Pekan, Ada Laga Apa Saja?
Simak jadwal Liga Champions 20-22 Oktober 2026, termasuk PSG vs Barcelona, Bayern Munchen vs Arsenal, Como vs Man United, dan siaran SCTV.
Arief Hadi - Senin, 19 Oktober 2026
Jadwal Liga Champions Tengah Pekan, Ada Laga Apa Saja?
Inggris
Efek Kejujuran Lisandro Martinez, Para Pemain Manchester United Dilarang Bicara ke Media
Aksi jujur Lisandro Martinez berbuntut panjang. Manajemen Manchester United kini melarang seluruh pemain melakukan wawancara dengan media.
Gazza Roosaryatama - Senin, 19 Oktober 2026
Efek Kejujuran Lisandro Martinez, Para Pemain Manchester United Dilarang Bicara ke Media
Inggris
Victor Gyokeres Bisa Pergi Tinggalkan Arsenal pada Januari 2027, Kok Bisa?
Viktor Gyokeres dikabarkan mempertimbangkan hengkang dari Arsenal pada Januari 2027 akibat minim menit bermain. Atletico Madrid ikut mengintai.
Arief Hadi - Senin, 19 Oktober 2026
Victor Gyokeres Bisa Pergi Tinggalkan Arsenal pada Januari 2027, Kok Bisa?
Inggris
Start Terburuk Sejak 1986, Michael Carrick Belum Menyerah Bangkitkan Manchester United
Man United bermain imbang 1-1 melawan Leeds dan mencatat start terburuk sejak 1986. Michael Carrick belum menyerah membawa tim bangkit.
Arief Hadi - Senin, 19 Oktober 2026
Start Terburuk Sejak 1986, Michael Carrick Belum Menyerah Bangkitkan Manchester United
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Tottenham Hotspur vs Coventry City, Cek Live di Sini!
Link streaming Tottenham vs Coventry di Premier League 2026/2027, Selasa dini hari WIB. Spurs memburu kemenangan, tetapi Coventry datang dengan modal positif!
Johan Kristiandi - Senin, 19 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Tottenham Hotspur vs Coventry City, Cek Live di Sini!
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Tottenham Hotspur vs Coventry City: Memburu Kemenangan Pertama
Prediksi Tottenham vs Coventry City, jadwal, head to head, susunan pemain, dan link streaming 20 Oktober 2026. Spurs memburu kemenangan perdana di Premier League, tetapi Coventry datang dengan modal dua kemenangan beruntun!
Johan Kristiandi - Senin, 19 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Tottenham Hotspur vs Coventry City: Memburu Kemenangan Pertama
Hasil akhir
Hasil Pertandingan: Real Madrid, AC Milan, dan Arsenal Tersenyum, Juventus Beda Nasib
Hasil pertandingan liga top Eropa 18 Oktober 2026: AC Milan menang 3-2 atas Atalanta, Arsenal pepet Man City, Real Madrid pesta gol, Juventus dibantai Lazio 0-3!
Johan Kristiandi - Senin, 19 Oktober 2026
Hasil Pertandingan: Real Madrid, AC Milan, dan Arsenal Tersenyum, Juventus Beda Nasib
Hasil akhir
Hasil Premier League 2026/2027: Manchester United Ditahan Imbang Leeds, Lanjutkan Puasa Kemenangan
Manchester United melanjutkan puasa kemenangan usai ditahan imbang Leeds dalam lanjutan Premier League 2026/2027.
Gazza Roosaryatama - Minggu, 18 Oktober 2026
Hasil Premier League 2026/2027: Manchester United Ditahan Imbang Leeds, Lanjutkan Puasa Kemenangan
Bagikan