Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Pelatih PS TNI Ungkap Alasan Bergabungnya Striker Timnas U-19

Siapa striker Timnas Indonesia U-19 yang dimaksud?
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Selasa, 05 Desember 2017
Pelatih PS TNI Ungkap Alasan Bergabungnya Striker Timnas U-19
Muhammad Rafly Mursalim (kiri) bersama Timnas Indonesia U-19. (PSSI)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Pelatih PS TNI, Rudy Eka Priyambada, mengklaim selangkah lagi akan mendapatkan striker haus gol Timnas Indonesia U-19, Muhammad Rafly Mursalim. Menurutnya, secara lisan, Rafly Mursalim sudah setuju bergabung dengan PS TNI. Namun, belum bisa dikatakan resmi, karena kesepakatan kedua belah pihak belum dituangkan dalam hitam di atas putih.

"Kita deal dengan Rafli. Permainan dia cocok dengan tim. Kalau tidak cocok tidak mungkin kita rekrut," ungkap Rudy Eka Priyambada.

"Dia punya cita-cita mau jadi Tentara Republik Indonesia (TNI). Makanya ketika ada kesempatan main bersama PS TNI, dia bisa menggapai cita-citanya dan bermain bola," tambahnya.

Sementara itu, Rafly sendiri siap memberikan yang terbaik untuk PS TNI. "Iya saya memang memiliki cita-cita untuk menjadi seorang tentara," ujarnya.

Rafly Mursalim merupakan striker andalan Timnas U-19. Permainannya sangat menonjol kala Skuat Garuda Nusantara berlaga di Piala AFF U-18 2017 di Myanmar. Ia berhasil membawa Timnas U-19 menjadi peringkat ketiga terbaik turnamen tersebut.

Muhammad Rafly Mursalim PS TNI

Tengku Sufiyanto

I am a senior sports journalist specializing in football, with nearly 14 years of professional experience in the industry. Throughout my career, I have worked for several leading Indonesian media outlets, including Suara.com, Bola.com, and Indosport.com. I have covered major international sporting events, including the FIFA World Cup 2026, the FIFA U-17 World Cup 2023, the AFC Asian Cup 2023, and the Asian Games 2018. Two of my feature articles have been used as academic references in university research projects: "Exploring the Historical Connection Between PSIM Yogyakarta and the Yogyakarta Sultanate" and "How Persib Ended Dutch Football Hegemony in the City of Bandung."
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Bagikan