Perbandingan Arsenal di Era Emery dengan Musim Terakhir Wenger dalam Hitungan 50 Laga

Unai Emery meningkatkan beberapa aspek permainan Arsenal dibandingkan dengan Arsene Wenger.
Arief HadiArief Hadi - Selasa, 23 April 2019
Perbandingan Arsenal di Era Emery dengan Musim Terakhir Wenger dalam Hitungan 50 Laga
Unai Emery dan Arsene Wenger (@AS)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Musim 2018-19 akan segera berakhir dan Unai Emery akan menjalani debut penuh selama semusim menangani tim legendaris Inggris, Arsenal. Emery mulai melatih The Gunners pada awal musim ini menggantikan Arsene Wenger, yang telah melatih Arsenal selama 22 tahun.

Wenger mengundurkan diri - disinyalir karena klub memecatnya - setelah gagal membawa Arsenal lolos Kualifikasi Liga Champions dua musim beruntun, plus gagal meraih titel Premier League sejak terakhir meraihnya di tahun 2004.

Emery ditunjuk setelah menyelesaikan kontraknya selama dua musim dengan PSG (Paris Saint-Germain). Sejauh ini musim pertama manajer asal Spanyol itu dapat dikatakan tidak buruk-buruk amat. Arsenal bersaing masuk zona Liga Champions dan sukses mencapai semifinal Liga Europa.

Unai Emery dan Arsene Wenger

Tiga hari lalu atau tepatnya pada 20 April 2019, tepat setahun sejak Wenger mengundurkan diri dari jabatannya sebagai manajer Arsenal - 20 April 2018. Perbandingan dengan melihat perubahan Arsenal di era Wenger dengan Emery pun naik ke permukaan.

Tentu saja, tidak adil jika membandingkan 22 tahun pengabdian Wenger dengan semusim Arsenal di bawah Emery. Oleh karenanya, perbandingan akan dibuat berdasarkan 50 laga Arsenal dengan Emery di seluruh kompetisi, dengan 50 laga Arsenal di musim terakhir Wenger.

Peningkatan Angka di Bawah Arahan Emery

Laurent Koscielny dan Sokratis

Emery, 47 tahun, meraih 32 kemenangan dengan rasio kemenangan mencapai 64 persen. Sementara pada 50 laga Wenger dengan Arsenal musim lalu, Arsenal menang 25 kali, imbang sembilan kali, dan kalah 16 kali - Emery hanya tujuh kali imbang dan 11 kali kalah.

Kehadiran Emery meningkatkan beberapa aspek permainan Arsenal seperti ketajaman mencetak gol, khususnya di lini depan, serta pertahanan yang lebih solid. Arsenal-nya Emery telah mencetak 97 gol - dua gol lebih dari era Wenger.

Sedangkan dari sisi defensif atau bertahan, Emery memiliki satu catatan clean sheet lebih dan kebobolan delapan gol lebih rendah dari Wenger. Penerapan taktik 3-4-2-1 memberi keseimbangan bermain dalam skuat Arsenal terkini.

Penampilan hebat dua penyerang, Alexandre Lacazette dan Pierre-Emerick Aubameyang, yang notabene dua pembelian terakhir Wenger, juga meningkatkan rasio konversi tendangan Arsenal menjadi 15,3 dari 12,67 di era Wenger.

Lacazette telah mencetak 13 gol dari 32 penampilan dan Aubameyang menorehkan 19 gol dari 33 laga di Premier League. Keduanya kerap dirotasi Emery jika bermain dengan satu penyerang atau bahkan bermain bersama.

Masalah Kedisiplinan

Lucas Torreira

Isu soal kedisiplinan Arsenal tidak berubah drastis dari era Wenger ke Emery. Bahkan di era Emery sedikit lebih parah dibanding Wenger. Dalam kurun waktu 50 laga di seluruh kompetisi, Arsenal sudah punya empat pemain yang menerima kartu merah - dua kali lebih dari zamannya Wenger.

Jumlah kartu kuning pun identik dengan masa Wenger. Bedanya, lini tengah Arsenal kini lebih 'hidup' dan berenerji karena diperkuat dua pemain anyar: Lucas Torreira dan Matteo Guendouzi. Kombinasi keduanya menghasilkan 16 kartu dan dua kartu merah.

Arsenal terlihat tidak disiplin, kendati demikian, lini tengah mereka lebih ganas dibanding era Wenger dan siap bertempur melawan lini tengah tim-tim rival. Torreira gelandang petarung asal Uruguay yang aktif bergerak, begitu juga Guendouzi di lini tengah.

Breaking News Arsenal Arsene Wenger Unai Emery
Ditulis Oleh

Arief Hadi

Posts

16.373

Berita Terkait

Spanyol
Ada Peluang Kembali ke Manchester United, Marcus Rashford Sudah Tentukan Masa Depannya
Spekulasi masa depan Marcus Rashford kembali mencuat. Ada peluang kembali ke Manchester United, namun sang striker dikabarkan sudah menentukan sikap. Apa keputusan Rashford sebenarnya?
Johan Kristiandi - Kamis, 05 Februari 2026
Ada Peluang Kembali ke Manchester United, Marcus Rashford Sudah Tentukan Masa Depannya
Liga Indonesia
Layvin Kurzawa dan Dion Markx Main Lawan Malut United?
Persib Bandung menghadapi Malut United di Stadion GBLA, Jumat (6/2).
Tengku Sufiyanto - Kamis, 05 Februari 2026
Layvin Kurzawa dan Dion Markx Main Lawan Malut United?
Spanyol
Pasang Badan, Pelatih Timnas Prancis Tidak Setuju Kylian Mbappe Diminta Lebih Banyak Bertahan
Pelatih Timnas Prancis Didier Deschamps angkat suara membela Kylian Mbappe dari kritik soal kontribusi bertahan. Apa alasan sang pelatih dan bagaimana peran Mbappe sebenarnya? Simak ulasannya!
Johan Kristiandi - Kamis, 05 Februari 2026
Pasang Badan, Pelatih Timnas Prancis Tidak Setuju Kylian Mbappe Diminta Lebih Banyak Bertahan
Hasil akhir
Hasil Semifinal Piala Asia Futsal 2026: Sejarah Tercipta, Timnas Indonesia Bungkam Jepang 5-3 dan Menembus Final
Laga paling menegangkan! Timnas Futsal Indonesia menaklukkan Jepang 5-3 lewat drama extra time dan penalti. Sejarah tercipta, Garuda melaju ke final Piala Asia Futsal 2026.
Johan Kristiandi - Kamis, 05 Februari 2026
Hasil Semifinal Piala Asia Futsal 2026: Sejarah Tercipta, Timnas Indonesia Bungkam Jepang 5-3 dan Menembus Final
Timnas
Nova Arianto Pastikan Kurniawan Dwi Yulianto Gantikan Posisinya sebagai Pelatih Kepala Timnas Indonesia U-17
Nova Arianto sebelumnya sudah ditunjuk PSSI naik ke Timnas Indonesia U-20 sebagai pelatih kepala.
Tengku Sufiyanto - Kamis, 05 Februari 2026
Nova Arianto Pastikan Kurniawan Dwi Yulianto Gantikan Posisinya sebagai Pelatih Kepala Timnas Indonesia U-17
Italia
Alessandro Del Piero Klaim Peluang Scudetto AC Milan Lebih Besar daripada Inter Milan
Legenda Juventus Alessandro Del Piero menilai peluang AC Milan meraih Scudetto musim ini lebih besar dibanding Inter Milan. Apa alasan di balik penilaiannya? Simak ulasan lengkapnya!
Johan Kristiandi - Kamis, 05 Februari 2026
Alessandro Del Piero Klaim Peluang Scudetto AC Milan Lebih Besar daripada Inter Milan
Italia
Tes Medis Sangat Ketat, AC Milan Dihindari Beberapa Agen Pemain
Tes medis super ketat AC Milan disebut membuat sejumlah agen pemain berpikir dua kali. Kasus Jean-Philippe Mateta hingga Victor Boniface jadi sorotan panas bursa transfer.
Johan Kristiandi - Kamis, 05 Februari 2026
Tes Medis Sangat Ketat, AC Milan Dihindari Beberapa Agen Pemain
Italia
Perbandingan Jadwal AC Milan dan Inter Milan Sebelum Derby Della Madonnina: Nerazzurri Padat, Rossoneri Sepi
Legenda Juventus, Alessandro Del Piero, menilai peluang AC Milan meraih Scudetto musim ini lebih besar dibanding Inter Milan. Apa alasan di balik klaim tersebut? Simak ulasan lengkapnya!
Johan Kristiandi - Kamis, 05 Februari 2026
Perbandingan Jadwal AC Milan dan Inter Milan Sebelum Derby Della Madonnina: Nerazzurri Padat, Rossoneri Sepi
Liga Indonesia
Mauro Zijlstra Rahasiakan Proses Transfer ke Persija dari Rekannya di Timnas Indonesia
Mauro Zijlstra tak menceritakan proses transfernya ke Persija kepada rekan-rekannya di Timnas Indonesia.
Rizqi Ariandi - Kamis, 05 Februari 2026
Mauro Zijlstra Rahasiakan Proses Transfer ke Persija dari Rekannya di Timnas Indonesia
Italia
Prediksi Starting XI Atalanta vs Juventus: Minim Rotasi
Juventus dan Atalanta saling sikut di perempat final Coppa Italia. Minim rotasi, kejutan starting XI, dan duel panas penentu tiket semifinal. Jangan sampai terlewat!
Johan Kristiandi - Kamis, 05 Februari 2026
Prediksi Starting XI Atalanta vs Juventus: Minim Rotasi
Bagikan