Pep Guardiola Beberkan Biang Kekalahan Memalukan Manchester City dari Leicester

Pep Guardiola mengungkap ketidaksabaran pasukannya setelah disamakan skornya menjadi faktor kekalahan memalukan tersebut.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Senin, 28 September 2020
Pep Guardiola Beberkan Biang Kekalahan Memalukan Manchester City dari Leicester
Pep Guardiola (twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Manchester City kalah 2-5 melawan Leicester City di Etihad Stadium, Senin (28/9) dini hari WIB. Manajer City Pep Guardiola mengungkap ketidaksabaran pasukannya setelah disamakan skornya menjadi faktor kekalahan memalukan tersebut.

Man City tampil dominan setelah mantan gelandang Leicester Riyad Mahrez membawa The Citizens unggul pada menit-menit awal. Namun pola permainan armada Guardiola kacau setelah Jamie Vardy menyarangkan gol penyama dari titik penalti pada menit ke-37.

Baca Juga:

Manchester City 2-5 Leicester City: Hat-trick Jamie Vardy dan Tiga Penalti Permalukan The Citizens

Ruben Dias ke Manchester City, Nicolas Otamendi Menuju Benfica

Pep Guardiola Tuding Otoritas Sepak Bola Tak Peduli Pemain

Guardiola menyoroti pola permainan defensif lawan juga membuat timnya kesulitan. "Mereka tak ingin bertanding, mereka bertahan jauh ke dalam dan hanya menginginkan serangan balik," kata Guardiola kepada BBC.

"Mereka mencetak total tiga penalti, jadi itu sulit sekali bagi kami. Gagal menciptakan peluang membuat kami gugup dan cemas," kata Guardiola dikutip Reuters.

Absennya Sergio Aguero dan Gabriel Jesus karena cedera membuat City seperti macan ompong sekalipun mendominasi penguasaan bola.

Sebaliknya pertahanan mereka rapuh sehingga setiap kali Vardy dan kawan-kawan merangsek, saat itu pula mereka menciptakan masalah terhadap barisan belakang City.

Vardy mencetak dua gol dari penalti dan satu lagi dari finis lewat tumit, sedangkan James Maddison dan Youri Tielemans masing-masing mempersembahkan dua gol terakhir.

Guardiola menyesalkan hilangnya keseimbangan timnya, namun berjanji bangkit setelah City kemasukan lima gol dalam pertandingan liga di kandang sendiri yang terjadi sejak Arsenal mengalahkan mereka 1-5 pada Februari 2003.

"Ini memang hasil yang berat tetapi saya tidak akan menyerah. Saya akan mencari solusi agar tim ini stabil," kata dia.

"Pemain-pemain saya mungkin beranggapan mereka tidak bermain cukup baik setelah kebobolan, tetapi kami pada tahap itu kami sedang mendominasi," sambung dia.

"Masalahnya adalah kami memberikan tekanan ekstra pada diri kami sendiri untuk mencetak gol kedua dan ketiga. Kami harus lebih tenang. Kami harus lebih sabar."

Premier League Manchester City Pep Guardiola Breaking News
Ditulis Oleh

Yusuf Abdillah

Posts

10.100

Berita Terkait

Hasil akhir
Timnas Futsal Indonesia Raih Posisi Runner Up Piala Asia Futsal 2026 Usai Kalah dari Iran Lewat Adu Penalti
Timnas Futsal kalah adu penalti dari Iran dengan skor 5-4 (5-5), pada laga final yang berlangsung di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu (7/2) malam WIB.
Tengku Sufiyanto - Sabtu, 07 Februari 2026
Timnas Futsal Indonesia Raih Posisi Runner Up Piala Asia Futsal 2026 Usai Kalah dari Iran Lewat Adu Penalti
Hasil akhir
Hasil Premier League: Bekuk Tottenham 2-0, Manchester United Catat Empat Kemenangan Beruntun
Manchester United memetik kemenangan 2-0 atas Tottenham Hotspur pada laga pekan ke-25 Premier League 2025-2026 di Stadion Old Traffrod.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 07 Februari 2026
Hasil Premier League: Bekuk Tottenham 2-0, Manchester United Catat Empat Kemenangan Beruntun
Jadwal
Jadwal dan Link Streaming Arsenal vs Sunderland, Live Sebentar Lagi
Berikut adalah jadwal siaran langsung dan link streaming pertandingan Premier League antara Arsenal United melawan Sunderland.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 07 Februari 2026
Jadwal dan Link Streaming Arsenal vs Sunderland, Live Sebentar Lagi
Spanyol
Lamine Yamal Klaim LaLiga sebagai Kompetisi yang Paling Sulit
Bintang Barcelona Lamine Yamal menyebut LaLiga sebagai kompetisi tersulit karena persaingan menjadi juara acap terjadi hingga pekan terakhir.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 07 Februari 2026
Lamine Yamal Klaim LaLiga sebagai Kompetisi yang Paling Sulit
Ragam
Mengenang The Munich Air Disaster, Ketika Tragedi Meruntuhkan Dinding Rivalitas
6 Februari 1958 merupakan tanggal kelam dalam sejarah sepak bola dunia.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 07 Februari 2026
Mengenang The Munich Air Disaster, Ketika Tragedi Meruntuhkan Dinding Rivalitas
Spanyol
Resmi Perpanjang Kontrak, Fermin Lopez Wujudkan Impian Masa Kecil
Barcelona resmi mengikat gelandang serang Fermin Lopez dengan kontrak jangka panjang yang berlaku hingga 2031.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 07 Februari 2026
Resmi Perpanjang Kontrak, Fermin Lopez Wujudkan Impian Masa Kecil
Liga Dunia
Gara-gara Izin Kerja, Maarten Paes Batal Debut bersama Ajax Pekan Ini
Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, dipastikan belum bisa langsung melakoni debutnya bersama Ajax Amsterdam akhir pekan ini.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 07 Februari 2026
Gara-gara Izin Kerja, Maarten Paes Batal Debut bersama Ajax Pekan Ini
Inggris
7 Fakta Menarik Jelang Duel Wolverhampton Wanderers vs Chelsea: Liam Rosenior Bidik Sejarah
Fakta dan statistik menarik yang perlu diketahui jelang duel Wolverhampton Wanderers vs Chelsea pada pekan ke-25 Premier League.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 07 Februari 2026
7 Fakta Menarik Jelang Duel Wolverhampton Wanderers vs Chelsea: Liam Rosenior Bidik Sejarah
Basket
Pelita Jaya Ikuti Jejak Persija, Gandeng PAM Jaya Jadi Sponsor
Pelita Jaya resmi mengikuti jejak Persija Jakarta usai menggandeng PAM Jaya sebagai sponsor.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 07 Februari 2026
Pelita Jaya Ikuti Jejak Persija, Gandeng PAM Jaya Jadi Sponsor
Inggris
7 Fakta Menarik Jelang Duel Arsenal vs Sunderland di Emirates
Fakta dan statistik menarik jelang pertandingan Premier League 2025-2026 antara Arsenal melawan Sunderland di Stadion Emirates.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 07 Februari 2026
7 Fakta Menarik Jelang Duel Arsenal vs Sunderland di Emirates
Bagikan