Pelatih Persib Kapok Bikin Rencana Tim untuk Liga 1

Robert Rene Alberts berharap ada kepastian liga berjalan lebih dahulu.
Frengky AruanFrengky Aruan - Senin, 19 Juli 2021
Pelatih Persib Kapok Bikin Rencana Tim untuk Liga 1
Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts. (Media Persib)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts mengaku belum memiliki rencana untuk mempersiapkan timnya dalam menghadapi Liga 1 2021/2022. Pasalnya, kompetisi kasta tertinggi di Indonesia itu belum memiliki jadwal kick off.

Sempat direncanakan akan digelar pada 9 Juli, namun akhirnya batal terselenggara seiring diterapkannya Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat oleh pemerintah Republik Indonesia karena meningkatnya kasus COVID-19.

Pelatih asal Belanda ini merasa "kapok" untuk membuat rencana. Sebab kompetisi kerap mengalami perubahan jadwal sejak pandemi COVID-19.

"Tidak ada rencana yang kami persiapkan. Sudah ada banyak rencana dibuat sejak Maret tahun lalu. Kami beberapa kali membuat rencana baru. Orang-orang tidak mengerti bahwa sepak bola adalah membangun sesuatu, bukan hanya bicara tidak berhenti bermain 1,5 tahun lalu langsung melompat pada kesimpulannya," ujar Robert Rene Alberts saat dihubungi, Minggu (18/7).

Baca Juga:

Eduardo Almeida Menjawab Keraguan Publik soal Striker Asing Arema FC

5 Penyerang Asing Baru di Liga 1 2021

"Ini situasi yang kompleks, ini bukan hanya latihan sepak bola atau tidak bermain dalam waktu lama, pemain bereaksi dengan cara yang berbeda. Mereka memiliki situasi masing-masing di rumahnya. Jadi jika tidak ada Liga, sepak bola Indonesia dengan sendirinya tidak akan bertahan," tambahnya.

Pelatih berusia 65 tahun ini sempat memiliki harapan pada sepak bola Indonesia setelah Persib berhasil mendatangkan pemain kelas dunia, Michael Essien pada musim 2017 silam. Terbukti, sepak bola Indonesia mulai menjadi perbincangan dan dikenal banyak negara di berbagai belahan dunia.

"Jadi kami harus melanjutkan Liga ini, memastikan ini terus berlanjut. Pertanyaannya adalah, kenapa pihak otoritas masih menghentikan Liga. Yang mana di negara-negara lain di dunia sudah mulai menggulirkan lagi Liga dan olahraga profesional lainnya, itu yang menjadi isu besarnya."

"Jika suara kami tidak didengar, orang-orang yang sehari-hari berkecimpung di sepak bola, tentu itu akan menjadi lebih rumit. Bahwa masyarakat di sini tidak siap untuk berdiskusi dan tidak terbuka mendengar masukan dari para pakar soal bagaimana mengimplementasikan sepak bola atau olahraga lain di bawah situasi tertentu. Di seluruh dunia, itu bisa diselesaikan dan itu yang menjadi pemikiran saya setiap saat," bebernya.

Robert Rene Alberts menilai COVID-19 ini harus dihadapi. Pasalnya virus yang berawal dari China itu selama ini tidak pernah hilang di Indonesia.

"Negara lain sudah mengambil tindakan untuk menangani ini, olahraga profesional masih bisa berlangsung meski ada COVID. Memang benar orang-orang bisa terpapar, karena COVID masih ada disana, orang masih bisa terpapar meskipun sudah melakukan segala macam upaya untuk melindungi diri dan tim."

"Tapi semua harus menghadapinya, ini bagian dari situasi yang harus diterima. Sebagai atlet profesional dan orang yang berkecimpung di olahraga, kami paham apa yang dibutuhkan, disiplin dan mengukur kesehatan."

"Kami sudah melakukan itu di turnamen yang dimana kami terpaksa untuk mengikutinya, Piala Menpora. Kami mengikuti protokol kesehatan dan izin akan diberikan. Tapi apa yang sudah kami jalankan sebagai profesional, mereka masih belum mengizinkan kami untuk memulai Liga. Orang-orang juga kembali kehilangan harapannya, kami orang-orang yang harus menderita, orang-orang yang hidup dari sepak bola dan punya tugas menghibur jutaan masyarakat. Mereka yang membuat industri olahraga ini," pungkasnya. (Laporan Kontributor Gigi Gaga/Bandung)

Persib Bandung Robert Rene Alberts Liga 1 Breaking News

Berita Terkait

Piala Dunia
Brasil vs Jepang: Ancelotti Berharap Neymar Bisa Bermain Lebih Lama
Pelatih Brasil Carlo Ancelotti berharap Neymar bisa mendapatkan menit bermain yang lebih banyak saat menghadapi Jepang pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Senin, 29 Juni 2026
Brasil vs Jepang: Ancelotti Berharap Neymar Bisa Bermain Lebih Lama
Lainnya
Timnas Voli Indonesia Juara AVC Cup 2026, Catat Sejarah Baru
Kemenangan atas Korea Selatan tak hanya membuat Indonesia menjuarai AVC Cup 2026 untuk pertama kali, tetapi juga menjadi balas dendam yang sempurna.
BolaSkor - Senin, 29 Juni 2026
Timnas Voli Indonesia Juara AVC Cup 2026, Catat Sejarah Baru
Piala Dunia
Ogah Cuma Jadi Pelengkap, Austria Tak Gentar Hadapi Spanyol
Melawan Spanyol, bek senior Austria David Alaba menegaskan timnya tidak datang hanya untuk menjadi pelengkap.
Yusuf Abdillah - Senin, 29 Juni 2026
Ogah Cuma Jadi Pelengkap, Austria Tak Gentar Hadapi Spanyol
Piala Dunia
Cedera Lutut Parah, Masa Depan Manuel Ugarte di Manchester United Jadi Tanda Tanya
Manchester United mengonfirmasi bahwa gelandang mereka, Manuel Ugarte, mengalami cedera ligamen lutut saat membela Uruguay dalam laga Piala Dunia 2026 melawan Spanyol.
Yusuf Abdillah - Senin, 29 Juni 2026
Cedera Lutut Parah, Masa Depan Manuel Ugarte di Manchester United Jadi Tanda Tanya
Liga Indonesia
Persija Capai Kesepakatan Personal dengan Gelandang Bosnia Stjepan Loncar
Persija Jakarta dikabarkan telah mencapai kesepakatan personal dengan gelandang Bosnia, Stjepan Loncar. Negosiasi dengan NK Istra 1961 masih berlangsung dengan nilai transfer diperkirakan mencapai Rp5,1 miliar.
Rizqi Ariandi - Senin, 29 Juni 2026
Persija Capai Kesepakatan Personal dengan Gelandang Bosnia Stjepan Loncar
Piala Dunia
Hong Myung-bo Mundur dari Timnas Korsel, Jadi Pelatih Ketiga yang Jadi 'Korban' Piala Dunia 2026
Hong Myung-bo resmi mengundurkan diri dari jabatan pelatih Korea Selatan setelah gagal membawa Taeguk Warriors melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Senin, 29 Juni 2026
Hong Myung-bo Mundur dari Timnas Korsel, Jadi Pelatih Ketiga yang Jadi 'Korban' Piala Dunia 2026
Hasil akhir
Hasil Piala Dunia 2026: Gol Telat Eustaquio Bawa Kanada ke 16 Besar
Timnas Kanada memastikan tempat di babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah meraih kemenangan dramatis 1-0 atas Afrika Selatan pada laga babak 32 besar.
Yusuf Abdillah - Senin, 29 Juni 2026
Hasil Piala Dunia 2026: Gol Telat Eustaquio Bawa Kanada ke 16 Besar
Liga Indonesia
Persib Bandung dan Rezaldi Hehanussa Sepakat Akhiri Kerja Sama
Persib Bandung resmi berpisah dengan Rezaldi Hehanussa usai 3,5 musim. Bek kiri itu mempersembahkan dua gelar Liga sebelum kontraknya berakhir.
Arief Hadi - Minggu, 28 Juni 2026
Persib Bandung dan Rezaldi Hehanussa Sepakat Akhiri Kerja Sama
Jadwal
Jadwal dan Link Streaming 32 Besar Piala Dunia 2026: Afrika Selatan vs Kanada, Live TVRI Senin (29/6) Pukul 02.00 WIB
Afrika Selatan dan Kanada akan membuka rangkaian pertandingan 32 besar Piala Dunia 2026, Senin (29/6).
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Jadwal dan Link Streaming 32 Besar Piala Dunia 2026: Afrika Selatan vs Kanada, Live TVRI Senin (29/6) Pukul 02.00 WIB
Liga Indonesia
Mariano Peralta Terancam Batal ke Persija, Persib Kini Jadi Kandidat Terkuat
Persib disebut menjadi kandidat terkuat merekrut Mariano Peralta setelah negosiasi dengan Persija mandek. Faktor AFC Champions League jadi penentu.
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Mariano Peralta Terancam Batal ke Persija, Persib Kini Jadi Kandidat Terkuat
Bagikan