Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Perbandingan 5 Pemain Termahal Leicester dan Chelsea

Menilik performa pemain-pemain termahal yang dimiliki Chelsea dan Leicester City.
Arief HadiArief Hadi - Selasa, 19 Januari 2021
Perbandingan 5 Pemain Termahal Leicester dan Chelsea
Chelsea vs Leicester City (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Musim ini Leicester City dan Chelsea adalah dua kuda hitam petarung titel Premier League 2020-2021. Secara matematis kedua klub tersebut masih dapat merebutkan titel, meski saat ini Leicester lebih favorit karena ada di empat besar.

Persaingan musim ini memang cukup terbuka dengan segala keunikan sepak bola di tengah pandemi virus corona. Leicester dan Chelsea bersaing dengan duo Manchester, Tottenham Hotspur, Everton, dan juara bertahan, Liverpool dalam perebutan titel liga.

Chelsea selalu disorot dengan bintang-bintang yang mereka miliki, plus rekrutan-rekrutan anyar yang mahal musim ini. Sementara Leicester sudah sejak musim lalu jadi kuda hitam persaingan di bawah arahan Brendan Rodgers.

Baca Juga:

Prediksi Leicester City Vs Chelsea: Misi Merebut Puncak Klasemen

Perkuat Pertahanan, Milan Pinjam Bek Muda Chelsea

Kemalangan Timo Werner Tak Jua Berakhir di Chelsea

Kali ini BolaSkor.com akan memberikan perbandingan mengenai pemain-pemain termahal (menurut Transfermarkt) yang dimiliki Chelsea dan Leicester. Itu kategori pemain yang memiliki harga mahal dalam skuad, bukan pembelian termahal. Siapa saja?

1. James Maddison - 55 Juta Euro

James Maddison

Gelandang serang asal Inggris sudah dihubungkan dengan klub-klub Eropa sejak musim lalu. Seiring jam terbangnya bersama Leicester dan usia relatif muda (24 tahun) serta pengalaman di timnas Inggris, penampilan James Maddison kian berkembang.

Penilik banderol 55 juta euro menorehkan tujuh gol dan memberikan enam assists dari total 22 laga di seluruh kompetisi musim ini. Maddison nyawa permainan Leicester di tengah dengan visi bermain, teknik bagus, dan naluri mencetak gol.

2. Kai Havertz - 81 Juta Euro

Kai Havertz

Dibeli dari Bayer Leverkusen pada 2020 seharga 80 juta euro dan harganya saat ini ada di sekitar angka 81 juta euro. Kai Havertz telah mencetak lima gol dan memberikan enam assists dari total 22 laga bersama Chelsea di seluruh kompetisi.

Meski begitu dari segi performa, penampilan Havertz belum seperti di Leverkusen dan masih beradaptasi dengan kultur sepak bola Inggris. Apalagi Havertz banyak ditempatkan sebagai penyerang sayap ketimbang gelandang serang di belakang striker oleh Frank Lampard.

3. Timo Werner - 70 Juta Euro

Timo Werner

Seperti Havertz Timo Werner juga baru direkrut Chelsea pada 2020. Chelsea memboyongnya dari RB Leipzig sebesar 53 juta euro dan kini kisaran harganya pada 64 juta euro. Performa Werner juga tengah disorot belakangan ini.

Werner melalui 10 laga Premier League tanpa mencetak gol, meski saat ini sudah mencetak sembilan gol dan memberikan enam assists dari total 26 laga di seluruh kompetisi. Performa terbaiknya belum terlihat sejauh ini.

4. Youri Tielemans - 50 Juta Euro

Youri Tielemans

Gelandang asal Belgia merupakan pemain termahal kedua Leicester saat ini dengan banderol 50 juta euro. Harga yang sesuai untuk Youri Tielemans karena ia motor serangan Leicester di tengah bersama Maddison.

Tielemans tak hanya bisa mencetak gol tapi juga kuat dari sisi defensif. Musim ini pemain berusia 23 tahun punya empat gol dan tiga assists dari total 24 laga di seluruh kompetisi. Tinggal menunggu waktu hingga Tielemans dibidik oleh klub top Eropa lainnya.

5. Christian Pulisic - 60 Juta Euro

Christian Pulisic

Andai tidak cedera Christian Pulisic selalu bisa diandalkan Frank Lampard dan memberikan efek bermain seperti Eden Hazard. Musim ini Pulisic baru mencetak dua gol dari 15 laga di seluruh kompetisi - 11 penampilan di Premier League.

Winger berusia 22 tahun memiliki permainan yang direct (permainan langsung), bisa membuka pertahanan lawan, memberikan assist dan menciptakan peluang bagi rekan setim. Dalam kondisi prima Pulisic cukup mengerikan.

Breaking News Leicester City Chelsea Premier League Trivia Sepak Bola

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Piala Dunia
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
John Terry membandingkan Jude Bellingham dengan salah satu pemain terbaik sepanjang masa, Zinedine Zidane.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Piala Dunia
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
FIFA resmi menunjuk wasit asal Amerika Serikat, Ismail Elfath, untuk memimpin pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina di Atlanta Stadium.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
Bagikan