Penilaian Berlebihan Jurgen Klopp soal Divock Origi di Liverpool
BolaSkor.com - Penyerang berusia 27 tahun, Divock Origi, sudah memperkuat Liverpool sejak 2014. Namun dalam kurun waktu delapan tahun di Merseyside Origi tak pernah menjadi pemain reguler di Liverpool.
Dua kali Origi dipinjamkan ke Lille dan juga Wolfsburg. Meski begitu Jurgen Klopp terus memercayainya di tengah ketatnya persaingan di lini depan Liverpool.
Tak mudah menjadi Origi di Liverpool dengan adanya Sadio Mane, Mohamed Salah, Diogo Jota, Roberto Firmino, dan bahkan Luis Diaz di lini depan. Kendati demikian pemain asal Belgia itu menjaga level profesionalisme.
Setiap kali dipercaya tampil Origi selalu dapat menjawab keyakinan Klopp, seperti baru ini ketika Liverpool menang 2-0 di Derby Merseyside saat Origi yang baru masuk di babak kedua mengawali gol pertama Liverpool, yang dicetak Andy Robertson, lalu mencetak gol kedua klub.
Baca Juga:
Bagi Klopp, Divock Origi adalah Legenda di Liverpool
Belum Perpanjang Kontrak di Liverpool, Mo Salah Tetap Tenang
Membandingkan Enam Lawan Terakhir Manchester City dan Liverpool
Itu jadi gol keenamnya melawan Everton dan Origi sudah terbiasa jadi super-sub Liverpool, seperti saat mencetak gol di momen penting kala Liverpool juara Liga Champions 2019.
Kontraknya berakhir di akhir musim ini dan menurut Fabrizio Romano, Origi akan meninggalkan Liverpool dan berlabuh dengan AC Milan. Pilihan itu harus diambil karena Origi jarang main di Liverpool.
Musim ini Origi sudah mencetak enam gol dan memberikan tiga assists dari 16 laga di seluruh kompetisi, dengan total menit penampilan 563 menit. Klopp tahu Origi akan pergi dengan status free agents.
Dia berharap performa bagus Origi berlanjut dengan klub baru seraya memujinya sebagai legenda Liverpool, plus penyerang kelas dunia.
“Dia (Origi) adalah legenda di dalam dan di luar lapangan. Dia adalah pesepak bola yang fantastis bagi saya, dia adalah striker kelas dunia, penyelesai akhir terbaik kami, dia selalu begitu dan semua orang akan mengatakan hal yang sama," terang Klopp seperti dinukil dari Dailymail.
"Dia melakukannya dalam latihan dan kemudian tidak dalam skuad dan itu sangat sulit, keputusan yang sangat sulit untuk dibuat."
Pandit sepak bola sekaligus eks pemain Liverpool, Graeme Souness, malah mengindikasikan Klopp lebay memuji Origi. Sederhananya menurut Souness, Origi pergi karena tak cukup bagus untuk Liverpool.
"Origi seseorang yang dibiarkan pergi dari klub ini karena dia tak cukup bagus," tambah Souness.
Arief Hadi
16.195
Berita Terkait
Liam Rosenior Ungkap Alasan Tetap Memakai Taktik Enzo Maresca
Hasil Piala FA: Debut Liam Rosenior Berakhir Manis, Chelsea Menang Telak Kontra Charlton
5 Fenomena Pembunuh Raksasa Terbesar dalam Sejarah Piala FA
Soal Pemecatan Ruben Amorim, Legenda Klub Salahkan Direktur Sepak Bola Manchester United
Pep Guardiola Yakin Antoine Semenyo Bisa Cepat Beradaptasi di Manchester City
Ketika Pelatih Baru Chelsea Liam Rosenior Ciptakan Momen ala Jose Mourinho
Dihujani Hujatan, Gabriel Martinelli Minta Maaf
Sepakat, Arsenal Ikat Bukayo Saka dengan Kontrak Baru hingga 2031
Luis Enrique Jadi Nama Baru di Bursa Pelatih Manchester United