Perasaan Campur Aduk Robert Alberts Usai Persib Kalahkan PSS Sleman

Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts dalam perasaan yang campur aduk usai mengalahkan PSS Sleman.
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Senin, 16 Maret 2020
Perasaan Campur Aduk Robert Alberts Usai Persib Kalahkan PSS Sleman
Wander Luiz. (BolaSkor.com/Gigi Gaga)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts dalam perasaan yang campur aduk usai mengalahkan PSS Sleman. Maung Bandung menang 2-1 di laga yang digelar di Stadion si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu (15/3).

Pertama, pelatih asal Belanda mengaku senang dengan hasil yang ditorehkan. Sebab kemenangan adalah target utama dalam menghadapi laga ke-3 Liga 1 2020 ini.

"Ini awal yang bagus bagi kami karena bisa mengawali liga dengan baik, sembilan poin dari tiga laga dan sejauh ini kami satu-satunya dan ini hadiah untuk Persib Bandung yang ke-87," ungkap Robert usai pertandingan.

Robert juga bangga dengan para pemainnya karena perjuangannya untuk meraih kemenangan. Sebab awalnya timnya tertinggal gol lebih dulu melalui Aaron Evans di menit ke-2. Namun Persib berhasil membalikkan kedudukan melalui Geoffrey Castillion di menit ke-20 dan Wander Luiz di menit ke-36.

"Bangga kepada pemain secara keseluruhan karena berjuang selama 90 menit dan menurut saya ini kemenangan yang layak. Meski saya rasa kami juga seharusnya bermain lebih baik, bermain lebih efisien," katanya.

Kedua, Robert kecewa dengan kualitas lapangan si Jalak Harupat. Menurutnya Persib tak seharusnya bermain di Stadion milik pemerintah Kabupaten Bandung ini.

Baca Juga:

Manajemen Persib Bicara soal Larangan Produk Rokok sebagai Sponsor

Persib Bandung 2-1 PSS Sleman: Maung Bandung Geser Bali United di Puncak Klasemen

"Sekali lagi saya sulit memahami kenapa tim dengan standar seperti Persib bermain di lapangan yang standarnya seperti ini. Ini menyulitkan bagi pemain dan tidak membantu mereka untuk memainkan sepak bola yang bagus. Sangat kecewa dengan kondisi lapangan," kesalnya.

Selain itu, Robert juga kecewa kepemimpinan wasit Yeni Krisdianto. Pasalnya wasit asal Jawa Timur itu beberapa kali mengeluarkan keputusan yang tidak berimbang.

"Seperti di dua menit awal karena itu bukan merupakan pelanggaran. Ini adalah tackle yang fantastis dan jika saja di sepak bola tackle seperti itu tidak dibolehkan maka ada sesuatu yang salah. Dan setelah itu ada juga keputusan yang patut dipertanyakan," bebernya.

Terakhir, Robert kecewa dengan Bobotoh. Menurutnya Bobotoh masih belum memahami aturan bagimana mendukung tim kesayangannya saat bertanding.

Padahal sebelumnya, ia sangat senang lantaran Stadion si Jalak Harupat dipadati Bobotoh. Bahkan totalnya mencapai angka lebih dari 26 ribu orang.

"Ada peraturan soal petasan serta flare, jadi kami harus mengedukasi suporter soal itu. Setelah laga kami masih melihat beberapa yang masih melakukan itu.

"Saya jadi bertanya, apa alasan mereka melakukan itu, apakah kalian mendukung klub kalian atau tidak. Jika kalian mendukung, jangan lakukan itu karena itu membuat klub didenda dan uang itu kami butuhkan,"

"Sebelumnya saya sudah katakan bahwa kami butuh fasilitas latihan yang lebih baik, kami butuh pemain yang lebih baik dan lain sebagainya. Kalian harus mengingatkan segelintir suporter yang masih melakukan itu dan saya minta kalian untuk mengerti. Jangan biarkan klub didenda karena kesalahan segelintir orang saja," pungkasnya. (Laporan Kontributor Gigi Gaga/Bandung)

Persib Bandung Robert Rene Alberts Liga 1 Breaking News PSS Sleman

Tengku Sufiyanto

The author is a senior sports journalist focused on football, with over 12 years of experience. Covered major international tournaments, including the AFC Asian Cup, the FIFA U-17 World Cup, the ASEAN Championship, and the Southeast Asian Games. Also been actively involved with the Football Journalists Association of Indonesia and the PSSI Pers, strengthening his network and expertise within the football industry. Among his most notable works are "Menjawab Keterkaitan PSIM dengan Keraton Yogyakarta" & "Persib Menghapus Hegemoni Belanda dari Kota Bandung"
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lainnya
Jadi Saksi di Sidang PTUN, Sekjen NOC Indonesia Tekankan Kepatuhan Terhadap Olympic Charter
Sekjen NOC, Wijaya Noeradi menjadi saksi dalam sidang di PTUN dalam perkara gugatan Ketua Pengprov Pertina NTT terhadap Menpora.
BolaSkor - Rabu, 01 Juli 2026
Jadi Saksi di Sidang PTUN, Sekjen NOC Indonesia Tekankan Kepatuhan Terhadap Olympic Charter
Piala Dunia
3 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memilih Pemenang Amerika Serikat vs Bosnia-Herzegovina
Sebelum menyaksikan Amerika Serikat vs Bosnia-Herzegovina di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, simak prediksi superkomputer, head to head, kondisi pemain, dan statistik lengkap.
Johan Kristiandi - Rabu, 01 Juli 2026
3 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memilih Pemenang Amerika Serikat vs Bosnia-Herzegovina
Liga Indonesia
Tunjuk PSGC Ciamis Sebagai Tim Satelit, Ini Keuntungan untuk Persib Bandung
Persib resmi menjadikan PSGC Ciamis sebagai tim satelit untuk Liga 2 2026/2027. Simak tujuan kerja sama, manfaat bagi pemain muda, dan strategi jangka panjang Maung Bandung.
Johan Kristiandi - Rabu, 01 Juli 2026
Tunjuk PSGC Ciamis Sebagai Tim Satelit, Ini Keuntungan untuk Persib Bandung
Piala Dunia
Breaking News: Jurgen Klopp Bersedia Turun Gunung Melatih Timnas Jerman
Jurgen Klopp dikabarkan siap mempertimbangkan melatih Timnas Jerman usai Piala Dunia 2026. Simak laporan Fabrizio Romano, posisi Julian Nagelsmann, dan perkembangan terbarunya.
Johan Kristiandi - Rabu, 01 Juli 2026
Breaking News: Jurgen Klopp Bersedia Turun Gunung Melatih Timnas Jerman
Piala Dunia
3 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memilih Pemenang Duel Belgia vs Senegal
Sebelum menyaksikan Belgia vs Senegal di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, simak 3 fakta penting, prediksi superkomputer Opta, kondisi pemain, dan statistik menarik.
Johan Kristiandi - Rabu, 01 Juli 2026
3 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memilih Pemenang Duel Belgia vs Senegal
Piala Dunia
Superkomputer Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo: The Three Lions Unggul Jauh
Superkomputer Opta memprediksi Inggris jauh lebih diunggulkan saat menghadapi RD Kongo di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026. Cek prediksi skor, peluang menang, dan analisis lengkap.
Johan Kristiandi - Rabu, 01 Juli 2026
Superkomputer Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo: The Three Lions Unggul Jauh
Sports
Indonesian Padel League 2026 Resmi Diluncurkan, Era Baru Kompetisi Padel Profesional Indonesia Dimulai
PT Liga Padel Indonesia dan PBPI resmi meluncurkan Indonesian Padel League 2026. Kompetisi padel profesional berbasis klub kota akan bergulir mulai Agustus 2026 hingga Februari 2027.
Rizqi Ariandi - Rabu, 01 Juli 2026
Indonesian Padel League 2026 Resmi Diluncurkan, Era Baru Kompetisi Padel Profesional Indonesia Dimulai
Komunitas
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Inggris vs RD Kongo, Live TVRI Rabu (1/7) Pukul 23.00 WIB
Jadwal Inggris vs Kongo di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026. Simak jam tayang, siaran langsung TVRI, link streaming, serta peluang Harry Kane membawa Inggris lolos ke 16 besar.
Rizqi Ariandi - Rabu, 01 Juli 2026
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Inggris vs RD Kongo, Live TVRI Rabu (1/7) Pukul 23.00 WIB
Piala Dunia
Superkomputer Prediksi Hasil Belgia vs Senegal: Setan Merah Jaga Rekor Tak Terkalahkan
Superkomputer Opta menjagokan Belgia mengalahkan Senegal pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 dengan peluang kemenangan mencapai 45,6 persen.
Yusuf Abdillah - Rabu, 01 Juli 2026
Superkomputer Prediksi Hasil Belgia vs Senegal: Setan Merah Jaga Rekor Tak Terkalahkan
E-sports
Dua Atlet Utusan IFeL Antar Indonesia Juara eFootball China Invitational 2026
Indonesia sukses menjuarai eFootball China Invitational 2026 usai Rizky Faidan dan Denis Bernard mengalahkan Jepang 4-3 di final. Prestasi ini menjadi modal penting menuju World Finals.
Rizqi Ariandi - Rabu, 01 Juli 2026
Dua Atlet Utusan IFeL Antar Indonesia Juara eFootball China Invitational 2026
Bagikan