Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Perbedaan MotoGP Era Dulu dan Sekarang

Pesatnya perkembangan teknologi motor MotoGP turut mendapat perhatian dari Takaaki Nakagami.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Sabtu, 29 Juli 2023
Perbedaan MotoGP Era Dulu dan Sekarang
Takaaki Nakagami (twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com – Pesatnya perkembangan teknologi motor MotoGP turut mendapat perhatian dari Takaaki Nakagami. Pembalap LCR Honda ini pun membeberkan perbedaan besar yang ada pada motor saat ini.

Seiring berjalannya waktu, motor MotoGP terus mengalami perubahan teknologi. Tercatat banyak inovasi yang dilakukan demi meningkatkan kecepatan.

Mulai dari pengembangan di sektor mesin, hingga perubahan bentuk motor dengan menambahkan komponen aerodinamika. Motor MotoGP saat ini tidak dapat lagi disamakan dengan era dulu kala.

Hal ini diakui pula oleh Nakagami. Sebagai orang yang terjun langsung merasakan perkembangan ini, rekan satu tim Alex Rins ini lantas mengungkapkan beberapa kelebihan yang bisa dirasakannya.

“Keduanya banyak berubah (gaya berkendara dan motor MotoGP) dan masih terus berubah. Pengembangan yang dilakukan mengalami progres, waktu juga semakin cepat. Kamu bisa melihatnya melalui top speed,” ungkap Nakagami, dikutip dari speedweek.com.

“Bayangkan pembalap dari tim lain bisa menyentuh kecepatan 366 km/jam. Ini sangat gila. Motor juga semakin banyak sayapnya, lebih banyak bantuan untuk para pembalap. Saya ingat saat mengendarai motor MotoGP untuk pertama kalinya. Ini terjadi di musim 2018 dan ketika itu tidak ada sayap yang besar dan teknologi canggih,” tambahnya

Namun bukan berarti motor MotoGP era kini tidak memiliki kelemahan sama sekali. Nakagami mengungkapkan ada beberapa dampak buruk yang timbul akibat perkembangan teknologi.

“Ini jadi lebih sulit karena ketika berakselerasi, Anda harus lebih memperhatikan sisi depan. Jika Anda membandingkan tenaganya, sekarang dapat menggunakannya lebih banyak, semua berkat grup yang semakin meningkat dan efek dari aerodinamika,” kata Nakagami.

“Anda menjadi semakin lebih cepat, tetapi ketika berbicara mengenai feeling yang biasa didapat pembalap, saya lebih suka motor ‘old school’. Karena pada akhirnya usaha keras pembalap terbayarkan. Sekarang menjadi lebih berbeda,” tutupnya.

Penulis: Bintang Rahmat

Motogp Takaaki Nakagami Breaking News

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dan editor senior dengan spesialisasi sepak bola dunia. Pengalaman di media lebih dari 15 tahun. Lulusan Universitas Indonesia. Mengawali karier sebagai reporter di Tabloid Soccer (Kompas Gramedia Group). Sebelum bergabung dengan BolaSkor.com, pernah berkarier di beberapa media besar Indonesia seperti BeritaSatu dan Suara.com. Pernah meliput beberapa event besar seperti UEFA Euro 2008.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Liga Indonesia
Bukan Luis Milla, Pelatih Dewa United Banten FC Muka Baru di Sepak Bola Indonesia
Luis Milla dipastikan bukan pelatih Dewa United Banten FC untuk Super League 2026/2027. Osmar Loss menjadi kandidat terkuat pengganti Jan Olde Riekerink.
Rizqi Ariandi - Rabu, 15 Juli 2026
Bukan Luis Milla, Pelatih Dewa United Banten FC Muka Baru di Sepak Bola Indonesia
Jadwal
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Cara menonton Prancis vs Spanyol secara gratis pada semifinal Piala Dunia 2026. Simak jadwal live TVRI, jam tayang, link live streaming, preview pertandingan, dan analisis kekuatan kedua tim.
Johan Kristiandi - Rabu, 15 Juli 2026
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Piala Dunia
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
John Terry membandingkan Jude Bellingham dengan salah satu pemain terbaik sepanjang masa, Zinedine Zidane.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Bagikan