Perbedaan Perolehan Poin AC Milan dengan atau Tanpa Zlatan Ibrahimovic
BolaSkor.com - AC Milan menutup paruh musim pertama musim 2021-2022 di posisi empat besar. Il Rossoneri, meski masih inkonsisten bermain, masih berada dalam jalur perebutan Scudetto atau titel Serie A.
Saat ini tim arahan Stefano Pioli ada di peringkat dua klasemen dengan raihan 42 poin dari 19 laga, terpaut empat poin dari juara bertahan Inter Milan di peringkat satu. Di bawah Milan ada Napoli (39 poin) dan Atalanta (38 poin).
Serie A dan Coppa Italia menjadi fokus Milan saat ini setelah tersingkir di Liga Champions. Milan kandas di posisi buncit grup B Liga Champions di bawah Liverpool, Atletico Madrid, dan Porto.
Kegagalan Milan di Liga Champions dapat dimaklumi, mengingat mereka sudah tujuh tahun absen di Eropa kendati punya predikat tim kedua dengan perolehan trofi Eropa terbanyak (tujuh titel) setelah Real Madrid (13 trofi).
Baca Juga:
Libur Natal dan Tahun Baru, AC Milan Justru Latihan Online
Bursa Transfer Belum Dibuka, Milan Sudah Punya Trequartista Baru
Inter Milan Juara Paruh Musim, Stefano Pioli Beri Peringatan
Milan menutup 2021 dengan posisi runner-up di bawah rival sekota pada tabel Serie A. Tapi ada satu catatan menarik dari segi perolehan poin dan menyangkut penyerang veteran mereka, Zlatan Ibrahimovic.
Perolehan Poin AC Milan dengan atau Tanpa Ibrahimovic
Sejak kembali ke Milan pada Januari 2020 sampai kini di usia 40 tahun, Ibrahimovic memberikan dampak nyata pada permainan Milan khususnya dari segi pengalaman. Soal itu tak perlu diragukan lagi.
Akan tapi dari data yang dilaporkan Calciomercato, Milan meraih 31 dari potensi 42 poin musim ini kala Ibrahimovic tidak tampil sebagai starter dan sebagian besar perolehan poin itu diraih pada 11 laga pertama musim ini.
Sebagai perbandingan, ketika Ibrahimovic tidak tampil sebagai starter Milan hanya meraih 11 poin dari tiga kemenangan, dua hasil imbang, dan tiga kekalahan - rata-rata 1,38 poin per laga. Tanpa Ibrahimovic jadi starter, rata-rata perolehan poin Milan meningkat hingga 2,82 poin.
Catatan itu tidak menggambarkan keseluruhan situasi Milan, baik itu dari badai cedera pemain hingga inkonsistensi tim (dengan atau tanpa Ibrahimovic). Faktanya pada usia 40 tahun, Ibra masih tetap kompetitif dan sudah melesakkan tujuh gol dari 11 laga Serie A musim ini.
Kendati demikian Milan memang tidak bisa bergantung kepada Ibrahimovic atau juga Olivier Giroud. Selain usia keduanya tak lagi muda mereka juga sering cedera. Tak ayal sudah saatnya penyerang-penyerang muda Milan unjuk gigi.
Arief Hadi
15.894
Berita Terkait
Prediksi dan Statistik AC Milan vs Lazio: Kesempatan Merebut Puncak Klasemen Serie A
Kembali Tayang di Televisi Nasional, Berikut Jadwal Pertandingan Serie A 2025-2026 Akhir Pekan Ini
Mauricio Souza Tak Mau Bertemu Pemain Persija Dulu Usai Kalahkan PSIM di SUGBK
Persija Berharap Kembali ke JIS saat Jamu Bhayangkara FC
Pelatih Persija Sebut Rumput SUGBK Lebih Baik dari JIS
Terkesan dengan Atmosfer Jakmania dan Brajamusti di SUGBK, Pelatih PSIM Bandingkan dengan Fans Feyenoord hingga Besiktas
Jadi Top Skorer Persib di Kompetisi Asia, Andrew Jung Main Termotivasi
Merasa Seimbang dengan An Se-young, Putri KW Termotivasi Raih Peringkat 1 Dunia
PBSI Rombak Skuad SEA Games 2025 demi Penuhi Target Menpora, Berikut Daftar 20 Wakil Indonesia di Cabor Bulutangkis
Link Streaming Barcelona vs Deportivo Alaves, Sabtu 29 November 2025