Penalti Jadi Masalah yang Dikhawatirkan Pep Guardiola

Bukan Pep Guardiola namanya jika tidak memikirkan hal-hal 'kecil' secara mendetail.
Arief HadiArief Hadi - Rabu, 26 Oktober 2022
Penalti Jadi Masalah yang Dikhawatirkan Pep Guardiola
Penalti Riyad Mahrez (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Manchester City menjelma jadi tim yang disegani di Eropa berkat racikan pelatih asal Spanyol, Pep Guardiola. Dalam enam tahun terakhir The Citizens mendominasi Inggris dengan permainan sepak bola yang menghibur.

Sistem bermain nyata sudah ada di Man City dan mereka bisa mencetak gol dari mana saja, apalagi musim ini mereka punya Erling Haaland yang jadi pelengkap puzzle dalam permainan ofensif Man City. Singkat kata, Man City tak kehabisan ide mencetak gol.

Akan tapi selalu ada isu yang mencemaskan Pep Guardiola. Detail 'kecil' tak pernah lepas dari perhatiannya dan kali ini mengenai penalti di Liga Champions. Momen itu terjadi saat melawan Borrusia Dortmund di laga kelima grup G.

Man City sudah lolos ke-16 besar Liga Champions tapi Guardiola tetap kecewa laga di Signal Iduna Park, Rabu (26/10) dini hari WIB, berakhir imbang tanpa gol. Man City sedianya dapat mencetak gol dari penalti Riyad Mahrez.

Baca Juga:

Hasil Pertandingan Liga Champions: Milan dan Juventus Beda Nasib, Madrid Tumbang

Kutukan Pemenang Ballon d'Or dan Potensi Kegagalan Karim Benzema di Piala Dunia 2022

Tak Main di Piala Dunia 2022, Erling Haaland Liburan ke Spanyol

Alih-alih mencetak gol sepakan Mahrez justru ditepis oleh kiper Dortmund, Gregor Kobel. Hal itu jadi kekhawatiran Guardiola karena penalti bisa jadi momen yang mengagalkan timnya untuk memenangi Liga Champions.

"Sejak saya berada di sini, kami telah gagal dalam 25 penalti, sebagian besar di Liga Champions,” kata Guardiola sebagaimana dilansir dari Goal.

"Terlalu banyak. Anda harus selalu mengagumi keberaniannya, tetapi melewatkan begitu banyak penalti adalah masalah. Kami harus berkembang. Itu tergantung pada margin yang bagus dalam kompetisi ini dan situasi ini dapat membuat perbedaan."

Bahkan Guardiola mengambil tindakan dengan memarkir Mahrez dari tugas eksekutor penalti. "Riyad luar biasa dua atau tiga tahun lalu, dia menembak penalti untuk menyamakan kedudukan 1-1 di sini untuk membantu kami mencapai semifinal untuk pertama kalinya. Akhir-akhir ini dia gagal. Dia akan intropeksi. Dia bisa istirahat sekarang dengan penalti."

Mahrez sudah gagal mencetak 10 dari 32 penalti dalam kariernya, termasuk tiga penalti dari empat penalti terakhir dengan Man City. Alternatif lainnya adalah Haaland atau Ilkay Gundogan, yang mencetak 15 dari 17 penalti.

Riyad Mahrez Manchester City Liga Champions Pep Guardiola
Ditulis Oleh

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Posts

17.199

Berita Terkait

Spanyol
Kandidat Presiden Real Madrid Janjikan Erling Haaland, Manchester City Ancam Ambil Jalur Hukum
Manchester City dikabarkan tengah mempertimbangkan langkah hukum setelah kandidat presiden Real Madrid, Enrique Riquelme, secara terbuka berjanji akan mendatangkan Erling Haaland.
Yusuf Abdillah - Kamis, 04 Juni 2026
Kandidat Presiden Real Madrid Janjikan Erling Haaland, Manchester City Ancam Ambil Jalur Hukum
Feature
5 Klub yang Paling Banyak Sumbang Pemain ke Piala Dunia 2026: Manchester City Nomor Satu
Berikut ini BolaSkor.com menyajikan informasi lima tim yang paling banyak menyumbangkan pemainnya ke Piala Dunia 2026. Tak ada MU dan Real Madrid dalam daftar.
Rizqi Ariandi - Rabu, 03 Juni 2026
5 Klub yang Paling Banyak Sumbang Pemain ke Piala Dunia 2026: Manchester City Nomor Satu
Feature
4 Pemain ASEAN Berpotensi Main di Liga Champions 2026/2027, Dua dari Indonesia
Champions League musim depan berpotensi menghadirkan empat pemain yang berasal dari negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Siapa saja mereka?
Rizqi Ariandi - Rabu, 03 Juni 2026
4 Pemain ASEAN Berpotensi Main di Liga Champions 2026/2027, Dua dari Indonesia
Inggris
Fokus Piala Dunia, Rodri Emoh Bicarakan Masa Depan di Manchester City
Masa depan gelandang Manchester City asal Spanyol Rodri masih menjadi tanda tanya, terutama setelah kepergian sang pelatih, Pep Guardiola.
Yusuf Abdillah - Selasa, 02 Juni 2026
Fokus Piala Dunia, Rodri Emoh Bicarakan Masa Depan di Manchester City
Liga Champions
Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions 2025-2026
Pemain sayap Georgia milik Paris Saint-Germain, Khvicha Kvaratskhelia, dinobatkan sebagai pemain terbaik Liga Champions musim ini oleh panel juri UEFA.
Yusuf Abdillah - Senin, 01 Juni 2026
Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions 2025-2026
Liga Champions
Melihat Statistik Final Liga Champions, PSG Lebih Layak Menang ketimbang Arsenal
Gelandang PSG, Joao Neves, menyindir taktik bertahan Arsenal di Final Liga Champions 2026 yang dipertegas oleh rekor statistik penguasaan bola terendah.
Arief Hadi - Minggu, 31 Mei 2026
Melihat Statistik Final Liga Champions, PSG Lebih Layak Menang ketimbang Arsenal
Liga Champions
Arsenal Sudah Terbiasa Jadi Pecundang di Final Kompetisi Eropa
Arsenal kembali gagal meraih trofi Eropa usai kalah dari PSG di final Liga Champions 2026. Simak daftar lima final Eropa terakhir yang berakhir dengan kekalahan The Gunners.
Johan Kristiandi - Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Sudah Terbiasa Jadi Pecundang di Final Kompetisi Eropa
Ragam
3 Faktor yang Membuat Arsenal Kalah Lawan PSG di Final Liga Champions
Arsenal gagal juara Liga Champions 2026 setelah kalah dari PSG lewat adu penalti. Simak 3 faktor utama yang membuat The Gunners harus pulang tanpa trofi.
Johan Kristiandi - Minggu, 31 Mei 2026
3 Faktor yang Membuat Arsenal Kalah Lawan PSG di Final Liga Champions
Inggris
Menghadapi Tim Seperti PSG, Arsenal Tak Punya Cara Lain Selain Bermain Bertahan
Arsenal dikritik karena main bertahan dan andalkan set piece lawan PSG di final Liga Champions 2026. Eddi Brokoli pasang badan dan beri balasan menohok.
Arief Hadi - Minggu, 31 Mei 2026
Menghadapi Tim Seperti PSG, Arsenal Tak Punya Cara Lain Selain Bermain Bertahan
Liga Champions
Arsenal Perlu Berevolusi setelah Kalah dari PSG di Final Liga Champions
Pertarungan melawan PSG di final Liga Champions mengungkap area yang perlu dibenahi dan ditingkatkan Arsenal ke depannya.
Yusuf Abdillah - Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Perlu Berevolusi setelah Kalah dari PSG di Final Liga Champions
Bagikan