Pelatih Persebaya Dukung Penggunaan VAR di Liga 1 2019
BolaSkor.com - Wasit di Indonesia tengah dalam sorotan. Mereka diminta dibekali video assistant referee (VAR). Alat bantu tersebut dianggap kebutuhan untuk menjaga sportivitas dalam sebuah pertandingan. Persebaya Surabaya pun mendukung penggunaan VAR tersebut.
Menurutnya VAR adalah alat bantu yang berguna untuk wasit, agar bisa memberikan keputusan yang adil dalam setiap pertandingan. Penggunaan VAR mulai getol disuarakan setelah gol Bhayangkara FC tidak disahkan wasit saat melawan PSM Makassar pada leg kedua Piala Indonesia di Stadion Gelora Andi Mattalatta Mattoangin Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (3/5) lalu.
“Saya kira memang akan lebih baik kalau ada VAR. Kalau bisa diterapkan tentu bagus,” kata pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman.
“Kalau memang itu bisa, saya sangat setuju, sehingga kualitas pertandingan akan lebih meningkat,” imbuh pelatih berusia 60 tahun ini.
Baca Juga:
Tiga Pemain Kunci Persebaya Dipastikan Absen di Awal Liga 1
Persebaya dan Persela Beda Sikap Tentang Draft Jadwal Liga 1 2019
Keputusan para pengadil lapangan di Indonesia dianggap belum bisa bekerja maksimal. Bahkan banyak keputusan yang merugikan. Sebelum era kepelatihan Djanur, panggilan akrab Djadjang Nurdjaman, Persebaya pernah dirugikan keputusan wasit.
Yakni ketika dipoles Angel Alfredo Vera saat melawan Borneo FC pada pekan kedelapan Liga 1 2018. Laga yang berakhir dengan skor 2-2 itu melahirkan insiden yang sempat menjadi perbincangan publik. Gol kedua Borneo yang dicetak Lerby Eliandry dianggap lahir lewat cara yang tidak sah. Berdasar tayangan ulang, Lerby terlebih dahulu terjebak offside sebelum akhirnya melakukan sundulan ke gawang Persebaya pada menit ke-86.
Sedangkan saat kepelatihan Djanur, Green Force merasa dicurangi ketika kalah 0-1 dalam Derbi Jatim melawan Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, 6 Oktober 2018. Sebelum gol tunggal yang dicetak Ahmad Nur Hardianto pada menit ke-70, Djanur menilai tendangan bebas Arema FC patut dipertanyakan.
Wasit Dodi Setia Purnama memberikan pelanggaran setelah bek kanan Persebaya, Abu Rizal Maulana, dianggap melanggar Hardianto. Berdasarkan tayangan ulang, tidak ada sentuhan antara kedua pemain itu dan Hardianto jatuh dengan sendirinya. (Laporan Kontributor Kurniawan/Surabaya)
Tengku Sufiyanto
17.719
Berita Terkait
Merasa Seimbang dengan An Se-young, Putri KW Termotivasi Raih Peringkat 1 Dunia
PBSI Rombak Skuad SEA Games 2025 demi Penuhi Target Menpora, Berikut Daftar 20 Wakil Indonesia di Cabor Bulutangkis
Link Streaming Barcelona vs Deportivo Alaves, Sabtu 29 November 2025
Prediksi dan Statistik Barcelona vs Deportivo Alaves: Waktunya Move On
Prediksi dan Statistik Manchester City vs Leeds United: The Citizens Cari Pelampiasan
Hasil Super League 2025/2026: Persija Persembahkan Kemenangan di HUT ke-97
Disaksikan Lebih dari 56 Ribu Penonton, Laga Persija vs PSIM Pecahkan Rekor Super League Musim Ini
7 Fakta dan Statistik Menarik Chelsea vs Arsenal: The Gunners Sulit Dikalahkan
Massimiliano Allegri Bocorkan Rencana AC Milan pada Bursa Transfer Januari
5 Pelatih yang Masuk Bursa Kandidat Pengganti Arne Slot di Liverpool